UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 20 Maret 2017 15:48
Conding, Si Saksi Ahli Ayau Harus Hadir

JPU Layangkan Panggilan Terakhir ke Saksi

PROKAL.CO, TARAKAN – Kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 1,5 kilogram (kg) dan ribuan pil ekstasi yang diduga milik Ayau, diagendakan digelar hari ini. Salah satu orang yang akan hadir di sidang tersebut adalah Conding.

Pria ini adalah saksi fakta yang sudah tiga kali dipanggil menghadiri sidang agar bersedia memberikan keterangannya pekan lalu. Namun sayang, dari tiga kali panggilan tersebut, Conding tak kunjung hadir. Ketidakhadiran Conding kala itu tentu saja membuat persidangan ditunda hingga kemarin.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut, dalam persidangan sebelumnya, pihaknya sudah berulang kali melakukan pemanggilan terhadap saksi Conding, namun beluma ada hasil. Conding merupakan rekan sekamar Ayau, sehingga penuntut umum menganggap penting keterangan saksi ini didengarkan di persidangan.

Keterangan Mus Mulyadi saat menjadi saksi untuk perkara Ayau menyebutkan, Conding, Boy dan Khalis melihat bungkusan teh berisi sabu dan pil ekstasi itu dimasukkan ke dalam plastik warna merah. Kemudian bungkusan itu dimasukkan lagi ke dalam plastik hitam berisi pakaian kotor.

Boy dan Khalis sudah diperiksa di persidangan. Keterangan keduanya, belum memperjelas kalau barang bukti tersebut milik Ayau. Dari kesekian saksi yang telah hadir, hanya Mus yang mengatakan sabu dan pil inex milik Ayau.

“Saksi ini keberadaanya di Berau, kita sudah kirimkan undangan untuk menjadi saksi dalam perkara ini. Namun beberapa kali kita lakukan pemanggilan, saksi ini belum juga hadir. Ini kesempatan terakhir yang diberikan hakim untuk kita hadirkan saksi fakta,” ungkap JPU.

Sedangkan pengacara Ayau, Agustan SH menyampaikan, perlu dihadirkan saksi-saksi dalam perkara ini, sehingga memperjelas perkara tersebut. “Kita pengacara kan menggali fakta-fakta yang sebenarnya, kita juga mau tahu betulkah barang bukti itu milik siapa, sehingga kenapa saksi-saksi itu harus hadir, itu pendukung bagi kami apakah klien kami ini bersalah ataukah tidak bersalah,” ungkap Agustan yang mendampingi kliennya setiap persidangan.

Diketahui, pengungkapan sabu seberat 1,5 kg dan 2.021 butir pil ekstasi 18 Februari 2016 lalu di dalam Lapas Tarakan oleh seorang petugas yang berjaga di portir Lapas Tarakan. Saat itu barang terlarang terbungkus bersama pakaian kotor dalam plastik warna hitam dibawa saksi Andi.

Sebelum itu Mus Mulyadi menyuruh Andi membawa keluar sabu dan pil ekstasi itu. Namun, dari pengakuan Mus, barang bukti adalah milik Ayau. (ar)


BACA JUGA

Jumat, 24 Maret 2017 13:48

Direkam Pelaku, Lalu Disebar ke Grup Whatsapp

TARAKAN – Upaya polisi menjawab rasa penasaran warga terkait beredarnya video asusila yang dilakukan…

Kamis, 23 Maret 2017 13:52

Polisi Buru Penyebar Pertama Video Anak Beradegan Mesum Sesama Jenis

TARAKAN – Siapa penyebar video adegan mesum anak-anak sesama jenis masih didalami polisi. Salah…

Kamis, 23 Maret 2017 13:34

Pagar dan Rumah Tertimpa Longsor, Ahong Pilih Jalur Hukum

AMBRUKNYA siring pagar di belakang rumah Aji Wiwieko Hongga atau Ahong yang dibangun oleh Budi Wong…

Rabu, 22 Maret 2017 12:16

Lama Dicari, Penjambret Ditangkap Polisi

MASIH ingat dengan kasus penjambretan yang dialami oleh Neni di Jalan Mulawarman, tepat depan Bandara…

Selasa, 21 Maret 2017 14:52

Diisukan Masuk Bursa Pilwali, Ini Kata Yunus Abbas

TARAKAN - Siapa yang akan yang mencalonkan diri pada pemilihan walikota (Pilwali) tahun 2018 mendatang…

Selasa, 21 Maret 2017 14:17

Ada Penyimpangan, Laporkan ke Ombudsman

TARAKAN – Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SMA sudah dimulai sejak Senin (20/3)…

Senin, 20 Maret 2017 15:51

Nunggak Bayar BPJS, Perusahaan Berurusan dengan Jaksa

TARAKAN – PT Tunas Nelayan Mandiri harus berurusan dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan, lantaran…

Senin, 20 Maret 2017 15:47

Diduga Korupsi, Direktur CV Citra Prima Utama Dikriminalisasi?

TARAKAN – Kasus dugaan korupsi pengadaan 49.200 bibit kelapa sawit dengan nilai Rp 1,8 miliar…

Senin, 20 Maret 2017 15:30

Ngaku Siswi SMA 1 Tanjung Palas, Diamankan Satpol PP

TARAKAN - Alangka baiknya jika Anda berhati hati jika menerima tumpangan yang tidak jelas arah tujuannya.…

Senin, 20 Maret 2017 12:21

Hoverboard Jadi Tren di Tarakan

TARAKAN – Di tengah ramainya pengunjung Taman Berlabuh, Lingkas Ujung, malam Minggu (19/3) lalu,…

Terdakwa Minta Bebas? Enak Betullll...!!! Ini Kata Jaksa

Lagi, Polda Amankan Sabu 1 Kg di Pelabuhan SDF

Hoverboard Jadi Tren di Tarakan

Dikejar dan Diterjang Polisi, Bibir Maulidin Pecah!

Diisukan Masuk Bursa Pilwali, Ini Kata Yunus Abbas

MNC Bank Bantah Pernyataan Jefry

Diduga Korupsi, Direktur CV Citra Prima Utama Dikriminalisasi?

Polisi Buru Penyebar Pertama Video Anak Beradegan Mesum Sesama Jenis

Tak Punya Firasat, Anaknya Tetap Semangat Sekolah

Ngaku Siswi SMA 1 Tanjung Palas, Diamankan Satpol PP
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .