UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 14 Juli 2017 11:43
Sita Rumah Orang, Bank Swasta Dituntut
BARANG BUKTI : Agustan SH saat menunjukkan berkas bukti yang mereka persiapkan. (Osarade/Kaltara Pos)

PROKAL.CO, TARAKAN – Merasa dirugikan oleh salah satu bank swasta di Tarakan, perempuan bernama Siti Rahma menempuh jalur hukum. Kini kasus itu sudah sampai ke Pengadilan Negeri (PN) Tarakan untuk menjalani rangkaian sidang hingga vonis.

Dalam sidang ini, terungkap bahwa Siti Rahma yang merupakan salah satu nasabah Bank Mega Cabang Tarakan. Sebelum kasus ini bergulir dan mereka saling berhadapan di PN Tarakan, kasus ini bermula saat Siti Rahma meminjam uang kepada Bank Mega pada tahun 2012 silam.

Karena diduga tak bisa membayar, Bank Mega pun menyita dan melelang rumah Siti Rahma pada Desember 2015 lalu secara sepihak. Bersama pengacaranya, Siti Rahma membawa sejumlah bukti dan saksi untuk menuntut pihak Bank Mega di sidang yang digelar, kemarin (13/07).

Dalam sidang itu, Darwin yang merupakan saksi dan mantan suami Siti Rahma mengatakan,  dirinya besama dengan Siti Rahma selalu, menjadi debitur yang baik di Bank Mega. Mereka bahkan rutin membayar cicilan utang mereka tepat waktu setiap bulannya.

“Kami tidak pernah telat membayar utang pak, setiap bulan selalu kami membayar. Tapi kami kaget kenapa, tiba-tiba dibilang telat bayar dan rumah kami mau disita oleh Bank Mega karena sudah dilelang,” kata Darwin, kemarin (13/7).

Darwin menceritakan, pertama kali bagaimana keluarganya bisa menuntut pihak Bank Mega ke meja hijau terjadi karena tahun 2012 dia dan Siti Rahma meminjam uang dengan aset sebagai jaminannya.

“Kami memang meminjam uang sebesar, Rp 110 juta dengan rumah kami sebagai jaminannya. Tapi kami tidak pernah telat membayar, seperti yang dituduhkan oleh pihak Bank Mega,” terangnya lagi.

Darwin juga menceritakan, perselisihannya dengan Bank Mega terjadi karena ketika pihak Bank Mega menghalanginya untuk membayar utangnya dan melanggar perjanjian kesepatakan antara dirinya dengan pihak Bank Mega. “Bahkan saya pernah bayar ke teller bank, namun dihalang oleh kreditur Bank Mega. Setelah dihalangi kreditur itu, malah mengirim uang pembayaran utang saya ke rekening lain, bukan ke rekenig tempat saya biasa membayar malah, buku rekening saya dibekukan lagi,” keluhnya.

Setelah kejadian itu, Darwin juga mengaku Shock karena didatatangi oleh pihak Bank Mega yang mencoba menyita rumah miliknya. “Utang saya sisa 3 bulan lagi, namun rumah saya mau disita. Bahkan saya sampai diusir. Padahal saya juga tidak pernah mendapat surat peringatan dari Bank Mega, kok Tiba-tiba saja langsung begitu,” ungkapnya.

Pengacara Siti Rahma, Agustan SH mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan tuntutan kepada Bank Mega untuk  meminta maaf dan mengganti rugi semua kerugian yang dialaminya. “Keterangan saksi sudah jelas dan bukti yang kami bawa juga ada, makanya kami tetap ngotot untuk menuntut pihak Bank Mega. Karena, merugikan klien saya,” tegas Agustan SH ketika dijumpai KaltaraPos, kemarin (13/07).

Agustan juga mengatakan, dia akan membawa barang bukti lainnya untuk menuntut pihak Bank Mega karena

telah melanggar perjanjian dengan Siti Rahma. “Pihak kami tidak pernah takut menuntut Bank Mega, karena kami punya bukti dan kami sudah siap untuk sidang di tanggal 20 Juli mendatang,” tegasnya.

Di tempat yang sama, pihak tergugat Bank Mega justru bungkam ketika ditemui Kaltara Pos. “Saya tidak berani ngomong karena bukan kapasitas saya bicara di media,” ungkap pengacara Bank Mega, Hermawa SH ketika dijumpai Kaltara Pos, kemarin (13/7). (*/osa)

 


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 11:47

Sembako Melonjak, Rumput Laut Tetap Stabil

TARAKAN – Meski belum mengalami peningkatan harga yang signifikan. Namun para petani rumput laut…

Jumat, 22 Juni 2018 10:54

Antre Panjang Bayar Denda Tilang

TARAKAN – Antrean panjang padati ruang pelayanan tindak langsung (tilang) di Kejaksaan Negeri…

Jumat, 22 Juni 2018 10:51

Panwaslu Belum Terima Laporan Money Politic

TARAKAN – Warganet dihebohkan dengan adanya postingan dari akun facebook JokoHarman yang mengunggah…

Kamis, 21 Juni 2018 14:21

Diterjang Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

TARAKAN – Setelah diterjang angin kencang, pohon yang berdiri kokoh ini tumbang dan menimpa rumah…

Kamis, 21 Juni 2018 12:16
Tewasnya Syarief

Belum Ada Fakta Dugaan Pembunuhan

TARAKAN – Meninggalnya Syarief, hingga kini masih misterius. Meski kasusnya sudah bergulir di…

Senin, 18 Juni 2018 15:22

529 Warga Binaan Lapas Tarakan Dapat Remisi

TARAKAN – Empat warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tarakan mendapat remisi hari raya…

Senin, 18 Juni 2018 15:10

Potong Komunikasi Jaringan Narkoba

TARAKAN – Banyaknya indikasi berkembangnya jaringan narkoba di Kota Tarakan, Lapas Klas IIA Tarakan…

Senin, 18 Juni 2018 15:05

Selendang Membawa Petaka

TARAKAN - Di hari lebaran Idulfitri menjadi musibah bagi  Anto dan istrinya, Nuraini. Warga yang…

Senin, 18 Juni 2018 14:53

Diduga Mabuk Berkendara, Ichal Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan

TARAKAN – Remaja yang satu ini sudah ajalnya tiba sekira pukul 22.30 Wita, Kamis (14/6). Ichal…

Sabtu, 16 Juni 2018 13:37

SYUKURLAH..!! Volume Sampah Mulai Berkurang

TARAKAN - Pada H+1 lebaran, tepatnya 16 Juni 2018, volume sampah di beberapa depo sampah Tarakan mulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .