UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 16 Juni 2017 12:41
Rute Tarakan – Maratua Dibuka

Kehadiran Pesawat Perintis Dinilai Terlambat

BEROPERASI : Salah satu pesawat jenis cessna caravan rute ini melayani penerbangan Tarakan-Maratua-Berau yang akan dioperasikan minggu ini. (INT)

PROKAL.CO, TARAKAN – Rute penerbangan Tarakan – Maratua – Berau resmi dibuka. Menggunakan pesawat perintis jenis Cessna, jadwal penerbangan akan dilakukan seminggu sekali.

Dikatakan oleh Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Penerbangan A Subsidi Angkutan Udara Perintis di Tarakan, Fahrudin, warga Tarakan dipersilakan menikmati penerbangan baru tersebut.

“Pesawat ini jenis Cessna Grand Caravan menampung kurang lebih 12 penumpang. Jadi sudah mulai buka penerbangan, khususnya warga yang berada di Maratua. Penerbangan buka pagi, paling sore sudah balik Tarakan lagi. Dari Tarakan ke Maratua paling memakan waktu 50 menit,” ujarnya kepada KaltaraPos.

Untuk tarif sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan, dari Tarakan ke Maratua adalah sekitar Rp 380 ribu per orang sudah termasuk semuanya. Dikonfirmasi perihal penerbangan pewasat tersebut baru dibuka saat ini, Fahrudin menjelaskan bahwa usulan baru diajukan kembali tahun ini lantara melihat kesiapan dari Bandara Internasional Juwata Tarakan yang sudah dibangun baru.

“Memang  baru kita usulkan sekarang karena bandaranya sendiri kesiapannya baru tahun ini layak untuk diterbangkan pesawat komersil. Pembangunan bandara di Maratua itu juga baru selesai 2016, artinya penerbangan perintis ini kan untuk menjangkau daerah yang berada di perbatasan atau tidak terjangkau transportasi lain tanpa mengesampingkan aspek keselamatannya,” tuturnya lagi. Sehingga begitu semuanya sudah siap, barulah pesawat perintis ini mulai dioperasikan tahun ini. Seperti keselamatan bandaranya sendiri yang sudah dilengkapi fasilitas penunjang keselamatan.

Untuk penerbangan perintis ini sendiri dicoba diusulkan setiap tahunnya. Dan jika demand dinilai bagus serta penerbangan lancar dan ada maskapai pesawat regular yang berminat membuka rute ke daerah tersebut, tidak menutup kemungkinan pesawat perintis ini diberhentikan dan digantikan dengan pesawat regular. Hal ini juga dianggap untuk merangsang pertumbuhan ekonomi maupun pangan di daerah perbatasan.

Sementara itu Kepala Bandara Juwata Tarakan, Hemi Pamuraharjo menuturkan, mendukung akan adanya pesawat perintis tersebut, serta ikut berharap naiknya pertumbuhan di daerah Maratua dan sekitarnya.

“Fungsi dari perintis ini kan untuk melancarkan arus barang dan penumpang dari segi ekonomi, sosial, politik, budaya antar daerah di Kaltara. Dengan adanya ini, pertumbuhan di daerah Maratua sekitarnya semakin cepat. Kalau ekonomi wisatawan tumbuh, pertumbuhan sekitar juga bagus, peminatnya bagus, perintis akan kita tambah penerbangannya 3 kali,” imbuh Hemi.

Adanya pesawat perintis ini sendiri dianggap terlambat oleh Hemi, lantara terkendala administrasi, sehingga untuk sosialisasi sudah lama dilakukan dan tinggal menunggu pesawat ini beroperasi. Pesawat perintis tersebut adalah hasil lelang yang dimenangkan oleh Susi Air.

“Semoga lancar, masyarakat senang dengan adanya pesawat ini, pertumbuhan daerah juga naik. Evaluasi ini adalah enam bulan dan satu tahun, kalau peminatnya bagus dan waiting listnya nambah, akan kita usulkan tahun depan menambah penerbangan tiga kali dalam satu minggu. Tapi kalau terparah peminatnya kurang, tetap beroperasi satu kali dalam satu minggu, karena ini bukan pesawat komersial,” tutupnya.

Pesawat perintis difokuskan dan berguna untuk meningkatkan pembangunan serta kenaikan pertumbuhan ekonomi di daerah terutama di perbatasan. Pesawat perintis ini pun juga dibiayai seluruhnya oleh pusat. (*/aul)

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:50

Pemain Ditangkap, Pemilik Tempat Judi Dibiarkan

TARAKAN – Dua saksi dari petugas kepolisian, disemprot hakim saat menjalani proses sidang perkara…

Sabtu, 21 April 2018 10:49

DiDuga Serobot Aset, Pensiunan Pertamina Jadi Tersangka

TARAKAN - Setelah dilaporkan pada 2016 lalu oleh pihak Pertamina EP Asset 5 Field Tarakan, terkait dugaan…

Sabtu, 21 April 2018 10:40

Ditinggal Ganti Baju, Pas Keluar Motor Hilang

TARAKAN – Sepeda motor warga RT 53, Kelurahan Karang Anyar, raib akibat ulah si “tangan…

Kamis, 19 April 2018 16:06

Nekat, Sulaiman Curi Burung Milik Anggota Brimob

TARAKAN – Jika sebagian para pencinta burung menganggap burung sebagai hewan yang bermanfaat untuk…

Selasa, 17 April 2018 15:20

Tak Hanya Pencurian, Si Tomboi itu Juga Terjerat Narkoba

TARAKAN – Tak hanya terjerat satu kasus, Siti Rahma ternyata melakukan sejumlah tindak pidana…

Selasa, 17 April 2018 15:14

Pemuda Ini Batal Nikah Gara-Gara Ditangkap Polisi, Ini Sebabnya..

TARAKAN – Mungkin pria berinisial TH (26) ini sedang apes. Akibat tertangkap basah oleh Satreskoba…

Senin, 16 April 2018 16:14

Polisi Temukan Toko Distributor Lem Alteko Palsu

TARAKAN - Usai mendapatkan laporan mengenai ada peredaran lem Alteco palsu yang banyak terjual di sejumlah…

Senin, 16 April 2018 14:20

Ketahuan “Nyogok”, Siap-Siap Dapat Sanksi Tegas

TARAKAN - Untuk pertama kalinya Polda Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan penandatangan fakta integritas…

Senin, 16 April 2018 14:17

Adu Mulut, Suami Ambil Kursi Sofa lalu Lempar Istri

TARAKAN - Bukannya menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, pria berinisial AN ini malah menggunakan…

Jumat, 13 April 2018 14:26

Benih Kelapa Sawit Ilegal Gagal Diselundupkan

TARAKAN – Selain maraknya aksi penyelundupan sabu di wilayah perbatasan, kali ini aksi penyelundupan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .