UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Jumat, 16 Juni 2017 12:48
Sekolah Gunakan Sistem Zonasi, Orangtua Galau
TERAPKAN SISTEM BARU : Salah satu sekolah yang ada di Nunukan yang bakal menerima peserta didik baru. Dalam penerimaan ini banyak aturan baru yang ditetapkan. Seperti sekolah 5 hari dan pulang jam 4 sore. (RIZKYAH AYU/KALTARA POS)

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sistem zonasi yang diterapkan dalam syarat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), kini menjadi keluhan para orang tua siswa. Sebab, dengan system ini dianggap sangat menyulitkan calon siswa.

Seorang warga Nunukan, Ismail mengatakan, kondisi ini memang sangat miris meski hal ini sudah menjadi aturan yang bharus diterapkan. “Kasihan siswa dipersulit. Dari keluhan orang tua kepada saya juga sepertinya ada masalah jika ini berlanjut,” ungkapnya kepada Kaltara Pos, sekira pukul 08.00 WITA, Kamis (15/6).

Bahkan, dari pantauan Kaltara Pos, Senin (12/6) lalu, banyak calon siswa yang menggunakan seragam Sekolah Menengah Pertama (SMP) pergi mendaftar dibeberapa sekolah. Namun, hasilnya nihil ketika mengetahui saat ini menggunakan sistem zonasi.

Dia mengatakan, niatan  para siswa yang ingin masuk ke sekolah favorit akhirnya kandas. Terlebih lagi, ketika tidak diterima dikarenakan Nilai Ebtanas Murni (NEM) yang tidak memenuhi standar. “Mereka yang awalnya semangat ingin masuk sekolah favorit akhirnya tak jadi. Pendidikan sekarang kelihatannya makin sulit. Pendaftarannya saja sampai buat siswa berkeliling untuk cari sekolah,” jelasnnya.

Informasinya, system zonasi digunakan agar semua sekolah dapat menjadi sekolah favorit. Sehingga, tidak ada keterbatasan prestasi antara satu sekolah dengan sekolah yang lainnya. Hal ini lah yang juga diterapkan di Nunukan. Hanya saja, sekolah juga masih berpatokan dengan NEM sebagai syarat untuk lulus atau tidaknya calon siswa tersebut.

Sementara warga lainnya juga mengaku hal ini yang serupa, Rahmi. Kata dia, anaknya saat ini kesulitan untuk mendaftarkan diri. Sebab, masih terkendala dengan NEM dan system zonasi yang digunakan. “Lama-lama anak saya tidak sekolah kalau sampai begini carannya,” terang Rahmi.

Bahkan diakuinya, kebanyakan orang tua binggug lantaran belum mengetahui infromasi jika sekolah kini menggunakan sistem zonasi. “Yang tinggal di Nunukan Selatan harus mendaftar di Nunukan Selatan. Tapi anak kami tidak mau sekolah disitu. Terus kami sebagai orang tua harus bagaimana,” tutupnya. (*/yua)

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 11:11

Kasus Korupsi Rehab Kapal KSOP Bakal Seret 3 Nama Lagi

NUNUKAN - Kasus korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Syahabandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)…

Senin, 16 Oktober 2017 11:39

Polres Nunukan Ungkap Jaringan Sabu Internasional

NUNUKAN – Jaringan peredaran narkotika internasional akhirnya berhasil diungkap aparat Satuan…

Rabu, 11 Oktober 2017 11:13

Jaksa Datangkan Ahli Mesin Periksa Kapal

NUNUKAN – Belasan saksi telah diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan. Kasus dugaan korupsi…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:58

Panyiwi Tewas, Ada Kopi Jantan di Kantong Celananya

NUNUKAN – Belum diketahui kepastian penyebab kematian pria ini, namun kejadian sempat bikin warga…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:56

Pakai Pasal Pemerasan dan Pengancaman, Kok Bisa?

NUNUKAN – Berkas perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) di PT Pelni Cabang Nunukan telah dilimpahkan…

Senin, 09 Oktober 2017 10:01

Korupsi Pasar Selisun Belum Digarap BPK

NUNUKAN - Kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Selisun, Nunukan, terus menjadi perhatian berbagai…

Kamis, 05 Oktober 2017 11:17

Polisi Belum Pastikan Penyebab Kebakaran

NUNUKAN – Penyebab kebakaran pasar Inhutani yang menghanguskan puluhan kios pedagang, Selasa (3/10),…

Kamis, 05 Oktober 2017 11:13

Dikeroyok Gara-gara HP, Satu Korban Kena Tikam

NUNUKAN – Hanya persoalan sepele, kasus perkelahian yang berujung penganiayaan kembali terjadi…

Kamis, 05 Oktober 2017 11:06

Tersengat Listrik, Cecep Nyaris Tewas

NUNUKAN – Nyawa pria yang satu ini untuk saja terselematkan, setelah nyaris tewas tersengat listrik.…

Rabu, 04 Oktober 2017 11:25

Tragedi Selasa Kelabu, Pasar Inhutani Membara Lagi

NUNUKAN – Duka kembali dirasakan pedagang di pasar Inhutani, setelah melihat lapak jualannya ludes…

Polres Nunukan Ungkap Jaringan Sabu Internasional

Kasus Korupsi Rehab Kapal KSOP Bakal Seret 3 Nama Lagi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .