UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 20 Maret 2017 12:13
Pembentukan Panwaslu Tunggu Pusat

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemilihan Walikota (Pilwali) Tarakan tinggal setahun lagi. Persiapan panitia pun sudah dilakukan sejak awal. Selain persiapan anggaran, panitia penyelenggara dari tingkat kota hingga kelurahan pun bakal dibentuk beberapa bulan jelang pemilihan.

Namun karena belum ada tahapan pemilu yang dikeluarkan KPU pusat, maka penyelenggara pun belum dibentuk. Salah satunya adalah Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tarakan. Hal ini disampaikan ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kaltara Siti Nuhriyati.

“Pembentukan saat ini ya belum dong. Saat ini kami kan menunggu bagaimana KPU menetapkan tahapan. Namun saat ini kami masih terus berkoordinasi dengan Banwaslu RI. Yaitu masih menunggu penetapan tahapan untuk Pilkada 2018, kalau sudah ada penetapan, kami baru mulai bergerak. Untuk Banwaslu RI dan Banwaslu provinsi kan sudah ada regulasinya, tinggal tunggu hari H-nya,” ujar Siti.

Dikatakan Siti, sebenarnya Banwaslu Kaltara sudah jauh-jauh hari merencanakan untuk pembentukan Panwaslu Kota Tarakan. Namun paling lambat pembentukan Panwaslu adalah 2 bulan sebelum hari H pemilihan walikota. Dikonfirmasi perihal kapan pastinya bisa melakukan pembentukan panitia, Siti hanya bisa menunggu dan tidak berani menyalahi aturan tahapan dari pusat.

“Ya ditunggu saja, patokan kami kan tahapan yang ditetapkan oleh KPU. Kita tidak bisa merekrut duluan karena kan jauh dari aturan nanti. Misalnya KPU menetapkan pilkada Juni, jadi 2 bulan sebelumnya diadakan perengkrutan Panwaslu. Namun sebelum itu kami juga membentuk tim seleksi dulu yang bertugas untuk merekrut panwaslu nanti,” imbuhnya.

Untuk masa kerja tim seleksi dalam tugasnya melakukan perekrutan Panwaslu, dikatakan Siti maksimal 2 bulan. Seperti diketahui, saat ini DPR RI sedang membahas rancangan Undang-Undang mengenai masa kerja panwaslu menjadi 5 tahun. Siti mengatakan, saat ini rancangan UU tersebut masih dalam proses pembahasan dan selambatnya akan diumumkan April 2017.

“Saat ini UU itu sedang dibahas dan dirancang oleh timsus RUU penyelenggaraan pemilu, termasuk di dalamnya tentang masa kerja Panwaslu itu. Kami juga menunggu keputusan itu kapan akan diketok palunya, agar nanti tidak kerja 2 kali. Paling lambat keputusannya April,” terangnya.

Selama ini panwaslu memang memiliki masa jabatan 2 bulan sebelum pemilu dan 4 bulan setelah berakhirnya tahapan atau setelah dilantiknya paslon terpilih. Siti tidak mau mengira-ngira kapan adanya keputusan dari KPU mengenai hari pasti pembentukan panwaslu, karena hal tersebut adalah wewenang dari KPU. Namun Siti akan terus mem-follow up dan terus berkoordinasi dengan pusat.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan, Teguh Dwi Subagyo mengharapkan agar Panwaslu sudah dibentuk jauh-jauh hari sebelum masa sibuk persiapan pilkada. Tak lain bertujuan agar keamanan lebih terjamin, persiapan lebih matang dan bisa berkoordinasi kerjasama terlebih dahulu dengan KPU.

“Kalau bisa pembentukan Panwaslu itu sebelum masa sibuk persiapan pilkada. Bisa berkolaborasi dengan KPU sejak tahapan perekrutan Panwaslu malah. Bisa bermitra tentang pemilu, jadi KPU yang bagian teknis lalu panwaslu untuk pengawasannya,” terang Teguh berharap.

Keinginan Teguh bukan tanpa maksud, melainkan jelas ingin pilkada agar berjalan dengan lancar karena kekompakan adalah hal utama dalam berorganisasi. Walau sempat mengeluhkan bahwa pembentukan panwaslu terkesan kurang cepat, namun Teguh juga tidak bisa berbuat apa-apa lantaran hanya bisa menunggu keputusan dari pusat. Panwaslu sendiri nantinya akan direkrut sebanyak 3 orang. (*/aul)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 18:15

Lama Dicari, Perampok Tambak Dibekuk Polisi

TARAKAN – Siapa pelaku perampokan yang selama ini bikin resah para petambak akhirnya terungkap.…

Rabu, 15 November 2017 14:37

Hamil 7 Bulan, Sriyanti Harus Mendekam 1 Tahun di Penjara

TARAKAN – Setelah menjalani beberapa sidang, akhirnya terdakwa penggelapan bernama Sriyanti menjalani…

Selasa, 14 November 2017 15:49

Pasrah Ditangkap, Disidang pun Tak Berkutik

TARAKAN – Baru beberapa jam membeli narkotika jenis sabu-sabu dan belum sempat menikmati, Dodi…

Selasa, 14 November 2017 15:35

Baru 5 Bulan Keluar Penjara, Eh.. Masuk Sel Lagi

TARAKAN – Diminta oleh teman yang sedang sakit untuk membeli obat, Iswandi malah berbuat kriminal.…

Senin, 13 November 2017 15:45

Jamaluddin: Soal Kasasi Jangan Tanya Saya

TARAKAN - Perkembangan kasus dugaan korupsi pengadaan perlengkapan acara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…

Senin, 13 November 2017 15:42

Usai Kuras Toko Vape, AS Diciduk Polisi

ADA-ada saja modus pelaku pencurian. Kali ini, pria berinisial AS diamankan karena mengambil barang…

Senin, 13 November 2017 15:38

Ibunya Ditabrak Hingga Tewas, Anak Ini Memaafkan Pelaku

TARAKAN – Penyesalan Aan belum hilang lantaran menghilangkan nyawa seorang pejalan kaki Agustus…

Sabtu, 11 November 2017 11:47

Hamil 7 Bulan, Sriyanti Minta Keringanan Hukum

TARAKAN – Pelaku penggelapan uang konsumen di salah satu dealer mobil di Tarakan tampaknya belum…

Sabtu, 11 November 2017 11:46

Tak Sadar Diincar Polisi, Pengedar Dibekuk saat Bungkus Sabu-sabu

TARAKAN – Belum lama menangani kasus narkoba dalam jumlah besar, aparat Sat Reskoba Polres Tarakan…

Sabtu, 11 November 2017 11:44

Rangka Bangunan THM Runtuh, Satu Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

TARAKAN- Rangka bangunan lantai 3 salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Jalan Pulau Flores, Kelurahan…

Gawat! Warga Juata Kerikil Hampir Cangkul Bom

‘Terciduk’ Curi Motor, Pemuda Ini Dibonyok Warga

Hamil 7 Bulan, Sriyanti Harus Mendekam 1 Tahun di Penjara

Batal Dengarkan Tuntutan, 4 Terdakwa ‘Semringah’

Tak Kuat Menanjak, Truk Tua Hancurkan Rumah Warga

Lama Dicari, Perampok Tambak Dibekuk Polisi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .