UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Rabu, 14 Juni 2017 11:50
Kenal di Acara Band Metal, Anak Dibawah Umur Ditiduri Pacarnya

Orang Tua Tak Terima, Lapor Polisi

DISIDANG : Terdakwa usai menjalani sidang pemeriksaan digiring oleh pihak kejaksaan dan kepolisian. (MELISA/KALTARA POS )

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kesempatan selalu bersama membuat pria berinisial IRF hilang kendali. Dia tak bisa menahan hawa nafsunya dan memilih mengajak sang kekasih bernama Mawar –nama disamarkan—berhubungan badan yang akhirnya membawa IRF berhadapan dengan hukum.

Sebelumnya IRF dilaporkan ke polisi lantaran berbuat mesum pada Mawar yang masih di bawah umur. Dalam laporan tersebut, IRF diketahui 2 kali meniduri sang kekasih. Hal itu juga dibenarkan Mawar.

Saat dikonfimasi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan, Ali Mustafa mengatakan, peristiwa yang menjadi aib bagi keluarga Mawar itu terjadi November tahun 2016. Yang bikin miris lagi, hubungan asmara itu dilakukan di sebuah rumah di Jalan Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat, sekira pukul 20.00 Wita.

“Keduanya memang berpacaran dan pada saat kejadian, korban masih berada di bawah umur. Pada hari ini (kemarin) kita lakukan pemeriksaan saksi, dan saksi yang hadir merupakan nama yang sempat disebut oleh korban yang berada di tempat pada saat kejadian,” ungkapnya, Selasa (13/6).

Kata Ali Mustafa, meski keduanya sepasangan kekasih, namun orang tua korban tidak menerima anaknya dicabuli. Dalam berkas laporan, peristiwa itu diketahui oleh orang tua korban 3 April lalu lantaran menaruh curiga pada gerak-gerik anaknya. Saat Mawar didesak soal hubungannya dengan IRF, Mawar akhirnya mengakuinya.

Dijelaskan pria yang akrab disapa Ali ini, perkenalan keduanya berawal ketika mereka bertemu di Sungai Nyamuk dalam sebuah acara band beraliran metal. Pertemuan dan perkenalan itu Agustus 2016, namun belum memutuskan berpacaran. Nah, sebulan kemudian mereka resmi serius menjalani hubungan.

“Meskipun keduanya mengaku melakukan atas dasar suka sama suka, tapi dalam persetubuhan anak, tidak ada dasar itu,” kata Ali usai sidang.

Dalam kasus ini, terdakwa IRF akan berhadapan dengan pasal 82 Undang-undang nomor 35 tahun 2014  tentang Perlindungan Anak. Dalam pasal tersebut diterangkan soal persetubuhan yang dilakukan pada anak, dipastikan adanya unsur bujuk rayu, yakni terdakwa melakukan persetubuhan dengan membujuk korbannya melakukan perserubuhan dan mengaku akan bertanggungjawab apabila korbannya hamil.

“Hal tersebut yang membuat si korban mau untuk melakukan hubungan suami istri itu,” pungkas Ali. (*/say)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 11:33

Lokalisasi Ditutup, Khawatir Marak Prostitusi Terselubung

NUNUKAN – Wacana penutupan lokalisasi yang rencana akan dilakukan, Agustus 2018 mendatang, dipastikan…

Senin, 21 Mei 2018 15:28

Perbatasan Rawan Disusupi Teroris

NUNUKAN – Setelah daerah perbatasan dinilai jalur empuk masuknya pelaku teroris, kini TNI memperketat…

Kamis, 17 Mei 2018 10:39

PSK akan Dibina, Lalu Dipulangkan

NUNUKAN - Penutupan tempat maksiat secara permanen terus digiatkan pemerintah hingga kini. Tak terkecuali…

Rabu, 16 Mei 2018 14:25

Pesan di Tawau, Sabu 1,1 Kg Dikendalikan dari Lapas Makassar

NUNUKAN - Pengungkapan jaringan sabu yang dibekuk personel Satreskoba Polres Nunukan beberapa waktu…

Rabu, 16 Mei 2018 14:18

Tingkatkan Pengamanan dan Pengawasan Pelabuhan

NUNUKAN – Aparat kepolisian terus memperketat pengamanan penumpang di pelabuhan. Tidak hanya pelabuhan…

Rabu, 16 Mei 2018 14:16

3 Bulan Lagi Tempat Esek-Esek Di Nunukan Ditutup

NUNUKAN - Kabar pembatalan anggaran dari pemerintah pusat ke daerah menjadi kekhawatiran tersendiri…

Selasa, 15 Mei 2018 15:18

Bongkar Sindikat Jaringan Sabu

NUNUKAN - Pengungkapan kasus sabu kembali dilakukan oleh aparat Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba)…

Sabtu, 12 Mei 2018 11:43

Kucuran Dana Pusat Bertahap, Penyaluran Di Daerah Terkendala

NUNUKAN - Penerimaan anggaran oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Nunukan, menjadi persoalan…

Kamis, 10 Mei 2018 00:50

Tak Dapat Ampun, Pembunuh Mulyadi Divonis 20 Tahun

NUNUKAN - Setelah menjalani sejumlah persidangan, akhirnya terdakwa kasus pembunuhan bernama Muhammad…

Kamis, 10 Mei 2018 00:36

Jelang Ramadan, THM dan Rumah Makan Ditertibkan

NUNUKAN – Menjelang ramadan Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid, mengeluarkan surat edaran (SE) terkait…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .