UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

UTAMA

Rabu, 16 Maret 2016 22:57
KRIMINAL
PARAH! Tak Punya Uang dan Rokok, Aco Todong Tantenya Pakai Parang

Sempat Lakukan Perlawanan Saat Dibekuk Polis

CARI KERJA : Dalam keadaan diborgol, Aco mengaku sedang mencari pekerjaan agar bisa mendapatkan uang. (Eliazar/Kaltara Pos)

PROKAL.CO,  

TARAKAN – Perbuatan pemuda bernama Ilham alias Aco (20) ini sungguh tak patut ditiru. Hanya karena tidak memiliki uang dan rokok, Aco tega mengancam tantenya sendiri menggunakan parang.

Tentu saja sang tante berinisial NRS itu ketakutan. Agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan, NRS melaporkan keponakannya itu ke pihak yang berwajib, kemarin (16/3). Oleh polisi, laporan itu ditindak lanjuti dan dengan mudah membuat Aco bertekuk lutut.

Polisi menangkap Aco di rumah NRS di Jalan Yos Sudarso, Jembatan Besi, RT 11, Kelurahan Lingkas Ujung. Namun saat polisi ingin mengamankan Aco yang tengah asyik duduk di depan rumah, polisi sedikit kewalahan. Pasalnya, Aco sempat melawan petugas yang ingin membawanya ke kantor polisi. Namun polisi yang sudah terlatih langsung menyergap Aco dengan cara menutupi muka pelaku kemudian menggiringnya ke kantor polisi.

Kepada Kaltara Pos, NRS mengungkapkan,  kejadian tersebut berawal saat dirinya baru selesai makan. Kemudian dia melihat Aco memutuskan kabel telepon tetangganya. NRS pun tak tak kenapa Aco bertindak seperti itu.

“Saya heran kenapa depan rumah saya banyak orang. Ternyata dia tiba-tiba kayak mengamuk, terus itu dia putuskan kabel Telkom tetangga saya. Kan saya malu juga sama tetangga, dan saya takut nanti dia dipukul para tetangga karena mengamuk begitu,” ungkap NRS usai memberikan laporannya di Mapolres Tarakan, kemarin.

Tidak hanya memutuskan kabel telepon tetangga sendiri, NRS juga dibuat ketakutan karena keponakannya itu mengancamnya dengan parang. “Siapa yang tidak takut kalau ditodong parang mas, makanya saya cepat-cepat datang melapor ke kantor polisi,” kata pelapor ini.

Saat di kantor polisi, Aco mengaku hanya merasa stres karena tidak mempunyai uang untuk membeli rokok. “Saya pusing karena tidak uang beli rokok. Saya juga tidak ada kerja, jadi tambah pusing saya, di mana mau ambil rokok,” ungkap Aco kepada Polisi.

Kepada polisi Aco mengatakan, dia baru seminggu tinggal Tarakan. Sebelumnya ia mengakui dirinya  datang dari luar Tarakan kemudian datang Tanjung Selor untuk mencari kerja. Selanjutnya, dia pun menjejakkan kaki di Tarakan

“Tujuan saya ke sini cari kerja, tapi sampai sekarang saya tidak dapat kerja. Saya mau kerja apa aja, yang penting saya dapat uang,” ungkap Aco.

Kapolres Tarakan AKBP Dani Hamdani, melalui Paur Subbang Humas Polres Tarakan, Iptu Hadi Sucipto saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pengancaman yang dilakukan oleh Aco kepada NRS alias tantenya sendiri. “Jadi karena tantenya sendiri mau memaafkan perbuatan si Aco ini, jadi kita hanya membuatkan dia surat pernyataan saja agar tidak mengulangi lagi perbuatannya,” tutup Iptu Hadi. (*/zar)


BACA JUGA

Rabu, 16 Maret 2016 22:57
KRIMINAL

PARAH! Tak Punya Uang dan Rokok, Aco Todong Tantenya Pakai Parang

<p>&nbsp;</p> <p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Perbuatan pemuda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*