UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Rabu, 14 Juni 2017 11:58
WOWW GILAAA..!! 5 Kg Sabu Pesanan Napi Lapas Tarakan Hampir Masuk Ke Tarakan
NARKOBA : Para pelaku beserta barang bukti sabu-sabu 5 kg yang dibungkus pada kemasan popok bayi diamankan oleh tim EFQR Lantamal XIII. (Eliazar/Kaltara Pos)

PROKAL.CO, TARAKAN- Peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Kota Tarakan seakan tidak ada habisnya. Bahkan aparat keamanan pun dibuat pusing dengan ulah para kurir dan bandar narkoba ini. Salah satu tindakan kurir dan bandar narkoba yang bikin pusing adalah kasus 5 kilogram narkoba jenis sabu-sabu yang diamankan tim East Fleet Quick Response (EFQR) Lantamal XIII, Senin lalu (12/6).

Informasi yang didapatkan Kaltara Pos, sabu-sabu tersebut diamankan di sekitaran perairan Juwata Laut, Tarakan. Dari hasil penangkapn tersebut, tim EFQR berhasil mengamankan 3 pria terduga pelaku berinisial SA, IS dan MA.

Dari informasi yang didapatkan Kaltara Pos, kasus sabu-sabu tersebut berhasil diungkap saat ada laporan yang masuk pada tim, Minggu 11 Juni. Dari laporan tersebut, tim EFQR langsung melakukan patroli, tetapi tidak menemukan speedboat yang dicurigai.

Nah, keesokan harinya, tim EFQR melakukan patroli tiba-tiba mencurigai speedboat 40 PK bernama The Chafani.  Speedboat yang dikendalikan oleh SA tersebut dicurigai karena mendekati wilayah Tarakan, kemudian dilakukan pengejaran.

“Sempat terjadi aksi kejar-kejaran, namun saat speedboat tersebut diamankan tidak ada perlawanan terhadap para pelaku. Jadi saat diamankan di atas speedboat tersebut terdapat 2 orang, dengan motoris SA dan satu penumpang yaitu IS,” ungkap Komandan Lantamal XIII (Danlantamal) Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni.

Dilanjutkan Ferial, usai mengamankan speedboat dan para pelaku, tim EFQR pun langsung melakukan pengeledahan terhadap barang-barang yang di atas speedboat. Dari hasil pengeledahan didapati barang mencurigakan yang tak lain adalah narkotika jenis sabu-sabu. Para pelaku menyimpan sabu-sabu sebanyak 5 kg tersebut di dalam kemasan pampers bayi yang dibalut dengan plastik berwarna hitam.

Setelah diperiksa didapati barang yang dicurigai adalah sabu-sabu. Usai mendapatkan barang bukti pelaku dibawa ke Mako Lantamal untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, hasilnya positif sabu-sabu dengan jumlah 5 paket dengan jumlah per paket adalah 1 kg,”jelasnya.

Tidak hanya berhasil mengamankan dua pelaku, namun dari keterangan kedua pelaku petugas EFQR melakukan pengembangan. Dari pengakuan kedua pelaku yang berperan sebagai kurir laut, nantinya ada seorang pria yang berperan sebagai kurir darat yang akan mengambil barang-barang tersebut.

Diketahui pria yang akan mengambil sabu-sabu tersebut adalah seorang pria yang berinisial MA. Akhirnya MA dipancing untuk mengambil sabu-sabu tersebut. Tepat pukul 15.20 Wita, tim EFQR berhasil mengamankan MA di dekat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Juata Laut.

“Jadi ketiga pelaku ini sampai kita lakukan pemeriksaan sementara merupakan warga Tarakan,” imbuh Ferial.

Dari pengakuan pelaku, sabu-sabu tersebut diambil dari tambak di Tanjung Haus, Nunukan. Dari informasi yang didapatkan, sabu-sabu tersebut dipesan oleh seseorang narapidana di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan yaitu RH.

“Kalau untuk siapa pemesanannya masih kita dalami, karena tidak mungkin barang ini dikirim tidak ada pesanan. Jadi nanti dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” bebernya.

Tidak hanya itu, para pelaku juga mengakui bahwa ini adalah ketiga kalinya mereka membawa sabu-sabu dengan jumlah besar masuk ke Tarakan. Artinya perbuatan para pelaku sudah 2 lolos dari pantauan aparat hukum. “Kita juga belum tahu mereka dibayar berapa sekali menghantarkan sabu-sabu, karena kita belum melakukan pendalaman lebih dalam. Nanti yang akan melakukannya adalah dari BNN Tarakan,” papar Ferial.

Sementara itu, Kepala BNNK Tarakan, Agus Surya Dewi mengatakan, pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan dengan meminta keterangan para pelaku untuk dilakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.

“Nanti kalau sudah diserahkan kepada kita baru kita lakukan penyelidikan lebih dalam lagi. Kalau untuk pasal pelaku akan dikenakan Undang-Undang Narkotika nomor 35 Tahun 2009 dengan pasal 112 ayat 2 junto 114 ayat 2 dengan hukuman penjara 20 tahun atau hukuman mati,” pungkas Dewi. (zar)

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:50

Pemain Ditangkap, Pemilik Tempat Judi Dibiarkan

TARAKAN – Dua saksi dari petugas kepolisian, disemprot hakim saat menjalani proses sidang perkara…

Sabtu, 21 April 2018 10:49

DiDuga Serobot Aset, Pensiunan Pertamina Jadi Tersangka

TARAKAN - Setelah dilaporkan pada 2016 lalu oleh pihak Pertamina EP Asset 5 Field Tarakan, terkait dugaan…

Sabtu, 21 April 2018 10:48

Kasus Penistaan Agama, Penyidik akan Panggil Saksi Ahli

TARAKAN - Setelah 8 April lalu pemilik akun facebook Dandy Rahmadila ditetapkan sebagai tersangka kasus…

Sabtu, 21 April 2018 10:40

Ditinggal Ganti Baju, Pas Keluar Motor Hilang

TARAKAN – Sepeda motor warga RT 53, Kelurahan Karang Anyar, raib akibat ulah si “tangan…

Jumat, 20 April 2018 17:06

16 Tahun Berseteru, Warga Gugat BPN

TARAKAN – Dianggap sudah menerbitkan sertifikat tanah berdasarkan dokumen palsu, Badan Pertanahan…

Jumat, 20 April 2018 17:06

Tiga Hari Menghilang, Ditemukan Sudah Jadi Mayat

TARAKAN – Warga Kelurahan Pantai Amal, tepatnya di RT 02, kemarin (19/4) pagi dibuat heboh dengan…

Kamis, 19 April 2018 16:06

Nekat, Sulaiman Curi Burung Milik Anggota Brimob

TARAKAN – Jika sebagian para pencinta burung menganggap burung sebagai hewan yang bermanfaat untuk…

Selasa, 17 April 2018 15:23

Mau ke Kondangan, Malah Berakhir di Rumah Sakit

TARAKAN - Nasib nahas dialami Peter Sanda. Berniat menghadiri acara pernikahan, Minggu (15/4) malam…

Selasa, 17 April 2018 15:21

Karena Burung, Mengantarkan Suhardi ke Penjara

TARAKAN – Suhardi hanya tertunduk tak berdaya di depan majelis hakim. Dia tak kuasa menahan sedih…

Senin, 16 April 2018 16:14

Polisi Temukan Toko Distributor Lem Alteko Palsu

TARAKAN - Usai mendapatkan laporan mengenai ada peredaran lem Alteco palsu yang banyak terjual di sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .