UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Sabtu, 17 Juni 2017 10:49
Ahong Kalah Gugatan, Budi Wong Ogah Ganti Rugi
MENANG : Agustan memperlihatkan hasil sidang yang memenangkan kliennya, kemarin. (Osarade/kaltara pos)

PROKAL.CO, TARAKAN – Kasus gugatan yang dilayangkan korban tanah longsor, Aji Wiwieko Hongga atau Ahong terhadap pemilik siring dan pagar, Budi Wong berakhir. Kini, tak ada lagi perkara ganti rugi lantaran hakim menegaskan Budi Wong memenangkan gugatan ini.

Dalam perjalanan kasus ini, Ahong menggugat Budi Wong lantaran rumahnya rusak berat di bagian belakang. Semua bermula saat musim penghujan yang membuat tanah dan di siring dan pagar yang dibangun Budi Wong di sekitar Perumnas, Kelurahan Karang Anyar bergerak dan ambruk pada 27 Juni 2016. Tanah itu kemudian menimpa rumah Ahong sehingga tak hanya dinding, atap dan perabotan ruamh Ahong di bagian belakang rusak berat.

Tanah dari siring itu sampai masuk ke dalam rumah Ahong. Atas peristiwa yang membuat Ahong rugi besar ini, Budi Wong memberikan sejumlah uang perbaikan kerusakan. Namun sayang, Ahong tidak menerima upaya penggantian kerusakan itu lantaran dianggap tidak sesuai dengan nilai kerusakan rumahnya yang rusak parah. Ahong pun memilih upaya hukum ke Polres Tarakan.

Sempat dimediasi, lagi-lagi Ahong dan Budi Wong tak menemukan kata sepakat yang akhirnya diteruskan hingga ke Pengadilan Negeri (PN) Tarakan. Dalam sidang putusan di PN Tarakan, Kamis (15/6), majelis hakim memutuskan menolak gugatan Ahong terhadap Budi wong. Majelis hakim menegaskan, berkas gugatan Ahong kurang sehingga menjadi salah satu alasan mengapa gugatan Ahong ditolak oleh majelis hakim.

“Objek perkara yang diberikan oleh penggugat tidaklah spesifik, sehingga menjadi buram ketika kita ingin menghubungkan antara pidana hukum dan permasalahan yang terjadi. Makanya, kami majelis hakim, tidak bisa menerima gugatan Ahong,” kata ketua majelis hakim Christo EN Sitorus SH Mhum ketika dijumpai Kaltara Pos, Kamis (15/06).

Kuasa hukum penggugat sempat protes pada majelis hakim karena majelis tidak membacakan berkas putusan secara utuh.  Namun, Christo mengaku majelis hakim tidak masalah dengan tanggapan kuasa hukum penggugat lantaran sudah disepakati di dalam persidangan.

“Berkas tuntutan kan akan kita berikan kepada kedua belah pihak, baik penggugat maupun tergugat. Jadi, buat apa mau dibacakan seluruhnya,” tuturnya.

Sementara itu, kuasa hukum Budi Wong, Agustan SH mengaku keputusan majelis hakim sudah tepat. Pasalnya, sejak awal dirinya merasa pihaknnya memang tidak pernah melawan hukum terakit perkara ini. “Makanya gugatan mereka ditolak dan saya bersyukur,” kata Agustan SH.

Agustan mengatakan, setelah memenangkan perkara ini

pihak Budi Wong tidak akan mau memberikan ganti rugi apapun lagi pada Ahong. “Ngapain kita mau ganti rugi. Sejak awal kita sudah mau ganti rugi kok, tapi malah dituntut. Kalau sekarang baru mau terima ganti ruginya, sudah jelas pihak kita tidak akan mau,” ujarnya lagi.

Menurut Agustan, pihak Ahong juga sudah tidak punya alasan lagi untuk meminta ganti rugi kepada pihaknya lantaran longsor yang terjadi setahun yang lalu itu disebabkan oleh bencana alam.

“Walapun karena murni bencana alam klien saya tetap mau bertanggung jawab. Tapi penggugat yang bersikeras untuk membawanya ke jalur hukum dan setelah gugatannya ditolak. Saya harap, penggugat jangan datang lagi dengan meminta ganti rugi lagi,” tutupnya. (*/osa)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 16:20

Keluarga Emosi, Sidang Pembunuhan Sempat Ricuh

TARAKAN – Sidang perdana kasus penikaman yang menewaskan MI, dengan terdakwa Muhammad Nur, yang…

Rabu, 13 Desember 2017 16:18

Nekat Gantung Diri, Diduga karena Depresi

TARAKAN – Bastian Selle (31) yang ditemukan tewas gantung diri di indekosnya di Jalan Gajah Mada,…

Rabu, 13 Desember 2017 16:05

Penjual Obat Penggugur Kandungan Ogah Buka Mulut

TARAKAN – Hasil pengembangan yang dilakukan Satreskrim Polres Tarakan terhadap kasus pembuangan…

Selasa, 12 Desember 2017 16:51

Lulusan SMP Terbaik Kaltara, Ayo Daftarkan Dirimu di SMA Pradita Dirgantara

TARAKAN – Sekolah Menengah Atas (SMA) Pradita Dirgantara yang merupakan sekolah unggulan TNI AU,…

Selasa, 12 Desember 2017 13:44

Geger! Sopir Angkot Ditemukan Gantung Diri

TARAKAN - Warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Karang Anyar, tadi malam (11/12) sekira pukul 19.00 Wita,…

Selasa, 12 Desember 2017 13:39

PH Pertanyakan Kapasitas Lantamal Usut Narkoba

TARAKAN – Proses sidang salah satu terdakwa perkara narkotika bernama Zainal, yang diduga melibatkan…

Selasa, 12 Desember 2017 13:27

Kasus Pembuangan Janin Seret Tersangka Baru

TARAKAN – Setelah menetapkan tersangka pembuangan janin di Jalan P Aji Iskandar, Kelurahan Juata…

Senin, 11 Desember 2017 12:01

Sehari, Dua ‘Monster’ Cabul Diciduk Polisi

TARAKAN – Meski usianya sudah renta, ternyata tidak menyurutkan pria berinisial AL (51) ini berbuat…

Senin, 11 Desember 2017 11:50

Janin Pelaku Ternyata Berusia 4 Bulan

TARAKAN – Kasus pembuangan janin bayi di pinggir sungai Jalan Pangeran Aji Iskandar, Kelurahan…

Senin, 11 Desember 2017 11:45

Senggol Speedboat TNI AL Lalu Tabrak Pohon Bakau di Pulau Sadau, Satu Nelayan Meninggal

TARAKAN – Nyawa seorang pria bernama Taufiq tak bisa diselamatkan. Dia meninggal dunia setelah…

Janin Bayi Diduga Meninggal 18 Jam Sebelum Ditemukan

Niatnya Pinjam Gergaji Malah Ditikam, Pelaku Dicari Polisi

Si Cantik, Mantan Supervisor Hotel Akui Gelapkan Uang Buat Liburan

Pasir di Jalan Membawa Petaka, Tangan Musadah Patah Lagi

Habis Salat, Kepala Bocah Bocor Ditabrak Pengendara Misterius

Cangkul Bom Aktif, Warga Pantai Amal Lapor Polisi

Dikira Meninggal Usai Tabrakan, Ternyata Tertidur

Sehari Dua Motor Hilang Digondol Maling

Duarrr! Remaja Tabrak Pengendara Boncengan Sekeluarga

Heboh! Bom Ditemukan di Proyek Penanggulangan Banjir
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .