UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Rabu, 14 Juni 2017 12:52
Arus Mudik Gunakan Jalur Laut Mulai Meningkat

Sudah Ada Posko Disiapkan Bagi Penumpang yang Masih Binggung

MULAI MENINGKAT : Suasana di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan yang kini dipenuhi penumpang mudik, kemarin. (RIZKYAH AYU/KALTARA POS)

PROKAL.CO, NUNUKAN – Arus mudik yang terjadi di Nunukan kini mulai tampak sejak Senin (12/6) lalu. Kini, pemudik meningkat hingga sekitar 1.600 penumpang.

Ini dibenarkan oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan, Agus Subagyo kepada Kaltara Pos, kemarin. “Sejak kemarin penumpang sudah meningkat. Ini di kapal KM Bukit Siguntang,” ujarnya.

Menurutnya, rerata pemudik ini ke daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara kapal kembali dijadwal kembali ke Nunukan setelah lebaran atau dua minggu lagi.

"Jadi penumpang yang kembali ke NTT itu sudah naik tadi malam (Senin, Red.). Untuk kapal dari Nunukan ke NTT terakhir itu tadi malam. Kalau ada pun itu habis lebaran," jelasnnya.

Sedangkan untuk rute ke daerah lain seperti Makassar, Balikpapan dan Pare-pare, kata dia, masih ada kapal lain yang menyusul. Lebih lanjut dia mengatakan, barangpun sudah mulai berdatangan. Sementara itu, ditegaskannya dalam minggu ini ada empat kapal yang akan  masuk di Nunukan. Jadwalnya, Senin, Rabu, Sabtu pagi dan sore dengan rute yang berbeda. “Nah, besok (hari ini, Red.) itu rutenya dari Nunukan ke Pare-pare,” tambahnya.

Menurutnya, arus mudik di Nunukan diperkirakan akan berlangsung selama sebulan kedepan.

Arus mudik yang berlangsung di Nunukan sendiri juga dipercayai akan berlangsung selama sebulan penuh. “Memang setiap tahun sudah seperti ini ada peningkatan penumpang. Biasanya kalau arus balik dan arus mudik itu jumlah hamper sama saja. Karena orang datang ke sini itu merasa sudah enak kerja. Bagitu juga sebalik sudah enak kumpul bersama keluarganya,” tutupnya.

Sementara itu, lanjut dia, pihaknya posko angkutan juga sudah dibuka sejak Sabtu (10/6) lalu. "Jadi selama tiga puluh hari posko ini dibuka," katanya kepada Kaltara Pos, Selasa (13/6) di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan.

Menurutnya, pelabuhan di Nunukan merupakan ke 52 pelabuhan yang dipantau Kementrian Perhubungan untuk diminta mendirikan posko tersebut. “Jadi penumpang tidak perlu lagi binggung dengan system pembelian tiket. Datang aja ke Posko semua informasi ada disitu. Kemudian calon penumpang nantinya akan dipandu harus kemana. Terlebih sistem pembelian tiket saat ini sudah secara online,” terangnya lagi.

Dikatakannya, pembelian tiket online ini hanya berlaku pada tiket kapal Pelni. Sementara untuk kapal swasta masih mengunakan pembelian manual. "Ini supaya lebih mudah untuk dapat tiket. Kalau penumpang tidak segera membeli kuotanya akan diambil oleh pelabuhan yang lain," tambahnya.

Dia mengatakan, untuk pembelian tiket kapal swasta rutenya hanya sampai ke daerah Pare-pare saja. Mengingat masih banyak penumpang yang pulang dengan rute yang cukup jauh seperti di Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lebih lanjut diakuinya, untuk posko yang sudah dibuka selama tiga hari inipun sudah ada yang mendatangi. "Ini memang untuk tempat kumpul para petugas. Karena petugas yang ditempatkan disini adalah instansi terkait yang ada di pelabuhan," tutupnya. (*/yua)

 


BACA JUGA

Rabu, 19 Juli 2017 11:39

Cabuli Banyak Murid, Guru ‘Hanya’ Dituntut 9 Tahun

NUNUKAN – Tidur oknum guru cabul di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sebatik Tengah…

Selasa, 18 Juli 2017 15:33

Perbaikan Jembatan, Batang Pohon Jadi Solusi

NUNUKAN - Imbas tingginya curah hujan yang terjadi di Sebatik, beberapa akses jalan terputus. Namun…

Selasa, 18 Juli 2017 15:31

Anggaran Minim, Satu Titik Traffic Light Difungsikan

NUNUKAN – Minimnya anggaran daerah membuat lampu lalu lintas (traffic light) tak dapat difungsikan…

Selasa, 18 Juli 2017 15:07

Tabrak Truk, Pengendara Motor Dijemput Maut

NUNUKAN – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi di Nunukan, juga memakan korban jiwa.…

Senin, 17 Juli 2017 12:04

Berkas Kasus KM Tawindo 2 Diperiksa Ditjen Hubla

NUNUKAN – Lama tak terdengar kabarnya, kasus terbakarnya KM Tawindo 2 saat bertolak dari Tawau…

Sabtu, 15 Juli 2017 12:05

Mangkrak, Pasar Selisun Dikeker Jaksa

NUNUKAN – Proyek pembangunan Pasar Selisun, Nunukan Selatan kini jadi sorotan. Pasalnya, proyek…

Rabu, 12 Juli 2017 15:38

Menyamar jadi TKI Ilegal, Mahasiswa Asal Wajo Bawa 500 Gram Sabu-sabu

NUNUKAN – Berstatus sebagai mahasiswa ternyata tak membuat pemuda berinisial MA tekun mengulas…

Selasa, 11 Juli 2017 15:55

Rumah Sakit di Sebuku dan Krayan Masih Tuai Kendala

NUNUKAN – Pembangunan rumah sakit di daerah Sebuku dan Krayan, hingga kini masih tuai kendala.…

Sabtu, 08 Juli 2017 11:19

Pulang Kerja, Tas Dijambret, Pelaku Lari ke Hutan

NUNUKAN – Tindak kejahatan di Nunukan cukup beragam. Namun, kasus kejahatan penjambretan yang…

Sabtu, 08 Juli 2017 11:14

Razia Indekos, Satpol PP Temukan Remaja di Kamar

NUNUKAN – Sejumlah indekos di Nunukan terus dalam radar pengawasan aparat Satpol PP Nunukan. Itu…

Tabrak Truk, Pengendara Motor Dijemput Maut

Perbaikan Jembatan, Batang Pohon Jadi Solusi

Berkas Kasus KM Tawindo 2 Diperiksa Ditjen Hubla

Kejari Nunukan Banyak ‘Cium’ Kasus Korupsi

Anggaran Minim, Satu Titik Traffic Light Difungsikan

Cabuli Banyak Murid, Guru ‘Hanya’ Dituntut 9 Tahun
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .