UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Sabtu, 17 Juni 2017 11:17
Barang Malaysia Ditahan di Pare-pare, Bea Cukai: Itu Bukan Kewenangan Kami

Jelang Lebaran, Waspadai Barang Ilegal Masuk

-

PROKAL.CO, NUNUKAN – Berberapa hari lalu, beredar kabar jika di Pare-pare banyak barang asal Malaysia melalui Nunukan tertangkap oleh Satgas Polres Pare-pare. Penangkapan itu karena barang tersebut tidak memiliki surat izin dari pihak tertentu. Menangapi hal itu, Kepala Seksi Penindakan Bea dan Cukai, Nunukan Muhammad Mahzun mengatakan, hal ini dikarenakan ulah pedagang yang nakal.

Diakuinya barang-barang masuk di Nunukan memang merupakan pengawasan Bea dan Cukai. “Yah, kalau barang dari  tawau, Malaysia ke Nunukan iya itu Bea dan Cukai karena import. Cumankan di Nunukan berlakunya. Iya kalau yang sampai di Pare-pare ditangkap itu bukan kewenangan Bea dan Cukai lagi,” jelasnya.

“Nunukan sekarang itu berlaku dibatasi hanya 600 Ringgit Malaysia. Kemungkinan besar barang yang tertangkap itu masuknya lewat itu. Itu bebas karena termasuk barang yang keperluan Nunukan, tetapi dibawah ke Pare-pare,” pungkasnya.

Sementara itu, momen Ramadan memang kerap digunakan pelaku untuk memasuki barang terlarang atau barang illegal. Hal inilah yang membuat Bea Cukai Nunukan lebih memperketat pengawasan barang masuk di Nunukan.

Kepala Seksi Penindakan Bea dan Cukai, Nunukan, Muhammad Mahzun mengatakan, untuk barang-barang ekspor harus mendapatkan surat izin dari instansi terkait.

“Kalau untuk barang-barang yang lewat di PelabuhanTunon Taka akan tetap kita awasi dengan ketat. Karena ini juga dekat lebaran, jadi bisa saja ada yang membawa barang-barang yang terlarang seperti Narkotika,” terangnya kepada Kaltara Pos, kemarin.

Pengawasan pembongkaran barang yang dilakukan Bea dan Cukai hanya untuk pelabuhan yang resmi. “Untukpelabuhan- pelabuhan yang sudah resmi akan tetap terjaga, tapi kalau daerah yang dianggap tidak resmi kami tidak bisa awasi, Karena jalan tikus di Nunukan ini banyak. Jadi, kalau untuk mengawasi itu semua tidak bisa karena kita juga kekurangan,” ungkapnya.

 “Kalau pun ada kapal-kapa lkecil yang mengadakan pembongkaran barang itu kemungkinan antar pulau saja tetapi kalau untuk langsung dari Malaysia itu kayaknya tidak mungkin karena orang disana juga penjagaannya itu ketat. Karena kapal kecil yang memuat barang hanya ada di Sebatik,’’ lanjutnya lagi.

“Artinya barang yang masuk harus ada izin agar tidak bisa dikatakan itu barang illegal. Ini juga merugikan pemerintah. Apalagi mudik sekarang ini pasti rawan masuk,” sambungnya. (*/mls)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 11:33

Lokalisasi Ditutup, Khawatir Marak Prostitusi Terselubung

NUNUKAN – Wacana penutupan lokalisasi yang rencana akan dilakukan, Agustus 2018 mendatang, dipastikan…

Kamis, 17 Mei 2018 10:53

5 Kali Beraksi, 7 HP Bermerek Disikat

  NUNUKAN – Perjalanan SRF (36) akhirnya terhenti setelah petugas kepolisian berhasil membekuknya,…

Kamis, 17 Mei 2018 10:39

PSK akan Dibina, Lalu Dipulangkan

NUNUKAN - Penutupan tempat maksiat secara permanen terus digiatkan pemerintah hingga kini. Tak terkecuali…

Rabu, 16 Mei 2018 14:25

Pesan di Tawau, Sabu 1,1 Kg Dikendalikan dari Lapas Makassar

NUNUKAN - Pengungkapan jaringan sabu yang dibekuk personel Satreskoba Polres Nunukan beberapa waktu…

Rabu, 16 Mei 2018 14:16

3 Bulan Lagi Tempat Esek-Esek Di Nunukan Ditutup

NUNUKAN - Kabar pembatalan anggaran dari pemerintah pusat ke daerah menjadi kekhawatiran tersendiri…

Selasa, 15 Mei 2018 15:18

Bongkar Sindikat Jaringan Sabu

NUNUKAN - Pengungkapan kasus sabu kembali dilakukan oleh aparat Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba)…

Sabtu, 12 Mei 2018 11:43

Kucuran Dana Pusat Bertahap, Penyaluran Di Daerah Terkendala

NUNUKAN - Penerimaan anggaran oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Nunukan, menjadi persoalan…

Kamis, 10 Mei 2018 00:50

Tak Dapat Ampun, Pembunuh Mulyadi Divonis 20 Tahun

NUNUKAN - Setelah menjalani sejumlah persidangan, akhirnya terdakwa kasus pembunuhan bernama Muhammad…

Kamis, 10 Mei 2018 00:36

Jelang Ramadan, THM dan Rumah Makan Ditertibkan

NUNUKAN – Menjelang ramadan Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid, mengeluarkan surat edaran (SE) terkait…

Kamis, 10 Mei 2018 00:33

4 PNS ‘Keluyuran’ Diangkut Aparat

NUNUKAN - Sudah menjadi tugas penegak hukum untuk melakukan pengawasan para Pegawai Negeri Sipil (PNS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .