UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 16 Juni 2017 11:52
Maki Polisi di Media Sosial, Oknum PNS Diamankan
MAKI POLISI : Tampak MR berada di Mapolres Tarakan usai dimintai keterangan oleh pihak kepolisian lantaran ulahnya memaki polisi di media sosial. (Eliazar/Kaltara Pos)

PROKAL.CO, TARAKAN – Masyarakat tampak harus lebih berhati-hati dalam menggunakan bahasa di media sosial. Pasalnya, dengan memposting ujaran kebencian, bisa saja para pengguna medsos bisa dipidanakan. Hal tersebut juga terjadi di Kota Tarakan baru-baru ini.

Akibat memposting ujaran kebencian kepada instansi kepolisian, MR, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kecamatan Tarakan Barat dan security di salah satu perusahaan swasta berinisial TL diamankan polisi. Tidak hanya diamankan, sejak Rabu lalu (14/6) keduanya telah ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian. 

Keduanya diamankan saat MR yang memposting status kekesalannya terhadap salah satu oknum Satuan Polisi Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tarakan di akun facebook miliknya. MR diketahui kesal terhadap anggota Sat Lantas tersebut akibat dirinya ditilang saat memarkir kendaraannya di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan THM.

 “Sore-sore kena tilang karena setop di tanda larangan P dan tidak ada tanda larangan S. Ditanya apakah perbedaan tanda larangan S dan P katanya sama aja dua-duanya tidak boleh berhenti,” kata MR dalam psotingan akun facebook miliknya.

Tidak hanya memasang postingan tersebut di akun pribadinya, MR juga memposting status tersebut di beberapa grup komunitas. Di dalam komentar postingan tersebut banyak komentar MR dan TL yang bermaksud membuat ujaran kebencian terhadap polisi.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit saat dikonfirmasi mengatakan, ujaran kebencian yang dikeluarkan oleh MR dan TL paling banyak ditemui di postingan Forum Jual Beli yang diposting pada Sabtu  lalu (9/6). Di dalam postingan tersebut TL malah berkomentar menghina dan memaki polisi.

 “P=polisi, S= sinting, jadi itulah maksud tanda P&S di jalan, yang nilang tuh polisi sinting,” ujar TL di komentar terhadap postingan yang diunggah oleh MR.

Ditambahkan Supit, meski sudah dijadikan tersangka, kedua pelaku yang diduga menebar kebencian dan mengeluarkan kata makian ke instansi kepolisian melalui medsos Facebook ini belum ditahan.

“Kita masih belum tentukan apakah akan ditahan atau tidak, kita masih melihat perkembangan kedepannya,” ungkap Supit.

Diterangkan Supit, langkah yang diambil oleh oknum anak buahnya menilang MR dinilai sudah benar. pasalnya, MR memarkirkan kendaraannya di bawah larangan parkir. “ Dari pengakuan pelaku alasannya hanya stop sebentar. Tapi ada CCTV yang memantau dan memperlihatkan berapa lama dia stop dan itu ada buktinya. Walaupun dia di dalam mobil, mesin hidup, ya tetap salah juga,” beber Supit.

Selain itu, dari pengakuan pelaku, ia memarkirkan kendaraanya memang ada tanda dilarang parkir, namun saat ditanyakan oleh polisi yang menilang, MR mengaku hanya setop sebentar karena akan mengambil baterai laptop yang dipesan di salah satu toko penjualan alat komputer di THM.

Karena di jalan tersebut rawan kemacetan, akhirnya polisi datang dan langsung menegur dan meminta MR memarkirkan kendaraannya di THM. Namun MR menolak dan sempat terjadi perdebatan hingga akhirnya polisi mengeluarkan surat tilang.

“Akibat dari perbuatannya, MR dan TL akan dikenakan undang-undang ITE pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 Undang undang No 19 tahun 2016 tentang perubahan Undang undang No 11 tahun 2008 tentang ITE. Sebagai barang bukti polisi juga menyita 2 buah HP yang digunakan pelaku untuk memposting statusnya tersebut,” tutup Supit. (zar) 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 13:55

Bobol ATM, Dapat Uang Rp 35 Juta

TARAKAN – Sidang kasus pembobolan Ajungan Tunai Mandiri (ATM), dua terdakwa dihadirkan dalam persidangan…

Jumat, 25 Mei 2018 13:50

Hadirkan Saksi Dugaan Kasus Pembunuhan

TARAKAN – Belum dapat dipastikan pelaku dugaan penganiayaan atau pembunuhan, Syarief. Namun yang…

Jumat, 25 Mei 2018 13:49

BNN Geledah Kamar Pengedar Sabu

TARAKAN – Badan Narkoba dan Narkotika Kota (BNNK) Tarakan melakukan pengerebekan di salah satu…

Jumat, 25 Mei 2018 13:41

Dua Pelaku Jambret Dibekuk Polisi

TARAKAN – Seakan tak ada kapoknya melakukan aksi tindak kejahatan. Pria yang berinisial GN ini…

Kamis, 24 Mei 2018 15:11

Senggol Mobil, Rahma Tersungkur

TARAKAN – Ingat! Saat berkendara harus fokus untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.…

Kamis, 24 Mei 2018 15:09

Dishub Kaltara Dalami Penggunaan Alat Keselamatan Saat Pelayaran

TARAKAN – Penyebab kecelakaan SB Harapan Baru Express yang menyebabkan lima penumpang meninggal…

Rabu, 23 Mei 2018 13:16

Nekat Kirim Sabu ke Bunyu, Pria Ini Dibekuk Polisi

TARAKAN – Ada saja modus yang digunakan pelaku mengedarkan sabu, seperti yang dilakukan pria ini…

Rabu, 23 Mei 2018 13:11

Pelaku Pencurian dan Penodongan ‘Senpi’ Dibekuk Polisi

TARAKAN – Pelaku pencurian yang menggunakan senjata api untuk menodong korbannya di masjid Jami…

Rabu, 23 Mei 2018 13:09

Divonis 14 Tahun Penjara, Terdakwa Minta Keringanan

TARAKAN - Kasus yang menjerat terdakwa, Samsul mengalami beberapa kali penundaan sidang putusan. Namun,…

Rabu, 23 Mei 2018 12:52

Polisi Belum Dapat Tangkap Pelaku Pembuangan Bayi

TARAKAN – Kasus pembungan bayi yang terjadi di Kelurahan Pantai Amal, terus diselidiki polisi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .