UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 16 Juni 2017 12:43
Pemilihan Ketua DPC PDIP Salahi Aturan?

Lima Nama di Rekomendasi Tidak Sampai ke DPP

PROKAL.CO, TARAKAN – Menyambut pemilihan Wali Kota Tarakan yang tidak lama lagi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tarakan terlihat tanpa aktifitas. Hal ini dikarenakan partai berlambang banteng tersebut telah dibekukan, lantaran belum memiliki ketua DPC baru. Sehingga PDIP Tarakan tidak diizinkan melakukan penjaringan bakal calon (balon) Pilwali Tarakan 2018.

Namun dalam proses pencarian ketua baru, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai PDIP Kaltara dinilai menyalahi aturan partai. Pasalnya, dari rapat pleno yang dilakukan DPC beserta PAD yang ada di Tarakan, 9 nama yang disepakati menjadi calon ketua baru DPC PDIP Tarakan. Namun ketika sampai ke pihak DPP PDIP, hanya 5 nama calon ketua saja yang masuk.

"Hal ini sudah jelas melanggar aturan partai. Tidak ada kapasitas DPD menggugurkan nama calon ketua yang direkomendasikan oleh internal DPC," tegas Ir. Suhardi, salah satu calon ketua yang digugurkan, Kamis (15/6).

Mantan Ketua DPC PDIP Tarakan periode  2005 - 2010 itu menjelaskan, 9 nama yang diusung menjadi calon ketua yakni, dirinya sendiri (Ir. Suhardi), Iwan Setiawan, Mashudi, David Dodok, Asep Sugianto, Sutiono, Rahmat Sewa, Gusmin, dan Abu Ramsyah. Setelah hasil rapat pleno tersebut dikirim, PDIP Kaltara menambahkan satu calon, yakni M. Thamrin sebagai rekomendasi.

"Sehingga dalam pengusungan, ada 10 calon ketua yang direkomendasikan. Tidak salah pihak DPD PDIP Kaltara merekomendasikan juga. Dalam prosedur di dalam PDIP, DPD hanya diperbolehkan mengusung 2 nama saja," terang Ir. Suhardi.

Namun, alangkah kagetnya ia setelah beserta 4 calon ketua lainnya mendapat informasi terkait surat undangan dari DPP. Surat tersebut berisi 5 nama calon ketua yang diundang DPP untuk datang ke pusat. Setelah pihaknya menyelediki lebih lanjut, ternyata dari informasi yang didapatkan hanya lima nama saja yang sampai ke DPP PDIP. Lima nama itu ialah Abu Ramsyah, Gusmin, Rahmat Sewa, Sutiono, dan Asep Sugianto. Sedangkan 5 nama lainnya, seperti Ir. Suhardi, Iwan Setiawan, Mashudi, David Dodok dan M. Thamrin hilang entah kemana.

"5 nama itulah yang sampai ke DPP. Tidak tahu nama kami berlima dikemanakan. Apakah mungkin tinta dikertas surat yang dikirim ke DPP luntur saat di pesawat," kesal Ir. Suhardi.

Dirinya mengaku sebelumnya sudah melakukan komunikasi kepada pihak DPD PDIP Kaltara, khususnya Jhoni Laing sebegai ketua. Namun tak ada hasil yang didapatkan. Ketika dihubungi melalui telepon seluler maupun media sosial, tidak ada tanggapan dari Jhoni Lain.

Dirinya meminta keadilan dalam internal PDIP sendiri. Khususnya terkait lima nama yang digugurkan tanpa alasan tersebut. Dikatakan Ir. Suhardi, Ketua DPD PDIP Kaltara harus bertanggung jawab atas hal ini.

"Ini juga pastinya berdampak pada PAD di Tarakan. Soalnya, 5 nama yang digugurkan itu adalah jagoannya PAD-PAD di Tarakan. Waktu dengan ada peristiwa ini, banyak loh PAD yang mau lepas atribut. Oleh karena itu, ini harus dipertanggung jawabkan Ketua DPD," tambahknya.

Sementara Wakil Ketua DPD Kaltara, H. Sukardi mengatakan sesuai dengan lambang PDIP yaitu moncong putih, itu artinya semua kader harus jujur. Menurutnya, melihat peristiwa yang dialami saat ini adalah sebuah peristiwa yang tidak beres.

"Saya mengatakan seperti ini terpaksa. Karena jika memang ada perubahan dalam pengusungan calon ketua, seharusnya saya dipanggil lagi untuk turut serta dalam perat pleno perubahan itu. Konstitusi, ideologi, demokrasi PDIP telah diinjak-injak oleh person-person berjiwa kerdil," tegasnya.

Dalam mekanisme pengusungan ketua DPC, dikatakan H. Sukardi, setiap PAD minimal mengusung 2 dan tidak ada batas maksimal. Berdasarkan pantauan dirinya sebelumnya, dari seluruh PAD yang ada di Tarakan, mereka mengusungkan 9 nama calon ketua DPC. Ke 9 calon itulah yang diplenokan oleh DPC.

"Setelah itu, DPC mengirimkan nama 9 ke DPD. Pihak DPD menambah satu nama calon ketua. Sehingga pada saat itu, DPD langsung memplenokan ada 10 nama yang menjadi calon ketua DPC," jelasnya.

Dirinya melanjutkan jika ada perubahan dalam pleno yang sudah disepakati tersebut, harusnya ada pemberitahuan kepada DPC beserta PAD. Namun bukan hanya pihak DPC dan PAD saja yang tidak tahu terkait perubahan tersebut. Bahkan dirinya sendiri tidak mendapatkan informasi perubahan nama calon itu.

"Saya rasa Ketua sama Sekretaris DPD PDIP ini gak beres. Itu lah kenapa saya bilang person-person berjiwa kerdil. Kalau memang berani, coba jelaskan agar dapat mengklarifikasi masalah ini," tutupnya. (*/Hai)

 


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:15

Eksekusi Mati Ayau, Negara Harus Keluarkan Rp200 Juta

TARAKAN – Sejak divonis mati dua bulan lalu oleh Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, tepatnya 15 Juni,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:12

Polisi Akan Panggil Saksi Ahli

TARAKAN – Meski sudah menetapkan tersangka atas kecelakaan speedboat SB Rezeki Baru Kharisma,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:12

Polisi Cari Bukti Baru Kasus Bayi Freezer

TARAKAN – Unit Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tarakan masih terus melakukan penyidikan…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:58

Pemkot Tarakan Sorot Pengerjaan Proyek Jalan Pulau Banda

TARAKAN – Belum genap sebulan pengerjaan perbaikan ruas Jalan Pulau Banda dan Pepabri, kini rusak…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:58

Pemkot Tarakan Sorot Pengerjaan Proyek Jalan Pulau Banda

TARAKAN – Belum genap sebulan pengerjaan perbaikan ruas Jalan Pulau Banda dan Pepabri, kini rusak…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:55

Hina TNI AL di Facebook, Akun HRH Dilaporkan ke Polisi

TARAKAN - Akibat nama institusi Lantamal XIII Tarakan dihina di media sosial (medsos) facebook, pihak…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:54

Tak Terima Celana Dicuci, Istri Dikungfu, Lalu Dilempar Api Rokok

TARAKAN – Bermaksud ingin menjadi istri yang baik dengan mencucikan pakaian kotor sang suami,…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:53

Untuk Orangtua, Jangan Biarkan Anak Keluyuran Malam’

TARAKAN – Bukannya memperingati HUT RI dengan melakukan hal positif, para remaja ini malah kembali…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:51

Hajar Pemabuk, Preman Ciut di Depan Hakim

TARAKAN – Merasa menjadi penguasa di Simpang 3 Tarakan karena memiliki otot kekar, Lukman yang…

Rabu, 16 Agustus 2017 15:43

Mencuri di 20 Tempat, Baru 2 Korban yang Melapor

TARAKAN - Maraknya pencurian membuat polisi  gencar melakukan penyelidikan terkait keberadaan para…

Mantan Kepala Bandara Tak Hadiri Sidang Korupsi

Gelapkan Biaya Kamar Tamu STQ, Supervisor Hotel Dibui

Polisi Cari Bukti Baru Kasus Bayi Freezer

Lima Bulan Tak Dibayar, Buruh Mengadu ke DPRD Tarakan

Polisi Akan Panggil Saksi Ahli

Hina TNI AL di Facebook, Akun HRH Dilaporkan ke Polisi

BEJAT! Ketagihan Film Porno, Bocah 7 Tahun Digarap

Eksekusi Mati Ayau, Negara Harus Keluarkan Rp200 Juta

Tak Terima Celana Dicuci, Istri Dikungfu, Lalu Dilempar Api Rokok

Hajar Pemabuk, Preman Ciut di Depan Hakim
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .