UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Jumat, 17 Maret 2017 16:12
Dugaan Pungli, Polisi Incar Dua Petinggi PT Pelni

PROKAL.CO, NUNUKAN – Operasi Tangkap Tangan (OTT) dua pekerja harian lepas PT Pelni dilepaskan tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Hal itu dilakukan penyidik dengan berbagai macam pertimbangan. meski dilepaskan, namun salah satu dari pekerja yakni, SB (65), statusnya dinaikkan menjadi tersangka. Sementara  pelaku lainnya, M (47) masih berstatus saksi.

Ketua Saber Pungli Nunukan, Komisaris Polisi (Kompol) Rizal Muchtar mengungkapkan,

dari keterangan kedua pelaku diduga adanya aliran dana yang dipastikan tersalurkan kepada petinggi PT Pelni di Nunukan. Sehingga berdasarkan hal tersebut, dikatakannya, ada dua orang petinggi di Kantor PT Pelni Nunukan sudah dilakukan pemanggilan.

“Kami sudah memiliki dua alat bukti yang cukup. Pelaku SB, kami naikkan statusnya menjadi tersangka,”ucapnya.

Dia juga memastikan, bahwa pemeriksaan dua petinggi PT Pelni Nunukan akan dilakukan berdasarkan keterangan dari tersangka. “Dalam kegiatannya selama ini, Bendaharanya kami akan diperiksa karena uangnya disetor dan mengalir kesitu,” tegasnya.

Dalam kasus tersebut, dirinya mengatakan, kemungkinan adanya tersangka kuat dugaan adanya keterlibatan. Hanya saja, pihaknya merasa perlu lebih berhati-hati lagi akan pembuktian terhadap adanya dugaan-dugaan tersebut.

“Bisa saja ada keterlibatan, makanya ini penyidikan yang nantinya membuat terang tindak pidana. Jadi karena dengan penyidikan sementara ini baru satu, namun seiring dengan berjalannya waktu semua nantinya akan terbuka,” jelasnya. “Kami perlu mencari tahu dan mengumpulkan informasi lain, termasuk juga dari pihak pegawai tetapnya,” sambungnya.

Sebelumnya diketahui, OTT yang dilakukan oleh tim Saber Pungli terhadap dua pegawai lepas PT Pelni, Minggu (12/3), sekira pukul 07.10 WIta di pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. sementara terhadap pelaku saat ini masih dalam status saksi.

“Sudah kami minta keterangan yang diperlukan, dan jika ada keterangan lebih lanjut yang dibutuhkan akan dilakukan pemanggilan lagi,” ucapnya.

Dikatakannya, kasus pungli termasuk dalam tindak pidana khusus. Sehingga proses pembuktiannya memerlukan cukup banyak waktu untuk memastikan perlakuan tersebut. “Harus betul-betul selektif dalam melakukan penyidikan. Kenapa kedua pelaku tidak kami lakukan penahanan, itu pertimbangan subyektif penyidik. Dalam penahanan sesuai dengan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) memang di dalamnya sudah mengatur langkah-langkah yang wajib kita lakukan. Begitu juga dengan penahanan,” terangnya. (*/say)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 23 Maret 2017 13:30

Punya 31 Bungkus Sabu-sabu, Darwis Dituntut 7 Tahun Penjara

NUNUKAN – Bisnis peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kabupaten Nunukan yang digeluti…

Rabu, 22 Maret 2017 12:22

Manfaatkan Kapal Tol Laut Suplai Produk Dalam Negeri

NUNUKAN – Rencana persamaan harga sembilan bahan pokok (Sembako) di Nunukan dengan daerah lainnya,…

Rabu, 22 Maret 2017 12:19

Akses Komunikasi Sulit Dipelosok Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan komunikasi di daerah pelosok di perbatasan menjadi keluhan tersendiri bagi…

Rabu, 22 Maret 2017 12:14

Bupati Nunukan Didesak Bertindak Tegas

NUNUKAN – Meski Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid sudah menegaskan akan menutup perusahaan…

Senin, 20 Maret 2017 12:08

BBM Sempat Tidak Tersedia, Masyarakat Beli di Malaysia

NUNUKAN – Keluhan masyarakat dengan langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Sebatik,…

Senin, 20 Maret 2017 12:04

Harga Isi Ulang Tabung Gas Tak Sesuai Standar Pemerintah

NUNUKAN – Harga jual tabung gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) tiga kilogram tak sesuai dengan…

Kamis, 16 Maret 2017 11:53

Dua Kecamatan Terancam Tertunda Pendistribusian Raskin

NUNUKAN – Penyaluran beras untuk rumah tangga miskin terancam bakal ditunda pendistribusiannya…

Kamis, 16 Maret 2017 11:52

Ditahan 11 Hari, Nelayan Sebatik Akhirnya Dibebaskan

NUNUKAN –  Enam nelayan asal Sebatik yang ditahan di Malaysia, kini bisa berkumpul kembali…

Kamis, 16 Maret 2017 11:40

Cewek SMP Digerebek Tidur Bareng Pacarnya

NUNUKAN – Usia Rangga (32) –nama disamarkan—boleh saja lebih dewasa dan agak tua.…

Rabu, 15 Maret 2017 15:29

DPRD Kaltara Desak Pemerintah Tutup Perusahaan Ilegal

NUNUKAN – Tidak hanya wakil rakyat di Nunukan saja yang bersuara soal kasus tumpang tindih lahan…

Ditemukan Membusuk, Tubuh Mahmud Dipenuhi Belatung

Hebat! Polisi Gagalkan Sabu 7 Kg di Nunukan

Banyak Warga ‘Siluman’ Tinggal di Nunukan

Diamnya PT NJL dan Kabar Petta Sampa

BBM Sempat Tidak Tersedia, Masyarakat Beli di Malaysia

Ketika Bupati ‘Main Samping’ dengan Menteri

Hutan dan Masalah Lama dari Hafid

Laura : Saya Siap Tutup Perusahaan Tak Berizin

Dugaan Pungli, Polisi Incar Dua Petinggi PT Pelni

Sempat Ditahan, Nelayan Sebatik Jera Tangkap Ikan di Malaysia
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .