UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Senin, 20 Maret 2017 11:25
Perpanjang Runway, Harus Perhatikan KKOP

Ditjen Perhubungan Udara Sambangi Ibukota Kaltara

KUNJUNGAN: Ditjen Perhubungan Udara bersama Dishub Provinsi Kaltara, Dishub Kabupaten Bulungan, Kepala Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, dan stakeholder terkait meninjau kondisi bandara. (FAISAL MA’ASY/KALTARA POS)

PROKAL.CO, DITJEN Perhubungan Udara, Dr Agus Santoso mendatangi Ibukota Provinsi Kaltara, Tanjung Selor. Kedatangan Ditjen yang baru dilantik 12 Januari 2017 itu memiliki agenda diantaranya memantau langsung kondisi bandara yang ada di Kaltara, salah satunya bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor.

Dijelaskan Agus, pihaknya ingin menyinkronkan program dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dengan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) secara langsung. Kata dia, apa yang diprogramkan harus benar-benar dibutuhkan masyarakat daerah.

“Di sini ‘kan provinsi yang muda, ada beberapa pengembangan-pengembangan yang beda dengan pengembangan yang dulu sebelum ada provinsi Kaltara,” jelasnya.

Terkait dengan bandar udara, lanjut dia, karena Kaltara juga masuk di wilayah perbatasan, maka Presiden RI Joko Widodo juga memberikan perhatian yang penuh terhadap pengembangan wilayah di perbatasan Indonesia.

“(Bandara, Red) Tarakan, Tanjung Selor, Malinau dan Nunukan dulunya ‘kan asalanya bandara perintis. Sehingga, ini ingin dikembangkan. Namun ada persyaratan yang harus dipenuhi,” terangnya.

Seperti halnya runway di Bandara Tanjung Harapan, tentunya butuh yang namanya kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP). Jika diperpanjang, saat ini Bandara Tanjung harapan memiliki panjang 1.400 diperpanjang lagi ke arah ujung tepatnya ke arah taman kolam buaya. Jika diperpanjang ke arah sebaliknya yaitu ke arah sungai, maka akan ada kendala yang dihadapi seperti lama dalam pengerjaannya.

“Yang lebih cepat ke arah bukit, yaitu ke arah perkotaan. Di sana ada bukit didepannya. jika kita cut and fill, maka harus diperhitungkan ketinggian kiri dan kanan,” jelasnya.

Jika diperpanjang, maka persyarakatan KKOP harus terpenuhi. “Setelah yakin, kita perpanjang. Jangan sampai kita perpanjang kemudian tidak ada gunanya,” ucapnya.

Memperpanjang menjadi 200 tetapi tetap saja 1.400. Ini ada namanya space, maksudnya panjangnya seberapa, kiri kanannya ada obstacle atau tidak. Sebab, setiap benda yang berdiri pada atau di atas daerah larangan terdapat halangan tetap saja tidak bisa.

“Atensi kami sebetulnya bisa dilihat bangunan kiri-kanan sudah menyalahi ketinggian. Seharusnya men-design bangunan harus disesuaikan dengan eksisting. Ini kan bandar udara, harusnya pembangunan menyesuaikan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, kondisi bandara yang ada di Tanjung selor juga perlu diperhatikan. “Pagarnya masih bolong kami minta untuk disosialisasikan untuk tidak memasuki area bandara,” bebernya.

Sementara itu, di tempat yang sama Bupati Bulungan, H Sudjati SH mengatakan, sejauh ini pihaknya telah siap dengan apa yang menjadi keputusan bersama. Selain itu ia mengatakan menunggu arahan dari Provinsi Kaltara.

“Terkait persoalan dengan masyarakat karena perpanjangan runway harus melakukan pemotongan bukit, maka akan disosialisasikan dengan masyarakat,” tandasnya. (fai)

 


BACA JUGA

Sabtu, 12 Agustus 2017 12:01

Narkotika Masih Merajai Kriminal Bulungan

TANJUNG SELOR – Kasus narkotika di Bulungan masih menduduki rating tertinggi dibanding kejahatan…

Sabtu, 12 Agustus 2017 11:56

Pasutri di Bulungan Terekam CCTV Curi Helm

TANJUNG SELOR - Dunia maya kembali dihebohkan dengan postingan salah satu pengguna facebook yang bernama…

Sabtu, 12 Agustus 2017 11:54

Ngebom Ikan di Perairan Bulungan, Nelayanan Berau Ditangkap

TANJUNG SELOR - Perairan Kalimantan Utara, khususnya wilayah laut Kabupaten Bulungan tidak aman. Pasalnya…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:04

Lalai Saat Berkendara, Korban Terkapar di Jalan

KARENA masih kurangnya kesadaran saat berkendara, maka sering terjadi kecelakaan. Tak hanya kerugian…

Jumat, 04 Agustus 2017 15:52

Tanjung Palas Timur Rawan Narkoba

TANJUNG SELOR – Peredaran narkoba tidak hanya di daerah perkotaan saja. Kini obat-obatan terlarang…

Rabu, 02 Agustus 2017 15:43

Saksi Minim, Pelaku Pencurian Emas 2 Kg Sulit Dicari?

TANJUNG SELOR – Siapa pelaku pencurian emas 2 kilogram di Toko Emas Sinar Bulungan pada Jumat,…

Senin, 31 Juli 2017 15:27

150 Warga Batal Jadi Pedagang

TANJUNG SELOR - Salimbatu, Tanjung Palas Utara merupakan salah satu kecamatan yang sempat diusulkan…

Sabtu, 29 Juli 2017 11:23

Dimasuki Pencuri, Brangkas Terbuka, 2 Kg Emas Lenyap

TANJUNG SELOR ? Aparat kepolisian dibuat sibuk  oleh kasus pencurian di Jalan Pahlawan –…

Jumat, 28 Juli 2017 15:30

TERUNGKAP..!! Ternyata Wanita Inilah yang Bunuh Pacar Sendiri

TANJUNG SELOR – Upaya aparat kepolisian mengungkap siapa pelaku pembunuhan Arif Maros (17) pada…

Rabu, 26 Juli 2017 15:43

Wagub Cari Solusi Masalah Zonasi Sekolah di Perbatasan

TANJUNG SELOR – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, H Muhadjir Effendy telah mengeluarkan Peraturan…

Usai Panggil Aco Malah Dibogem Orang Tak Dikenal
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .