UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Sabtu, 17 Juni 2017 10:47
Divonis 8 Tahun, Eka ‘Ngemis’ Minta Keringanan

Sedih Harus Berpisah dengan Dua Anak Balitanya

-

PROKAL.CO, TARAKAN - Menghadapi sidang putusannya di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Kamis (15/06), terdakwa Eka Lestari yang karena terbukti memesan sabu dari dalam Lapas Tarakan, tampaknya tak bisa mengucap syukur dalam menerima vonis dari hakim. Meski putusan 8 tahun penjara lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni 12 tahun pidana. Namun, terdakwa Eka Lestari masih terlihat keberatan. Pasalnya setelah diputus, janda dua anak itu akan berpisah selama 8 tahun juga dengan anaknya yang masih balita.

“Tolong, berikan saya hukuman seringan-ringannya pak, karena saya masih memiliki dua orang anak yang masih berumur 3 dan 5 tahun,” kata Eka Lestari dalam persidangannya di PN Tarakan, kemarin (15/6).

Walapun sudah menyampaikan pembelaan secara lisan dan tertulis, namun majelis hakim mengaku tidak bisa memberikan putusan lebih ringan dari putusan yang sudah ditetapkan. “Ini sebenarnya sudah termasuk ringan, apalagi Eka lestari dituntut dengan pasal yang sama dengan terdakwa Ayau yang diputus hukuman mati pada persidangan kemarin,” kata Hakim Ketua

Mahyudin Igo SH saat wawancara dengan Kaltara Pos, kemarin (16/6).

Igo melanjutkan, bahkan jika Eka dituntut dengan Pasal 114 Ayat UU Narkotika, bisa diputus pidana maksimal 20 tahun. Sesuai dengan bunyi pasal itu. Namun, melihat kejadian perkara dan pertimbangan yang ada, Eka bisa mendapatkan keringanan dari tuntutan JPU hingga putusan hakim.

“Selain karena sabunya juga tidak sebanyak Ayau, hanya 10 gram saja, namun tetap saja melebihi 5 gram. Sehingga dituntut tinggi, tapi kita kan melihat juga kalau terdakwa Eka masih punya anak kecil yang masih butuh kasih sayangnya. Makanya kami beri keringanan yang tinggi juga, berkurang 4 tahun,” terangnya.

Perkara Eka Lestari ini juga menyeret Petugas Lapas Tarakan. Sehingga kasusnya mendapat perhatian Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Tarakan. “Ini menarik, sudah saatnya kita harus tahu siapa oknum nakal yang suka bemain di dalam Lapas Tarakan,” kata dr Agus Surya Dewi M, PD ketika dijumpai Kaltara Pos, kemarin (16/6).

Selain itu, wanita yang akrab disapa Dewi itu juga menganggapi pernyataan Eka Lestari yang mengatakan kalau dirinya lupa dengan nama petugas Lapas yang membantunya itu. “Kalau dia lupa kita bawa ke psikater saja, biar kita tahu kalau Eka berbohong atau tidak,” ungkapnya.

Dewi berharap semua pihak bersinergi untuk menghentikan jaringan narkoba di Tarakan. “Saya hanya bisa berharap, kalau jadi petugas harus jujur lah dengan tidak ikut terlibat narkoba juga. Kalau tidak jujur bagaimana kita mau menyelamatkan Tarakan dari peredaran narkoba,” tutupnya. (*/osa)


BACA JUGA

Senin, 24 Juli 2017 12:14

Tiga Korban Tergeletak, Sopir Mobil Hilang

TARAKAN – Kecelakaan hebat terjadi di Jalan Mulawarman sekira pukul 23.45 Wita, Sabtu (23/7).…

Senin, 24 Juli 2017 12:11

Jalurnya Diambil, Guru Ngaji Ditabrak

TAK hanya di Jalan Mulawarman, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) lainnya juga terjadi di Jalan Pangeran…

Senin, 24 Juli 2017 11:32

Dituntut 17 Tahun Penjara, Pengusaha Ini Nangis

TARAKAN – Usaha dagang baju milik Sari tampaknya tak bisa lagi dilanjutkan. Pasalnya, tuntutan…

Sabtu, 22 Juli 2017 12:04

KPU Waspadai ‘Penyusup’ di PPK dan PPS

TARAKAN – Proses pemilihan wali kota (Pilwali) Tarakan sudah semakin dekat. Sesuai tahapan, pemilihan…

Sabtu, 22 Juli 2017 12:03

Hari Ini Timsel Umumkan 6 Nama Panwaslih yang Lolos

TARAKAN – Pemilihan wali kota (Pilwali) Tarakan semakin dekat. Pihak penyelenggara pun terus mempersiapkan…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:56

Senggolan di Jalan Mulawarman, 2 ABG Dilarikan ke Rumah Sakit

TARAKAN – Kecelakaan lalu lintas tak bisa dihindari 3 remaja bernama Steven, Tiny dan Noflin sekira…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:53

Dibawa dari Kampung, Dijanjikan Kerja di Rumah Makan, Eh.. Malah Jadi PSK

TARAKAN – Terdakwa human trafficking, Ocha dan Suryadi hanya bisa diam seribu bahasa saat menjalani…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:53

Penjambret Dibekuk, Satu Pelaku Pernah Membunuh

TARAKAN – Upaya aparat kepolisian mengungkap siapa pelaku penjambretan yang selama ini membuat…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:51

Kecelakaan Maut di Pantai Amal Masih Didalami

TARAKAN – Hingga saat ini aparat kepolisian tampaknya masih belum bisa memastikan penyebab kasus…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:48

Diparkir di Pinggir Jalan, Honda Beat Raib

TARAKAN - Waspadalah jika memarkir motor tepat di pinggir jalan, apalagi jalan tersebut sepi. Pasalnya,…

Diparkir di Pinggir Jalan, Honda Beat Raib

Ada Pungli Selama PPDB, Laporkan!

DPP Tunjuk Abu Ramsyah Pimpin PDIP Tarakan

NGERI! Darah Bercereran di Gunung Amal

Bantah Ilegal, Penambang Pasir Tunjukan Bukti

Lembaga Islam Tak Dilibatkan di STQ, MUI: Maklum Provinsi Baru

Senggolan di Jalan Mulawarman, 2 ABG Dilarikan ke Rumah Sakit

Balap Liar, JK dan Motornya Diangkut Polisi

STQ Dievaluasi, Perwakilan EO Tak Hadir

Kekurangan Murid, SMP Mulawarman Akan Ditutup
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .