UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 16 Maret 2017 11:56
Jumlah Kendaraan dan Penduduk Meningkat Pesat

Roda Dua Terbanyak, Tarakan Diprediksi Bakal Macet Parah

PADAT : Jalan Jendral Sudirman salah satu jalan yang sering mengalami kemacetan pada pagi hari. (BARUNA/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TARAKAN – Jumlah penduduk di Kota Tarakan semakin meningkat setiap tahunnya. Ini jugalah yang mempengaruhi jumlah kendaraan di Bumi Pagun Taka – sebutan lain Tarakan meningkat pesat. Jika tidak ada tindakkan serius dari pemerintah, hal ini tentu dapat menimbulkan kemacetan parah ke depannya.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tarakan, Hamsyah mengatakan, sepanjang 2016 pertumbuhan penduduk di kota Tarakan terbilang pesat. Disdukcapil mencatat, data kependudukan pada November 2016 sebanyak 247.186 jiwa.

Sedangkan untuk data di setiap kecamatan jumlahnya bervariasi karena letak kepadatan penduduk di Tarakan berbeda-beda.

Untuk Kecamatan Tarakan Barat sebanyak 84.934 jiwa, Kecamatan  Tarakan Tengah sebanyak 76.189 jiwa, Kecamatan Tarakan Timur sebanyak 56.370 jiwa, dan Kecamatan Tarakan Utara sebanyak 29.693 jiwa.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Tarakan, saat ini roda dua menjadi kendaraan dengan jumlah terbanyak dibandingkan dengan kendaraan jenis lain di Tarakan.

“Jumlah ini bertambah 13.000 unit dibandingkan 2015 sebanyak 113.587 dan itu meningkat dibandingkan 2014 yang hanya 109.296 unit,” papar Kepala Dishub Tarakan, Hamid Amren.

Hampir semua jenis kendaraan mengalami peningkatan jumlah. Pertambahan kendaraan roda dua dalam tiga tahun terakhir mencapai 8,10 persen per tahun atau 481 kendaraan per bulan. Sedangkan mobil barang meningkat sekira 7,22 persen per tahun atau 21 unit per bulan, mobil penumpang meningkat 5,54 persen per tahun atau 55 unit per bulan, dan mobil pribadi mencapai 5,5 persen atau 25 unit per bulan.

Menurut Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan Kota Tarakan, Juanidi, data tersebut merupakan hal yang serius untuk disikapi oleh semua pihak. Pasalnya, jumlah kendaraan tidak sebanding dengan panjang jalan yang pertambahannya tidak signifikan. Dia menjelaskan, untuk jalan nasional misalnya, hanya mencapai 5 kilometer mulai dari Bandara Juwata Tarakan di Jalan Mulawarman hingga Pelabuhan Malundung di Jalan Yos Sudarso.

Sementara untuk jalan provinsi seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Aki Balak dan jalan menuju Pantai Amal yang total panjangnya hanya mencapai 26 kilometer. Sedangkan selebihnya adalah jalan kota.

Karena tidak dibarengi dengan penambahan ruas jalan, dia menilai tidak dipungkiri lagi jika ke depannya Tarakan akan padat dengan kendaraan dan berpotensi dengan kemacetan besar. Bahkan di sejumlah titik jalan, kepadatan kendaraan sudah cukup tinggi pada jam-jam tertentu. Seperti saat jam pergi sekolah dan ke kantor pada pagi hari.

Pada 2016, sepanjang Jalan Yos Sudarso kondisi rasio kepadatan kendaraan mencapai 0,76 persen dan diprediksi meningkat pada 2017 ini lebih dari 1 persen. Begitu pun di Jalan Gajah Mada yang mencapai 0,54 persen dan diperkirakan meningkat lebih dari itu.

Jalan Mulawarman yang memiliki ruas jalan cukup tinggi mencapai 0,4 dan diprediksi meningkat di tahun ini sekitar 0,5 persen. Sedangkan di Jalan R.E Martadinata yang rasionya sudah mencapai 0,9 persen dan diperkirakan meningkat lebih dari 1 persen pada tahun ini.

Diungkapkanya, pemerintah Tarakan sebenarnya sudah melakukan berbagai upaya. Di antaranya peningkatan kapasitas jalan berupa pelebaran dan pembuatan jalan-jalan baru. Selain itu, membangun sejumlah kantong-kantong parkir serta pengembalian fungsi jalan yang sebelumnya diambil pedagang kaki lima maupun tumpukan barang. Pemkot juga sudah melakukan sejumlah peremajaan kendaraan.

Meningkatnya jumlah kendaraan ini juga dapat memicu terjadinya kecelakaan. Karena itu, dirinya menekankan kepada pengendara lebih menaati peraturan lalu lintas, karena masih sering ditemukan kurangnya kesadaran dalam memberikan kesempatan bagi pengendara lain saat berbelok arah atau pejalan kaki yang menyeberang.

“Ke depan harus kita pikirkan bersama-sama. Ada orang menyeberang mari kita sama-sama memberikan kesempatan. Demikian juga ada orang mau mutar tidak diberi kesempatan. Di dalam urusan transportasi ini yang paling utama adalah keselamatan,” ujarnya. (*/bpp)


BACA JUGA

Kamis, 19 April 2018 16:06

Nekat, Sulaiman Curi Burung Milik Anggota Brimob

TARAKAN – Jika sebagian para pencinta burung menganggap burung sebagai hewan yang bermanfaat untuk…

Selasa, 17 April 2018 15:14

Pemuda Ini Batal Nikah Gara-Gara Ditangkap Polisi, Ini Sebabnya..

TARAKAN – Mungkin pria berinisial TH (26) ini sedang apes. Akibat tertangkap basah oleh Satreskoba…

Jumat, 13 April 2018 14:23

Masih Koma, Mansyur Setiawan Gegar Otak

TARAKAN – Mansyur Setiawan yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Kusuma Bangsa,…

Jumat, 13 April 2018 14:16

Braaakkk! Dua Waria Seruduk Remaja

TARAKAN - Meski mengalami kecelakaan, bukan berarti suasana menjadi panik. Warga yang menyaksikan kecelakaan…

Jumat, 13 April 2018 14:14

Niat Cari Pinjaman Untuk Pengobatan Istri

TARAKAN – Terdesak karena tekanan ekonomi, pria yang satu ini nekat mencuri handphone untuk pengobatan…

Jumat, 13 April 2018 14:12

Hamida Emosi, Jotos Sahabat Sendiri

TARAKAN – Amarah menguasainya, gadis yang satu ini sungguh tega menganiaya temannya sendiri. Perbuatannya…

Jumat, 13 April 2018 14:11

Amelia Larutkan Sabu 1,3 Kg Dalam Air

TARAKAN – Gadis yang satu ini memang cukup mengundang perhatian masyarakat. Selain karena kecantikannya…

Kamis, 12 April 2018 12:31

Penyidik Bakal Panggil Saksi Ahli Kasus Penistaan Agama

TARAKAN- Setelah menetapkan satu orang tersangka, Dandy Rahmadalia atas kasus dugaan penistaan agama.…

Kamis, 12 April 2018 12:30

Diduga Mengantuk, Setiawan Terseret ke Kolong Truk

TARAKAN - Pengendara motor yang satu ini mengalami kecelakaan serius. Bukan karena terlibat kecelakaan…

Kamis, 12 April 2018 12:27

Subekti Gagal Fokus Karena Ngantuk

TARAKAN – Karena mengantuk, angkutan kota (angkot) yang dikendarai, Subekti mengalami kecelakaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .