UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 22 Mei 2017 12:21
Tekan Kasus Remaja, Pemerintah Kok Masih Susun Program

PROKAL.CO, TARAKAN – Balapan liar (bali), isap lem, keluyuran malam, hingga terjerat narkoba. Menjadi sejumlah persoalan pelik yang membutuhkan perhatian semua pihak, dewasa ini. Terlebih bagi para orangtua. Pemerintah juga tak boleh lepas tangan begitu saja, lantaran juga memiliki tanggung jawab dalam pendidikan remaja.

Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial dan Pemberdaya Manusia Tarakan, Eko Santoso AKS MSi mengatakan, persoalan itu sudah tidak bisa ditolelir. Sehingga harus segera dicarikan solusi. “Mengenai hal ini sudah bukan hal yang perlu dipikirkan lagi, tapi harus ditindak dengan tindakan yang konkret. Masalahnya, perilaku remaja ini sudah semakin banyak mengganggu, bahkan membahayakan kalau sudah menjadi kriminalitas,” ujar Eko.

Namun, untuk mengatasi persoalan itu, menurutnya bukan hal mudah. Pasalnya, Dinsos perlu mempelajari dan memahami semua perbedaan karakter dan permasalahan setiap remaja yang berbeda-beda. Menurut pria berkacamata ini, kenakalan remaja banyak didasari oleh berbagai faktor. Bukan hanya dari lingkungan, namun juga faktor keluarga yang mungkin memberikan tekanan tersendiri bagi sang anak. Sehingga banyak remaja yang mencari pelarian, salah satunya dengan hal negatif tersebut.

“Mungkin kita harus sadari, anak tidak bisa tumbuh kembang dengan wajar karena mungkin sering mengalami tekanan sosial. Sehingga cara menghadapinya dengan melakukan perilaku menyimpang seperti mengisap lem. Justru kasus sosial seperti ini banyak berangkat dari keluarga,” katanya lagi.

Sehingga, jika fungsi dan peran keluarga sudah tidak benar, maka anak bisa menjadi korban sosial. Eko menuturkan, saat ini Dinsos menghadapi permasalahan seperti ini, banyak diketemukan kasus berasal dari keluarga itu sendiri. Dikonfirmasi perihal alasan seperti kurangnya kasih sayang, Eko mengatakan banyak faktor berbeda-beda yang menjadi alasan perilaku menyimpang remaja.

Faktor lingkungan dari teman bergaul juga menjadi faktor lain yang perlu diperhatikan, lantaran jika anak bermasalah dengan keluarga, pastinya akan mencari teman untuk menjadi pelarian. Sikap meniru atau imitasi anak akan muncul di sini jika si anak berteman dengan lingkungan yang negatif.

Eko mengatakan, sudah lama memikirkan tentang solusi ini, antara lain dengan berusaha menghidupkan kembali karangtaruna di kampung-kampung.  “Ini hanya solusi alternatif selain terus menyosialisasikan. Dulu 10 tahun lalu karangtaruna masih terlihat kiprahnya, namun sekarang fungsi dan peran karangtaruna sudah mulai bergeser dan tidak bisa dijalankan dengan baik. Ini yang perlu difungsikan lagi agar bisa menjadi alternatif wadah perkumpulan para remaja melaksanakan kegiatan yang positif,” imbuhnya.

Dinas Sosial berencana dalam agenda kedepan untuk melakukan hal tersebut, meski perlu untuk mengoordinasikan dengan semua pihak dan stakeholder. Termasuk pihak kelurahan dan Karangtaruna tingkat kota, agar benar-benar menjadi lembaga sosial yang bisa mewadahi kreatifitas tumbuh kembang remaja dalam menangkal perilaku menyimpang remaja.

“Mungkin tahapan awal akan kita koordinasikan rapat dan sosialisasi terlebih dahulu dengan semua pihak dan stakeholder. Nanti kalau sudah ada pemahaman visi yang sama, maka secara intens akan dilakukan diskusi pembentukan Karangtaruna. Bukan hanya dibentuk, namun juga bagaimana agar peran dan fungsi struktur organisasinya benar-benar berjalan,” tutup Eko.(*/aul)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 13:55

Bobol ATM, Dapat Uang Rp 35 Juta

TARAKAN – Sidang kasus pembobolan Ajungan Tunai Mandiri (ATM), dua terdakwa dihadirkan dalam persidangan…

Jumat, 25 Mei 2018 13:54

Kas Daerah Kosong, Gaji dan THR Terancam Tak Dibayar

TARAKAN – Presiden Ri, Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan agar pemerintah memberikan…

Jumat, 25 Mei 2018 13:50

Hadirkan Saksi Dugaan Kasus Pembunuhan

TARAKAN – Belum dapat dipastikan pelaku dugaan penganiayaan atau pembunuhan, Syarief. Namun yang…

Jumat, 25 Mei 2018 13:49

BNN Geledah Kamar Pengedar Sabu

TARAKAN – Badan Narkoba dan Narkotika Kota (BNNK) Tarakan melakukan pengerebekan di salah satu…

Jumat, 25 Mei 2018 13:41

Dua Pelaku Jambret Dibekuk Polisi

TARAKAN – Seakan tak ada kapoknya melakukan aksi tindak kejahatan. Pria yang berinisial GN ini…

Kamis, 24 Mei 2018 15:11

Senggol Mobil, Rahma Tersungkur

TARAKAN – Ingat! Saat berkendara harus fokus untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.…

Kamis, 24 Mei 2018 15:09

Dishub Kaltara Dalami Penggunaan Alat Keselamatan Saat Pelayaran

TARAKAN – Penyebab kecelakaan SB Harapan Baru Express yang menyebabkan lima penumpang meninggal…

Rabu, 23 Mei 2018 13:16

Nekat Kirim Sabu ke Bunyu, Pria Ini Dibekuk Polisi

TARAKAN – Ada saja modus yang digunakan pelaku mengedarkan sabu, seperti yang dilakukan pria ini…

Rabu, 23 Mei 2018 13:11

Pelaku Pencurian dan Penodongan ‘Senpi’ Dibekuk Polisi

TARAKAN – Pelaku pencurian yang menggunakan senjata api untuk menodong korbannya di masjid Jami…

Rabu, 23 Mei 2018 13:09

Divonis 14 Tahun Penjara, Terdakwa Minta Keringanan

TARAKAN - Kasus yang menjerat terdakwa, Samsul mengalami beberapa kali penundaan sidang putusan. Namun,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .