UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 19 Juni 2017 13:19
Ayau Dihukum Mati, ‘Repot’ Menanti Jaksa
Ayau

PROKAL.CO, TARAKAN – Jika terpidana hukuman mati atas kasus narkoba 1,5 kilogram dan 2.021 butir pil ekstasi, Mah Su Yaw atau Ayau tidak melakukan upaya banding, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan harus berhadapan dengan tugas berat selanjutya. Ya, Kejari Tarakan harus memastikan seluruh berkas hasil sidang terkejar hingga ke Kejaksaan Tinggi  (Kejati) dan Kejaksaan Agung (Kejaksaan Agung).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tarakan, Sudy SH menjelaskan, untuk mengurus kasus ini hingga ke hukuman mati Ayau, Kejari Tarakan harus mengikuti prosedur yang telah ditetapkan agar hukuman mati pada Ayau berjalan lancar. Meski demikian, kata Sudy, perkara hukuman mati ini masih terlalu jauh untuk dibahas karena kabarnya Ayau melakukan upaya banding.

“Prosesnya dari Kejaksaan Negeri lalu ke Kejaksaan Agung Kejagung  dan yang terakhir adalah kejaksaan tinggi. Tentu masih banyak yang harus kita urus,” kata JPU saat dijumpai Kaltara Pos, Jumat (16/6).

Sudy juga mengatakan, dalam sidang Ayau, Kejari sudah memberikan tuntutan hukuman mati dan mengurus seluruh perkara Ayau. Namun, untuk pelaksanaan hukuman mati seorang terpidana, semuanya akan dilimpahkan ke Kejati Samarinda.

“Untuk tempat pelaksanaan dan cara hukuman matinya, semua akan ditentukan oleh pihak Kejati,” terangnya.

Bukan persoalan mengurus berkas dan menjalani proses-proses yang bikin repot Kejari Tarakan, biaya besar dan menghabiskan lumayan banyak Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) juga menjadi perhatian mereka. “Bukan hanya prosesnya yang sulit, tapi dananya juga. Karena, dari pemindahan, menentukan tempat eksekusi dan proses lainnya akan memakan banyak biaya,” tambahnya lagi.

“Bahkan untuk mengurus 1 terpidana mati, negara harus mengeluarkan minimal Rp 200 juta APBN,” tutupnya.

Sebelumnya, pengacara terdakwa, Agustan SH mengatakan, kliennya memilik langkah banding lantaran tak terima dihukum mati. Agustan merasa bukti yang ditunjukkan kepada Ayau kurang kuat untuk menghukum mati terdakwa.

“Masa langsung dijadikan dasar untuk menghukum mati Ayau. Makanya, saya selaku pengacara akan secepatnya mengajukan banding,” tegasnya. (*/osa)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 12:05

Mau Gaya Sama Pacar, Malah Curi Motor Ninja

TARAKAN - Demi tampil keren di hadapan sang pujaan hati, Hendra yang tidak memiliki modal, malah nekat…

Jumat, 25 Mei 2018 13:54

Kas Daerah Kosong, Gaji dan THR Terancam Tak Dibayar

TARAKAN – Presiden Ri, Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan agar pemerintah memberikan…

Jumat, 25 Mei 2018 13:49

BNN Geledah Kamar Pengedar Sabu

TARAKAN – Badan Narkoba dan Narkotika Kota (BNNK) Tarakan melakukan pengerebekan di salah satu…

Kamis, 24 Mei 2018 15:11

Senggol Mobil, Rahma Tersungkur

TARAKAN – Ingat! Saat berkendara harus fokus untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.…

Kamis, 24 Mei 2018 15:09

Dishub Kaltara Dalami Penggunaan Alat Keselamatan Saat Pelayaran

TARAKAN – Penyebab kecelakaan SB Harapan Baru Express yang menyebabkan lima penumpang meninggal…

Rabu, 23 Mei 2018 13:16

Nekat Kirim Sabu ke Bunyu, Pria Ini Dibekuk Polisi

TARAKAN – Ada saja modus yang digunakan pelaku mengedarkan sabu, seperti yang dilakukan pria ini…

Senin, 21 Mei 2018 15:32

Nah! Bukan Pasutri Ketahuan Berduaan di Kamar

TARAKAN - Bukannya memanfaatkan bulan ramadan untuk menjalankan ibadah, pasangan bukan suami istri ini…

Senin, 21 Mei 2018 15:02

Jadi Jalur Senyap Teroris

TARAKAN – Setelah sempat dihebohkan dengan beredarnya video terduga teroris, AS yang menyebar…

Senin, 21 Mei 2018 11:15

Ada Bibit Radikalisme di Tarakan

TARAKAN - Beredarnya video diduga teroris, Kamis (17/5) lalu, membuat warga Tarakan was-was. Pasalnya,…

Senin, 21 Mei 2018 11:11

Diperiksa di Bandara, Sebut Ransel Berisi BOM

TARAKAN – Di saat masyarakat tengah dihebohkan dengan aksi terorisme, pria ini malah bikin ulah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .