UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 20 Maret 2017 15:51
Nunggak Bayar BPJS, Perusahaan Berurusan dengan Jaksa

PROKAL.CO, TARAKAN – PT Tunas Nelayan Mandiri harus berurusan dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan, lantaran sejak Januari-Desember 2016 lalu tidak membayar iuran BPJS kesehatan untuk 70 karyawannya. Hal itu lantaran setelah upaya pihak kantor BPJS Kesehatan Cabang Tarakan tak membuahkan hasil.

Terhitung sebesar Rp90 juta lebih tunggakan iuran yang belum dibayarkan oleh perusahaan yang bergerak di bidang hasil perikanan tersebut kepada BPJS kesehatan. Sebelumnya BPJS kesehatan sudah mencoba menagih tunggakan iuran karyawan PT Tunas Nelayan Mandiri. Namun tidak membuahkan hasil.

Dengan adanya Memorandum of Understanding (MoU) dengan kantor Kejari Tarakan, akhirnya pihak BPJS kesehatan mengeluarkan Surat Kuasa Khusus (SKK) agar tunggakan tersebut ditangani Kejari Tarakan.

Diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Perdata dan Tata Usaha (Datun) Kejari Tarakan, Wahyu Kirono, SH, pihaknya menerima SKK pada 13 Februari 2017 dari pihak BPJS Kesehatan Tarakan. Setelah itu, pihaknya langsung bergerak menangani tunggakan tersebut.

“Dia (PT Tunas Nelayan Mandiri) mempunyai tunggakan BPJS yang tidak terbayarkan, maksudnya karyawannya itu kalau sakit tidak bisa berobat pakai BPJS karena punya tunggakan yang dibelum dibayar. Itu kewajiban perusahaan yang membayarkan,” jelas Wahyu.

Panggilan pertama, Direktur PT Tunas Nelayan Mandiri tidak datang menemui jaksa, melainkan hanya anak buahnya. Akhirnya pihak Datun Kejari Tarakan meminta secara tegas agar direktur perusahaan untuk datang. Pemanggilan kedua, akhirnya sang direktur datang dan membicarakan tunggakan iuran BPJS kesehatan karyawannya kepada jaksa.

“Kami panggil akhirnya berhasil didapatkan kesepakatan mediasi, perusahaan ini sanggup membayar tunggakan sekitar Rp90 Juta lebih,” ujar Wahyu.

Perusahaan menyanggupi pembayaran tunggakan itu melalui cicilan sebanyak tiga kali. “Orangnya katakan cicil sebanyak tiga kali,” cetusnya.

Direktur perusahaan itu sempat menjelaskan kalau tunggakan itu tidak dia ketahui sebelum ada pemanggilan pihak Datun Kejari Tarakan. Karena menurutnya, sebelum dia menjadi pimpinan di perusahaan keluarga tersebut, ibu kandung sang direktur yang mengetahui hal itu.

“Yang tahu ini ibunya, karena itu usaha keluarga, malahan menurut keluarganya mereka tidak punya utang. Tetapi begitu dia masuk ke perusahaannya itu sudah ada tunggakan dari BPJS, dia kaget, dia bersedia bertanggung jawab,” tuturnya seyara menyebutkan cicilan pertama sudah dibayarkan ke rekening BPJS kesehatan Tarakan sebanyak Rp30,2 juta dan selanjutnya akan dibayarkan lagi April dan Mei mendatang. (ar)


BACA JUGA

Jumat, 24 Maret 2017 13:48

Direkam Pelaku, Lalu Disebar ke Grup Whatsapp

TARAKAN – Upaya polisi menjawab rasa penasaran warga terkait beredarnya video asusila yang dilakukan…

Kamis, 23 Maret 2017 14:04

Sabu Ibu-ibu dan Juragan Speedboat Dilarutkan ke Kloset

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan melakukan prosesi pemusnahan narkotika…

Kamis, 23 Maret 2017 13:35

Sabu-Sabu 7 Kg Sempat Dikejar Hingga ke Tambak

TARAKAN – Aparat kepolisian memang benar-benar dibuat sibuk dengan urusan narkoba. Salah satu…

Kamis, 23 Maret 2017 13:34

Pagar dan Rumah Tertimpa Longsor, Ahong Pilih Jalur Hukum

AMBRUKNYA siring pagar di belakang rumah Aji Wiwieko Hongga atau Ahong yang dibangun oleh Budi Wong…

Kamis, 23 Maret 2017 13:29

‘Petugas’ dari BNN Pusat Simpan Narkoba

TARAKAN – Seorang pria berinisial HK terpaksa harus berurusan dengan aparat Badan Narkotika Nasional…

Rabu, 22 Maret 2017 12:16

Lama Dicari, Penjambret Ditangkap Polisi

MASIH ingat dengan kasus penjambretan yang dialami oleh Neni di Jalan Mulawarman, tepat depan Bandara…

Rabu, 22 Maret 2017 12:12

Demi Kebutuhan Keluarga, IRT Lima Anak Jual Sabu-Sabu

TARAKAN - Demi memenuhi kebutuhan keluarganya, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial JL (35) harus…

Selasa, 21 Maret 2017 14:56

Lagi, Polda Amankan Sabu 1 Kg di Pelabuhan SDF

TARAKAN - Setelah menemukan 11 kg di chargo Bandara Juwata Tarakan, aparat kembali berhasil mengungkap…

Selasa, 21 Maret 2017 14:52

Diisukan Masuk Bursa Pilwali, Ini Kata Yunus Abbas

TARAKAN - Siapa yang akan yang mencalonkan diri pada pemilihan walikota (Pilwali) tahun 2018 mendatang…

Selasa, 21 Maret 2017 14:17

Ada Penyimpangan, Laporkan ke Ombudsman

TARAKAN – Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SMA sudah dimulai sejak Senin (20/3)…

Terdakwa Minta Bebas? Enak Betullll...!!! Ini Kata Jaksa

Lagi, Polda Amankan Sabu 1 Kg di Pelabuhan SDF

Hoverboard Jadi Tren di Tarakan

Dikejar dan Diterjang Polisi, Bibir Maulidin Pecah!

Diisukan Masuk Bursa Pilwali, Ini Kata Yunus Abbas

MNC Bank Bantah Pernyataan Jefry

Diduga Korupsi, Direktur CV Citra Prima Utama Dikriminalisasi?

Polisi Buru Penyebar Pertama Video Anak Beradegan Mesum Sesama Jenis

Tak Punya Firasat, Anaknya Tetap Semangat Sekolah

Ngaku Siswi SMA 1 Tanjung Palas, Diamankan Satpol PP
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .