UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Sabtu, 17 Juni 2017 11:01
X-Ray Rusak, Pelindo Pede Pelabuhan Malundung Aman

Tak Ada Teknisi, X-Ray Tak Bisa Diperbaiki

Pelabuhan Malundung, Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN – Sudah beberapa bulan lamanya, Pelabuhan Malundung di Lingkas Ujung, Tarakan, tidak dilengkapi dengan sistem pendeteksi X-Ray. Pasalnya X-Ray yang merupakan bantuan dari negara Amerika tersebut rusak dan belum bisa dioperasikan untuk sementara waktu.

Dijelaskan Manajer Operasi Pelindo II Tarakan, Edi Heriyanto, tahun lalu hanya 1 X-Ray yang rusak, namun tahun ini bertambah lagi 1 X-Ray yang bermasalah. Sehingga semua X-Ray tidak berfungsi di Pelabuhan Malundung.

“Kami sudah berupaya untuk memperbaiki mesin X-Ray itu, tapi karena itu berupa hibah dari luar negeri, tidak ada teknisi yang mampu untuk memperbaiki X-Ray tersebut. Sparepart-nya pun juga sudah lama dan tidak tahu pasti masih ada atau tidak. Mesin ini diberikan sekitar 2007,” ujar Edi saat ditemui di kantornya, kemarin (16/6).

Bantuan X-Ray ini bukan hanya diberikan pada Pelabuhan Malundung, namun juga pelabuhan di Parepare, Ternate dan Jayapura. Pihak Pelindo sendiri sudah merapatkan dengan instansi terkait seperti Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan, KP3, Bea Cukai, Balai Karantina Pertanian Tarakan maupun instansi lain perihal permasalahan belum adanya teknisi yang bisa memperbaiki.

Dikonfirmasi perihal penyebab kerusakan, Pelindo juga tidak mengetahui lantarna tidak ada yang mengerti tentang mesin X-Ray tersebut. “Pelindo selalu berusaha untuk memperbaiki, bukan kami diam, hanya mungkin teknisinya yang tidak ada di Tarakan atau memang ini mesin lama jadi belum ada yang bisa memperbaiki, intinya kami terus berusaha. Kami sudah menunjuk tim kami untuk mencari ini jenis mesin apa, keluaran tahun berapa, agar bisa menemukan teknisi yang bisa,” imbuhnya.

Edi juga mengaku Pelindo Tarakan sudah bersurat ke pemerintah pusat perihal permasalahan ini dan pusat sudah menginstruksikan bagian teknis mereka. Namun sampai sekarang masih dalam tahap mencari teknisi.

Namun, meski tanpa X-Ray, Edi yakin Pelabuhan Malundung tetap aman. Pasalnya bagi orang-orang yang ingin menyelundupkan barang ilegal, biasanya tidak menyembunyikan barang selundupan di dalam koper atau kardus yang dilalui X-Ray. Pelindo pun juga sudah bekerjasama dengan KP3, Bea Cukai, Balai Karantina dan instansi lain yang biasa mendirikan posko selama Ramadan di pelabuhan maupun Bandara.

“Untuk antisipasi selama Ramadan, X-Ray itu kan untuk memeriksa barang. Dan jika saat ini tidak ada X-Ray, KP3 yang berwenang merasa barang itu mencurigakan dan perlu diperiksa. Kalau detector itu kami ada 3, memang tidak bisa mendeteksi sabu-sabu. Namun memang itu sudah ranahnya polisi untuk pemeriksaan. Sejauh ini belum ada penyelundukan sabu-sabu lewat X-Ray di Pelabuhan Malundung kok,” beber Edi.

Sehingga pada saat Lebaran nanti, Pelindo dan instansi terkait lain akan lebih fokus pada peningkatan pengamanan selama masih rusaknya X-Ray tersebut. Edi juga menuturkan, adanya X-Ray pun juga tidak menjamin tetap aman dari penyelundupan, karena masyarakat bisa menyelundupkan barang ilegal dari jalan lain seperti laut.

Dikonfirmasi perihal pergantian mesin yang baru, pihak Pelindo belum memikirkan hingga ke sana lantaran biaya yang dihabiskan cukup besar untuk membeli mesin X-Ray yang baru. “Kita coba terus cari teknisi, semua sudah kita rapatkan dan kita sampaikan untuk cari masukan. Jadi kami minta siapapun yang ada teknisi silakan dicoba untuk memperbaiki ini. Kalau untuk cari investasi baru ya biaya terlalu besar,” tutupnya.

Sementara itu, jika masih belum ada X-Ray dan terpaksa pemeriksaan barang penumpang adalah dengan membongkar satu per satu, dinilai bukan wewenang Pelindo. Hal tersebut merupakan wewenang polisi jika memang barang tersebut mencurigakan dan perlu untuk diperiksa.(*/aul)


BACA JUGA

Kamis, 19 April 2018 16:09

Divonis 1,2 Tahun, Si Tomboi Ternyata Berbadan Dua

TARAKAN – “Saya tidak gendut Pak, cuma memang saya lagi hamil”. Begitulah pengakuan…

Kamis, 19 April 2018 16:06

Nekat, Sulaiman Curi Burung Milik Anggota Brimob

TARAKAN – Jika sebagian para pencinta burung menganggap burung sebagai hewan yang bermanfaat untuk…

Selasa, 17 April 2018 15:26

Menyamar sedang Joging, Polisi Tangkap Pengedar Sabu

TARAKAN – Baru 30 menit merasakan segarnya udara pagi, Makmur yang menjadi penggedar narkotika…

Selasa, 17 April 2018 15:25

Pemasok Sabu untuk Nelayan dan Petani Rumput Laut Dibekuk Polisi

TARAKAN - Diduga menjadi pemasok sabu-sabu untuk para nelayan dan petani rumput laut di Pantai Amal,…

Selasa, 17 April 2018 15:23

Mau ke Kondangan, Malah Berakhir di Rumah Sakit

TARAKAN - Nasib nahas dialami Peter Sanda. Berniat menghadiri acara pernikahan, Minggu (15/4) malam…

Selasa, 17 April 2018 15:21

Karena Burung, Mengantarkan Suhardi ke Penjara

TARAKAN – Suhardi hanya tertunduk tak berdaya di depan majelis hakim. Dia tak kuasa menahan sedih…

Selasa, 17 April 2018 15:20

Tak Hanya Pencurian, Si Tomboi itu Juga Terjerat Narkoba

TARAKAN – Tak hanya terjerat satu kasus, Siti Rahma ternyata melakukan sejumlah tindak pidana…

Selasa, 17 April 2018 15:14

Pemuda Ini Batal Nikah Gara-Gara Ditangkap Polisi, Ini Sebabnya..

TARAKAN – Mungkin pria berinisial TH (26) ini sedang apes. Akibat tertangkap basah oleh Satreskoba…

Senin, 16 April 2018 16:14

Polisi Temukan Toko Distributor Lem Alteko Palsu

TARAKAN - Usai mendapatkan laporan mengenai ada peredaran lem Alteco palsu yang banyak terjual di sejumlah…

Senin, 16 April 2018 14:20

Ketahuan “Nyogok”, Siap-Siap Dapat Sanksi Tegas

TARAKAN - Untuk pertama kalinya Polda Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan penandatangan fakta integritas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .