UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Rabu, 12 Juli 2017 15:38
Menyamar jadi TKI Ilegal, Mahasiswa Asal Wajo Bawa 500 Gram Sabu-sabu

Mengaku Diupah Rp 10 Juta Sekali Beraksi

BAWA SABU : Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi (kanan) saat memperlihatkan barang bukti narkoba yang dibawa oleh MA, kemarin. (MELYSA / KALTARA POS)

PROKAL.CO, NUNUKAN – Berstatus sebagai mahasiswa ternyata tak membuat pemuda berinisial MA tekun mengulas materi di kampusnya. Dia justru ditangkap aparat Satuan Resere Narkoba (Sat Reskoba) Polres Nunukan lantaran membawa narkoba jenis sabu-sabu sekira pukul 07.30 Wita, Sabtu lalu (8/7).

Kapolres Nunukan, AKBP Jepri Yuniardi mengungkapkan, mahasiwa asal Wajo, Sulawesi Selatan itu ditangkap di perairan Sungai Taiwan, Sebatik. Wilayah tersebut memang sangat mudah dijangkau untuk meloloskan barang-barang asal negeri tetangga, Tawau, Malaysia, termasuk narkoba. Sebelum ditangkap di perairan tersebut, ungkap Jepri Yuniardi, anak buahnya mendapat informasi dari warga bawah akan ada seseorang dari dari Tawau, Malaysia membawa narkotika golongan satu jenis sabu-sabu. Informasi tersebut kemudian diolah lalu bergerak ke lokasi.

“Informasinya dari masyarakat, kalau akan ada pengiriman paket sabu dari Tawau menuju ke Berau melewati perairan laut Sungai Taiwan, Kecamatan Sebatik dengan menggunakan speedboat,” kata Jepri, kemarin.

Agar tidak lolos dari pemeriksaan, aparat Sat Reskoba memeriksa semua speedboat yang melintasi wilayah perairan Sungai Taiwan. Pemeriksaa itu kemudian berbuah hasil setelah mendapatkan narkoba jenis sabu-sabu dari tangan salah satu penumpang speedboat.

“Kurang lebih 2 mil dari bibir pantai (dilakukan pemeriksaan). Tidak lama, anggota Sat Reskoba mengamankan sebuah speedboat yang membawa penumpang sebanyak 5 orang. Dari hasil pemeriksaan, anggota menemukan 10 bungkus plastik ukuran besar 500 gram yang diduga sabu-sabu dari tersangka MA,” jelasnya.

Modus pelaku agar terhindar dari jangkauan polisi adalah dengan menyamar menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal. Penyamaran itu terungkap setelah ditemukan narkoba yang jumlahnya tak sedikit. Diapun langsung digelandang ke Polres Nunukan untuk diperiksa lebih lanjut.

“Dia menyusup diantara penumpang yang berada di sebuah speedboat. Jadi, rencananya kalau tidak tertangkap di Sungai Taiwan, dia akan membawa barang sampai jalur Berau ke Samarinda dan berujung di daerah Pare-pare,” ungkapnya.

Kepada polisi, tersangka mengaku baru pertama kali melakukan tindakan kriminal itu. Namun, pengakuan itu tak langsung percaya polisi. Pengakuan MA terus didalami untuk menemukan siapa dibalik pengiriman barang haram tersebut.

“Tapi kita akan lakukan kembangkan kita akan dalami kembali apakah benar baru sekali atau sudah berulang kali. Karena dia terafilisiasi dengan jaringan yang sudah ready yang sekarang sudah ada di Lapas Nunukan,” jelas Jepri.

Jaringan yang dimaksud Jepri adalah tersangka yang sudah lebih dulu diamankan oleh aparat Sat Reskoba Polres Tarakan beberapa waktu lalu dengan berat barang bukti 3 Kg. Dari pengakuan tersangka, dia diupah besar untuk meloloskan narkoba tersebut dari seseorang yang saat ini dikejar polisi.

“Tersangka diupah oleh Bambang (DPO) yang kurang lebih sebesar Rp 10 juta,” tutupnya. (*/mls)

 


BACA JUGA

Kamis, 16 November 2017 10:17

Dapur Jorok, Alat Produksi Tak Laik Guna

SELAIN kabar salah satu rumah makan di Nunukan memproduksi pentolan positif mengandung spesies tikus,…

Kamis, 16 November 2017 10:15

Ditanya Izin, Ternyata Sudah Mati

INSPEKSI Mendadak (sidak) gabungan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan dan Satpol PP…

Kamis, 16 November 2017 10:12

Kasus Korupsi Budiman Arifin Disidang Tadi Malam

NUNUKAN – Kasus korupsi yang menjerat mantan Bupati Bulungan 2 periode Budiman Arifin memasuki…

Kamis, 16 November 2017 10:10

Bakso Rasa Tikus Bikin Gempar!

NUNUKAN – Selembar surat dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan…

Rabu, 15 November 2017 14:45

414 Pengendara Dapat ‘Surat Cinta’

NUNUKAN - Operasi Zebra yang dilaksanakan sejak 1 November lalu, kemarin (14/11) memasuki hari terakhir.…

Kamis, 09 November 2017 11:53

Seminggu Tak Ditemukan, Pencarian Rafik Dihentikan

NUNUKAN – Operasi pencarian korban bernama Rafik (35) yang dilaporkan tenggelam di perairan Sei…

Sabtu, 04 November 2017 09:28

ASTAGA..!!! Bocah 13 Tahun Sodomi Balita 4 Tahun

NUNUKAN – Terbukti bersalah melakukan tindakan asusila kepada balita, MY, anak yang masih berusia…

Sabtu, 04 November 2017 09:26

Rafik Belum Ditemukan, Diterkam Buaya?

NUNUKAN – Sudah beberapa hari menghilang, Rafik (35) yang diduga tenggelam saat mandi di sungai,…

Sabtu, 04 November 2017 09:23

Jaksa Masih Nunggu Jadwal Sidang Budiman

NUNUKAN - Setelah berkas penyidikan yang dilakukan tersangka Budiman Arifin dianggap rampung dan jumlah…

Jumat, 03 November 2017 16:15

Mandi di Sungai, Rafik Diduga Tenggelam

NUNUKAN – Tengah asyik berenang di sungai, seorang pria diduga tercebur dan tenggelam. Bahkan…

Dapur Jorok, Alat Produksi Tak Laik Guna

414 Pengendara Dapat ‘Surat Cinta’

Kasus Korupsi Budiman Arifin Disidang Tadi Malam

Ditanya Izin, Ternyata Sudah Mati

Bakso Rasa Tikus Bikin Gempar!
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .