UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Sabtu, 15 April 2017 12:25
Penutupan Lokalisasi, Hanafiah: Siap Atau Tidak Siap, Harus Siap
ILUSTRASI

PROKAL.CO, NUNUKAN –  Rencana pemerintah untuk menutup lokalisasi Wanita Tuna Susila (WTS) semakin hari kian menjadi buah bibir masyarakat Nunukan. Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten Nunukan, Hanafiah mengatakan, saran dari Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie terkait penghapusan prostitusi atau lokalisasi di Kabupaten Nunukan, harus dilakukan dalam bentuk tim gugus kerja.

Kata dia, berbicara penutupan tempat tempat yang menjadi sorotan bisa saja tersebar di seluruh Kabupaten Nunukan. Baik di Kota maupun di tempat terpencil sekalipun. Bahkan, lokalisasi yang terbilang resmi maupun tidak resmi, semuanya akan ditindaklanjuti. “Mau resmi atau tidak resmi, itu tidak pandang bulu, intinya visi Indonesia 2019 harus bersih Indonesia dari hal itu,” terangnya.

Mengenai koordinasi ke pemerintah pusat, kata dia, akan terus dilakukan. Pasalnya, penanganan saat penutupan lokalisasi tentunya  menimbulkan dampak bagi masyarakat sekitar maupun para WTS tersebut. “Kita harus memperhitungkan dampak lingkungan akibat ditutupnya itu. Jangan sampai kita buat kebijakan dengan mudah tanpa memikirkan dampaknya. Jangan sampai kita memberantas suatu masalah, namun menimbulkan masalah baru,” tuturnya.

Menurutnya jika pemerintah sudah menginstruksikan hal tersebut, tentunya pemerintah juga tidak akan lepas tangan begitu saja. Akan dicarikan sumber matapencaharian bagi WTS. Ini dilakukan agar tak ada pihak yang dirugikan. “Artinya jika ini tutup tidak ada masalah yang timbul. Masyarakat juga tidak resah,” jelasnya.

Mengenai kesiapan pemda saat melakukan penutupan, kata dia, sudah sangat siap sejak turunnya instruksi dari gubernur. “Kita kembali ke Gubernur. Pokoknya suka tidak suka, siap tidak siap harus kita siapkan. Itukan perintah atasan kita dan kita juga harus meminta bantuan provinsi karena kita tidak bisa berdiri sendiri. Kita harapkan pemerintah provinsi memberikan dana-dana bantuan untuk aktivitas kita disini,” pungkasnya. (*/say)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 19 Juli 2017 11:39

Cabuli Banyak Murid, Guru ‘Hanya’ Dituntut 9 Tahun

NUNUKAN – Tidur oknum guru cabul di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sebatik Tengah…

Selasa, 18 Juli 2017 15:33

Perbaikan Jembatan, Batang Pohon Jadi Solusi

NUNUKAN - Imbas tingginya curah hujan yang terjadi di Sebatik, beberapa akses jalan terputus. Namun…

Selasa, 18 Juli 2017 15:31

Anggaran Minim, Satu Titik Traffic Light Difungsikan

NUNUKAN – Minimnya anggaran daerah membuat lampu lalu lintas (traffic light) tak dapat difungsikan…

Selasa, 18 Juli 2017 15:07

Tabrak Truk, Pengendara Motor Dijemput Maut

NUNUKAN – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi di Nunukan, juga memakan korban jiwa.…

Senin, 17 Juli 2017 12:04

Berkas Kasus KM Tawindo 2 Diperiksa Ditjen Hubla

NUNUKAN – Lama tak terdengar kabarnya, kasus terbakarnya KM Tawindo 2 saat bertolak dari Tawau…

Sabtu, 15 Juli 2017 12:05

Mangkrak, Pasar Selisun Dikeker Jaksa

NUNUKAN – Proyek pembangunan Pasar Selisun, Nunukan Selatan kini jadi sorotan. Pasalnya, proyek…

Rabu, 12 Juli 2017 15:38

Menyamar jadi TKI Ilegal, Mahasiswa Asal Wajo Bawa 500 Gram Sabu-sabu

NUNUKAN – Berstatus sebagai mahasiswa ternyata tak membuat pemuda berinisial MA tekun mengulas…

Selasa, 11 Juli 2017 15:55

Rumah Sakit di Sebuku dan Krayan Masih Tuai Kendala

NUNUKAN – Pembangunan rumah sakit di daerah Sebuku dan Krayan, hingga kini masih tuai kendala.…

Sabtu, 08 Juli 2017 11:19

Pulang Kerja, Tas Dijambret, Pelaku Lari ke Hutan

NUNUKAN – Tindak kejahatan di Nunukan cukup beragam. Namun, kasus kejahatan penjambretan yang…

Sabtu, 08 Juli 2017 11:14

Razia Indekos, Satpol PP Temukan Remaja di Kamar

NUNUKAN – Sejumlah indekos di Nunukan terus dalam radar pengawasan aparat Satpol PP Nunukan. Itu…

Tabrak Truk, Pengendara Motor Dijemput Maut

Perbaikan Jembatan, Batang Pohon Jadi Solusi

Berkas Kasus KM Tawindo 2 Diperiksa Ditjen Hubla

Kejari Nunukan Banyak ‘Cium’ Kasus Korupsi

Anggaran Minim, Satu Titik Traffic Light Difungsikan

Cabuli Banyak Murid, Guru ‘Hanya’ Dituntut 9 Tahun
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .