UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Sabtu, 17 Juni 2017 11:16
Pengakuan Saksi Meringankan Terdakwa

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sidang kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru honorer di Kecamatan Sebatik Tengah, Nunukan, kini sudah memasuki agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Nunukan, kemarin.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Husni mengatakan, sebelumnya pemeriksaan saksi dari korban sudah dihadirkan. Namun, kini giliran saksi dari terdakwa. “Kemarin terdakwa menghadirkan saksi yang meringankan, ada 2 orang laki-laki dan 1 perempuan. Intinya mereka hanya memaparkan kesehariannya saja dan mereka menjelaskan keseharian terdakwa bahwa sebenarnya dalam keseharian tidak ada masalah apa-apa, bahkan mereka pun mengaku kaget,” ungkapnya, Jumat (16/6) siang.

Dari keterangan tersebut, Jaksa menganggap hal tersebut tentu tidak serta merta akan meringankan hukuman atau meghapuskan vonis bersalah terhadap terdakwa. Pasalnya saksi yang dihadirkan yang tak lain merupakan guru pada sekolah tersebut, tidak pernah melihat kejadian pencabulan itu, dan tidak tahu menahu terhadap tindakan amoral oleh terdakwa HB.

Lebih lanjut terkait para korban, dipastikan sudah tidak dihadirkan lagi, dimana pihaknya sudah merasa cukup atas keterangan yang sudah diberikan oleh pihak korban dan keluarganya.

Sebelumnya, tindakan amoral dilakukan tak lain oleh guru di salah satu sekolah dasar di Sebatik Tengah, desa Aji Kuning. Terdakwa HB tega mencabuli murid perempuannya, mereka adalah Bunga yang masih duduk dibangku kelas 4 SD, serta Mawar dan Melati yang sama-sama masih duduk dibangku kelas 1 SD.

Kejadian itu terjadi sejak bulan Juli 2016 dan baru dilaporkan pada Februari 2017. Menurut Husni, pihak keluarga lambat mengetahui kalau anaknya sudah menjadi korban bejat pelaku. “Terdakwa memang tidak sampai memperkosa korbannya tapi terdakwa melakukan aksinya dengan cara memangku murid perempuannya sambil memegang bagian sensitive korban,” tutupnya. (*/say)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 11:33

Lokalisasi Ditutup, Khawatir Marak Prostitusi Terselubung

NUNUKAN – Wacana penutupan lokalisasi yang rencana akan dilakukan, Agustus 2018 mendatang, dipastikan…

Senin, 21 Mei 2018 15:28

Perbatasan Rawan Disusupi Teroris

NUNUKAN – Setelah daerah perbatasan dinilai jalur empuk masuknya pelaku teroris, kini TNI memperketat…

Kamis, 17 Mei 2018 10:39

PSK akan Dibina, Lalu Dipulangkan

NUNUKAN - Penutupan tempat maksiat secara permanen terus digiatkan pemerintah hingga kini. Tak terkecuali…

Rabu, 16 Mei 2018 14:25

Pesan di Tawau, Sabu 1,1 Kg Dikendalikan dari Lapas Makassar

NUNUKAN - Pengungkapan jaringan sabu yang dibekuk personel Satreskoba Polres Nunukan beberapa waktu…

Rabu, 16 Mei 2018 14:18

Tingkatkan Pengamanan dan Pengawasan Pelabuhan

NUNUKAN – Aparat kepolisian terus memperketat pengamanan penumpang di pelabuhan. Tidak hanya pelabuhan…

Rabu, 16 Mei 2018 14:16

3 Bulan Lagi Tempat Esek-Esek Di Nunukan Ditutup

NUNUKAN - Kabar pembatalan anggaran dari pemerintah pusat ke daerah menjadi kekhawatiran tersendiri…

Selasa, 15 Mei 2018 15:18

Bongkar Sindikat Jaringan Sabu

NUNUKAN - Pengungkapan kasus sabu kembali dilakukan oleh aparat Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba)…

Sabtu, 12 Mei 2018 11:43

Kucuran Dana Pusat Bertahap, Penyaluran Di Daerah Terkendala

NUNUKAN - Penerimaan anggaran oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Nunukan, menjadi persoalan…

Kamis, 10 Mei 2018 00:50

Tak Dapat Ampun, Pembunuh Mulyadi Divonis 20 Tahun

NUNUKAN - Setelah menjalani sejumlah persidangan, akhirnya terdakwa kasus pembunuhan bernama Muhammad…

Kamis, 10 Mei 2018 00:36

Jelang Ramadan, THM dan Rumah Makan Ditertibkan

NUNUKAN – Menjelang ramadan Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid, mengeluarkan surat edaran (SE) terkait…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .