UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 19 Juni 2017 14:01
Ricuh Pemilihan Ketua, DPC Sebut Rekayasa DPD

H. Sukardi : Konstitusi, Ideologi, Demokrasi PDIP Telah Diinjak-injak

PROKAL.CO, TARAKAN – Kecurangan pada pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tarakan, dinilai hanya rekayasa sejumlah oknum kader yang mempunyai kepentingan pribadi. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Bidang Kode Etik dan Kehormatan DPD PDIP Kaltara, H. Sukardi.

Dia menyatakan, digugurkannya 5 nama calon terkuat menjadi Ketua DPC PDIP Tarakan, atas permainan Ketua DPD Kaltara, Jhony Laing. "Soalnya semua surat yang keluar ke DPP itu pastinya diketahui Ketua DPD. Ini bisa jadi permainan rekasaya kepentingan pribadi Ketua DPD dan salah satu calon yang diundang DPP," kata H. Sukardi.

Dirinya menyebutkan, oknum yang ia duga melakukan kecurangan dalam pemilihan Ketua DPC PDIP Tarakan adalah Jhony Laing sebagai Ketua DPD Kaltara dan Abu Ramsyah yang saat ini duduk di Kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan. "Ini penilaian saya atas pantauan saya sebelumnya," tegasnya.

Dirinya menjelaskan, sesuai lambang PDIP, yaitu banteng moncong putih, semua kader harus jujur. Menurutnya, melihat peristiwa yang dialami saat ini adalah sebuah peristiwa yang tidak beres.

"Saya mengatakan seperti ini terpaksa. Karena jika memang ada perubahan dalam pengusungan calon ketua, seharusnya saya dipanggil lagi untuk turut serta dalam rapat pleno perubahan itu. Konstitusi, ideologi, demokrasi PDIP telah diinjak-injak oleh mereka yang nyalinya seperti person-person berjiwa kerdil," kesalnya.

Dalam mekanisme pengusungan ketua DPC, dikatakan H. Sukardi, setiap Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP minimal mengusung 2 dan tidak ada batas maksimal. Berdasarkan pantauan dirinya sebelumnya, dari seluruh PAC yang ada di Tarakan, mereka mengusungkan 9 nama calon ketua DPC. Ke 9 calon itulah yang diplenokan oleh DPC.

"Setelah itu, DPC mengirimkan 9 nama ke DPD. Pihak DPD menambah satu nama calon ketua. Sehingga pada saat itu, DPD langsung memplenokan ada 10 nama yang menjadi calon ketua DPC," jelasnya.

Dirinya melanjutkan, jika ada perubahan dalam pleno yang sudah disepakati tersebut, harusnya ada pemberitahuan kepada DPC beserta PAC. Namun bukan hanya pihak DPC dan PAC saja yang tidak tahu terkait perubahan tersebut. Bahkan dirinya sendiri tidak mendapatkan informasi perubahan nama calon itu.

"Saya rasa ketua sama Sekretaris DPD PDIP ini gak beres. Itu lah kenapa saya bilang person-person berjiwa kerdil. Kalau memang berani, coba jelaskan agar dapat mengklarifikasi masalah ini," imbuhnya.

Sementara dikonfirmasi, Ketua DPD PDIP Kaltara, Jhony Laing sangat tidak membenarkan pernyataan yang dibuat H. Sukardi. Dirinya menegaskan pengusungan yang dilakukan DPD PDIP Kaltara sudah sesuai dengan mekanisme yang ada.

"Tidak benar jika Ir. Sukardi menyatakan demikian. Ini sudah sesuai prosedur. Dalam mekanisme pengusungan yang dilakukan, 5 nama itulah yang keluar," tegasnya.

Dirinya menambahkan, proses pengusungan Ketua DPC PDIP Tarakan juga telah pihaknya percepat. Lantaran ini juga untuk kebutuhan DPC PDIP Tarakan. Dirinya menjelaskan, sebelumnya DPC PDIP Tarakan itu dibekukan karena Ketua dan Sekretaris DPC PDIP Tarakan sebelumnya melakukan hal-hal yang melanggar aturan partai.

Jhony Laing juga meluruskan, dalam pengusungan 5 nama ke DPP itu adalah hasil rapat pleno bersama pihak DPD dan DPP. Bahkan Jhony menyebutkan hasil tersebut bukanlah pihaknya yang menilai, melainkan DPP.

"Saya meluruskan, saya masih berada di tegak lurus partai. Kejujuran masih saya pegang karena salah satu perintah partai yang wajib bagi kader ialah kejujuran. 5 nama ini hasil penilaian DPP. Jadi jika mau klarifikasi, coba kepada yang protes melakukan komunikasi ke DPP langsung,” tegasnya.(*/hai)


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 12:05

Mau Gaya Sama Pacar, Malah Curi Motor Ninja

TARAKAN - Demi tampil keren di hadapan sang pujaan hati, Hendra yang tidak memiliki modal, malah nekat…

Sabtu, 26 Mei 2018 12:04

Jadi Penjambret karena Ikut Teman

TARAKAN – Bukannya mencari pekerjaan halal, di usianya yang masih muda, Rommy (22) malah terinspirasi…

Jumat, 25 Mei 2018 13:55

Bobol ATM, Dapat Uang Rp 35 Juta

TARAKAN – Sidang kasus pembobolan Ajungan Tunai Mandiri (ATM), dua terdakwa dihadirkan dalam persidangan…

Jumat, 25 Mei 2018 13:54

Kas Daerah Kosong, Gaji dan THR Terancam Tak Dibayar

TARAKAN – Presiden Ri, Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan agar pemerintah memberikan…

Jumat, 25 Mei 2018 13:50

Hadirkan Saksi Dugaan Kasus Pembunuhan

TARAKAN – Belum dapat dipastikan pelaku dugaan penganiayaan atau pembunuhan, Syarief. Namun yang…

Jumat, 25 Mei 2018 13:49

BNN Geledah Kamar Pengedar Sabu

TARAKAN – Badan Narkoba dan Narkotika Kota (BNNK) Tarakan melakukan pengerebekan di salah satu…

Jumat, 25 Mei 2018 13:41

Dua Pelaku Jambret Dibekuk Polisi

TARAKAN – Seakan tak ada kapoknya melakukan aksi tindak kejahatan. Pria yang berinisial GN ini…

Kamis, 24 Mei 2018 15:11

Senggol Mobil, Rahma Tersungkur

TARAKAN – Ingat! Saat berkendara harus fokus untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.…

Kamis, 24 Mei 2018 15:09

Dishub Kaltara Dalami Penggunaan Alat Keselamatan Saat Pelayaran

TARAKAN – Penyebab kecelakaan SB Harapan Baru Express yang menyebabkan lima penumpang meninggal…

Rabu, 23 Mei 2018 13:16

Nekat Kirim Sabu ke Bunyu, Pria Ini Dibekuk Polisi

TARAKAN – Ada saja modus yang digunakan pelaku mengedarkan sabu, seperti yang dilakukan pria ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .