UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Senin, 20 Maret 2017 12:08
BBM Sempat Tidak Tersedia, Masyarakat Beli di Malaysia
BBM LANGKA : Kelangkaan bahan bakar jenis bensin yang terjadi di Nunukan, khususnya di Sebatik membuat masyarakat harus membeli bensin dari Malaysia. (MEYLISA/KALTARA POS)

PROKAL.CO, NUNUKAN – Keluhan masyarakat dengan langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Sebatik, kini sudah mulai teratasi. Bahkan, kelangkaan yang terjadi selama sepekan lalu, sudah kembali normal dalam pendistribusiannya ke masyarakat.

Meski terbilang normal pendistribusiannya, namun harga dijual bensin botol di masyarakat mengalami kenaikan dari harga Rp 10 ribu per botol menjadi Rp 12 ribu sampai dengan harga Rp 15 ribu per botol.

Fadli yang merupakan warga Sebatik juga mengakui hal tersebut terjadi di wilayahnya. Dikatakannya, harga tertinggi bensin botol saat terjadi kelangkaan tetap akan dibeli karena tingkat kebutuhan transportasi kendaraan perlu untuk terpenuhi.

“Begitu bensin tidak ada, harganya juga ikut naik. Mau tidak mau tetap beli karena memang dibutuhkan,” ungkapnya kepada Kaltara Pos, sekira pukul 09.00 Wita, Minggu (19/3).

Dia mengatakan, hingga kini BBM sudah mulai tersedia di Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di Sebatik. “Dan sebagian pedagang yang biasa menjual bensin botolan mulai kembali ada,” tuturnya. “Kemarin memang sempat susah sekali kita dapatkan bensin. Cuman sekarang sudah mulai normal, pelan-pelan,” ungkapnya.

Kelangkaan yang sempat terjadi membuat masyarakat sempat membeli bensin dari Malaysia. Hal ini dilakukan untuk menutupi kekurangan suplai BBM yang tersedia.

Namun, antisipasi tersebut dinilai tak begitu menutupi kekurangan kebutuhan masyarakat. “Untuk mengisi kekurangan saja dari persediaan yang ada,” tambahnya.

Dia menyatakan, bensin mulai kembali normal sejak tiga hari lalu. Sementara untuk tahun ini, baru sekali terjadi kelangkaan BBM dan diharapkan tak akan terjadi kelangkaan. “Mudah-mudahan tidak terjadi kelangkaan lagi. Soalnya susah sekali kita mau cari bensin. Apalagi kalau APMS juga tidak dibuka dan hanya mengharapkan bensin botolan yang persediaannya juga terbatas itu,” tutupnya. (*/yua)

 


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 11:04

1.700 Pemudik ‘Tumpah’ di Pelabuhan

Nunukan – Kurang lebih 1.700 penumpang ‘tumpah’ di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan,…

Rabu, 21 Juni 2017 12:11

Terapkan Sistem Buka Tutup Pintu Pelabuhan

NUNUKAN – Untuk memperlancar arus mudik di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, petugas pengamanan menerapkan…

Rabu, 21 Juni 2017 12:07

Kasus Narkoba Bakal Paling Banyak Dapat Remisi Lebaran

NUNUKAN – Momen hari raya Idul Fitri selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu para warga binaan…

Rabu, 21 Juni 2017 12:07

Disdik dan Dewan Minta Penambahan Ruang Kelas, Tapi Ditolak Guru

NUNUKAN – Setelah mendatangi sekolah, sejumlah orangtua ternyata juga mengunjungi kantor Dewan…

Selasa, 20 Juni 2017 13:11

Ruang Belajar Kurang Juga Jadi Penyebab Penolakan

NUNUKAN –Tak hanya aturan baru yang dikeluarkan Mendikbud menjadi masalah, namun ruang kelas yang…

Selasa, 20 Juni 2017 13:09

Gunakan Anjing Pelacak Dekteksi Barang Ilegal

NUNUKAN – Tak hanya mengandal alat, pengawasan di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, ini juga menurunkan…

Selasa, 20 Juni 2017 13:08

Belum Ada Dana Subsidi, Jemaah Haji Tanggung Biaya Transportasi

NUNUKAN – Anggaran yang minim membuat jamaah haji asal Nunukan terpaksa menanggung sendiri biaya…

Selasa, 20 Juni 2017 13:08

Anaknya Ditolak, Sejumlah Orangtua ‘Ngamuk’ di SMA 1 Nunukan

NUNUKAN – Sistem zonasi yang dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Budaya (Medikbud) membuat banyak…

Senin, 19 Juni 2017 13:37

Melaju Kencang, Raul Tabrak Mobil Parkir

NUNUKAN – Motor pengendara bernama Raul rusak berat. Tidak hanya motor, Raul juga harus mengalami…

Sabtu, 17 Juni 2017 11:16

Pengakuan Saksi Meringankan Terdakwa

NUNUKAN – Sidang kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru honorer di Kecamatan Sebatik Tengah,…

Kasus Narkoba Bakal Paling Banyak Dapat Remisi Lebaran

Anaknya Ditolak, Sejumlah Orangtua ‘Ngamuk’ di SMA 1 Nunukan

1.700 Pemudik ‘Tumpah’ di Pelabuhan

Disdik dan Dewan Minta Penambahan Ruang Kelas, Tapi Ditolak Guru

Ruang Belajar Kurang Juga Jadi Penyebab Penolakan

Melaju Kencang, Raul Tabrak Mobil Parkir

Belum Ada Dana Subsidi, Jemaah Haji Tanggung Biaya Transportasi

Gunakan Anjing Pelacak Dekteksi Barang Ilegal

Terapkan Sistem Buka Tutup Pintu Pelabuhan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .