UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 13 Juli 2017 16:00
Kebijakan SMPN 10 Sudah Sesuai Prosedur Kepramukaan Sekolah

PROKAL.CO, TARAKAN - SMPN 10 Tarakan yang menolak bantuan dari Baznas Tarakan berupa baju pramuka, ternyata mengikuti prosedur pramuka sekolah tersebut. Pasalnya, selama ini pramuka SMPN 10 tidak menggunakan kantong pada saku, seperti bantuan yang diberikan Baznas Tarakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kaltara Pos, pramuka pada siswa SMA masuk dalam kategori penggalang. Penggalang merupakan  pramuka yang memiliki rentang usia 11-15 tahun. Usia ini biasanya paling banyak dikalangan SD kelas 4 sampai SMP kelas 9.  Golongan ini merupakan  golongan pramuka setelah Siaga.

Dalam SK Kwartir Nasional Nomor 174 Tahun 2012, telah tertera seragam pramuka tingkat penggalang. Salah satu yang membedakan dengan seragam pramuka tingkat lainya yaitu kantong pada bagian saku. Sedangkan seragam pramuka tingkat penggalang, tidak mempunyai kantong di sakunya.

Kepala Sekolah SMP 10 Tarakan, Lamberi S Pd meminta maaf atas penjelasan dari pihak sekolah sehingga para orangtua peserta didik baru memaknai hal tersebut seperti sebuah penolakan.

"Kita sudah sampaikan, boleh saja jika orangtua ingin anaknya pakai seragam bantuan Baznas. Asal diubah supaya kantongnya dihilangkan. Jadi sesuai dengan aturan ke pramukaan," terang Lamberi.

Hal ini pun dibenarkan oleh Ombudsman RI perwakilan Kaltara. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kaltara Ibramsyah mengatakan terkait dengan bantuan dari Baznas Tarakan. Seragam bantuan yang diberikan tidak sesuai dengan prosedur pada aturan dalam Pramuka.

"Seragam bantuan paket sekolah itu mempunyai kantong di sakunya. Jadi tidak sesuai dengan prosedur dalam pramuka," kata Ibramyah.

Dari kasus ini, Ombudsman Perwakilan Kaltara menjelaskan beberapa point. Pertama, pembelian seragam tidak berpengaruh kepada penerimaan siswa baru SMPN 10 Tarakan. Dalam arti, orangtua peserta didik baru dapat membeli seragam di luar asal tidak melanggar kebijakan sekolah.

Poin kedua yakni, pembelian seragam dapat dilakukan secara ecer atau memilih atribut mana saja yang mau dibeli. Tidak boleh pihak sekolah mewajibkan para orangtua peserta didik membeli seluruh atribut yang ada.

"Siswa baru juga diperkenankan menggunakan seragam lama, asalkan masih sesuai dengan tata tertib dan aturan yang berlaku di SMPN 10 Tarakan," ujar Imbramsyah. (*/hai)

 


BACA JUGA

Senin, 24 Juli 2017 12:14

Tiga Korban Tergeletak, Sopir Mobil Hilang

TARAKAN – Kecelakaan hebat terjadi di Jalan Mulawarman sekira pukul 23.45 Wita, Sabtu (23/7).…

Senin, 24 Juli 2017 12:11

Jalurnya Diambil, Guru Ngaji Ditabrak

TAK hanya di Jalan Mulawarman, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) lainnya juga terjadi di Jalan Pangeran…

Senin, 24 Juli 2017 11:32

Dituntut 17 Tahun Penjara, Pengusaha Ini Nangis

TARAKAN – Usaha dagang baju milik Sari tampaknya tak bisa lagi dilanjutkan. Pasalnya, tuntutan…

Sabtu, 22 Juli 2017 12:04

KPU Waspadai ‘Penyusup’ di PPK dan PPS

TARAKAN – Proses pemilihan wali kota (Pilwali) Tarakan sudah semakin dekat. Sesuai tahapan, pemilihan…

Sabtu, 22 Juli 2017 12:03

Hari Ini Timsel Umumkan 6 Nama Panwaslih yang Lolos

TARAKAN – Pemilihan wali kota (Pilwali) Tarakan semakin dekat. Pihak penyelenggara pun terus mempersiapkan…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:56

Senggolan di Jalan Mulawarman, 2 ABG Dilarikan ke Rumah Sakit

TARAKAN – Kecelakaan lalu lintas tak bisa dihindari 3 remaja bernama Steven, Tiny dan Noflin sekira…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:53

Dibawa dari Kampung, Dijanjikan Kerja di Rumah Makan, Eh.. Malah Jadi PSK

TARAKAN – Terdakwa human trafficking, Ocha dan Suryadi hanya bisa diam seribu bahasa saat menjalani…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:53

Penjambret Dibekuk, Satu Pelaku Pernah Membunuh

TARAKAN – Upaya aparat kepolisian mengungkap siapa pelaku penjambretan yang selama ini membuat…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:51

Kecelakaan Maut di Pantai Amal Masih Didalami

TARAKAN – Hingga saat ini aparat kepolisian tampaknya masih belum bisa memastikan penyebab kasus…

Sabtu, 22 Juli 2017 11:48

Diparkir di Pinggir Jalan, Honda Beat Raib

TARAKAN - Waspadalah jika memarkir motor tepat di pinggir jalan, apalagi jalan tersebut sepi. Pasalnya,…

Diparkir di Pinggir Jalan, Honda Beat Raib

Ada Pungli Selama PPDB, Laporkan!

DPP Tunjuk Abu Ramsyah Pimpin PDIP Tarakan

NGERI! Darah Bercereran di Gunung Amal

Bantah Ilegal, Penambang Pasir Tunjukan Bukti

Lembaga Islam Tak Dilibatkan di STQ, MUI: Maklum Provinsi Baru

Senggolan di Jalan Mulawarman, 2 ABG Dilarikan ke Rumah Sakit

Balap Liar, JK dan Motornya Diangkut Polisi

STQ Dievaluasi, Perwakilan EO Tak Hadir

Kekurangan Murid, SMP Mulawarman Akan Ditutup
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .