UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 17 Juli 2017 12:01
Lihat Perempuan, Penjambret Beraksi

Korbannya Dicegat Saat Mau ke RSUD Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN – Maraknya begal belakangan ini patut menjadi perhatian serius dari berbagai pihak. Seperti yang dialami warga bernama Nita. Sekira pukul 20.30 Wita, Jumat malam (14/7) dia dikejar oleh 2 pria tak dikenalnya di Jalan Pulau Kalimantan, Kelurahan Kampung Satu yang diduga adalah jambret.

Dalam kejaran tersebut, Nita sempat takut dan bingung tidak karuan saat didekati. Berkat keberaniannya tancap gas, upayanya untuk melarikan diri berhasil.

Dijelaskan Nita, saat itu dia ingin mengunjungi keluarganya yang tinggal di Kelurahan Kampung Satu, tepatnya di belakang RSUD Tarakan. Mengendarai motor, dia sendirian membelah malam menuju rumah tantenya, Nita berencana bermalam. “Tante saya sendiri di rumah soalnya,” ungkapnya.

Semula, tak ada tanda-tanda dia akan mengalami kejadian yang membuatnya takut. Melaju dari rumahnya di Selumit, dia kemudian melintas di Jalan Halmahera, Ladang, Kampung Satu. Dia kemudian berbelok ke pertigaan Jalan Pulau Kalimantan, tepatnya di depan Hutan Kota Sawah Luntoh.

Di pinggir jalan itu, dia melihat dua orang pemuda santai yang sepertinya menunggu seseorang. Dia pun belok ke tanjakan di depan hutan kota itu menuju ke Jalan Pulau Irian untuk menuju ke arah rumah sakit. Hanya hitungan detik setelah melewati dua pemuda tadi, dia melihat kedua pemuda itu menghidupkan motornya lalu membuntuti Nita dengan cepat. Nita yang mulai takut langsung menarik gasnya lebih kencang. Kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Nita yang saat itu sendiri makin ketakutan lantaran jalan tersebut sangat sepi.

“Dia kejar aku, tapi ku gas juga motorku, karena aku sendiri,” ungkapnya dengan nada serius kepada Kaltara Pos.

Ketika sudah didekati, kedua pemuda yang berboncengan itu berusaha memotong laju motor Nita sembari mengancam Nita agar melepaskan tasnya dan menyerahkannya kepada kedua pelaku. Nita yang terlanjur takut dan ingin bebas dari kejaran pelaku tetap tancap gas, hingga akhirnya Nita melihat ada pengendara di depannya.

“Dia mau adang aku di depan, tapi pas sudah di depanku, ku gas lagi motorku. Tapi pas aku lihat ada di depanku orang lain, jadi kudekatilah orang yang di depanku itu, biar bisa teriak kalau aku dianunya. Tapi biar aku dekat sama itu orang, tetap juga dia ikuti aku,” tuturnya.

Ketika makin takut, saat jalan menurun dekat Kantor Wali Kota Tarakan, dia langsung berbelok ke Jalan Pulau Irian yang merupakan jalan mengarah ke RSUD Tarakan. “Enakan sudah kurasa, karena di sana bisa laju aku bawa motor, karena jalannya lurus. Pas kulihat ke belakang, tidak ada sudah pemuda yang ngejar aku,” jelasnya.

Bukan Nita saja yang bernasib demikian. Beberapa waktu lalu, seorang ibu-ibu bernama Risnawati dan Husmini juga mengalami kejadian serupa. Sama dengan Risnawati dan Husmini, Nita juga berhasil lolos dari jalan rawan tersebut.

“Syukurlah dia langsung lurus (di Jalan Pulau Kalimantan), tidak ikuti aku belok juga,” ungkapnya.

Dari kejadian itu, Nita punya harapan besar pada polisi agar membuat para pengendara nyaman melintas di jalan sepi tersebut. Dia juga berharap polisi memaksimalkan penjagaan di jalan tersebut lantaran sangat rawan dan meresahkan warga.

“Bagus lagi kalau ada penjagaan atau pos polisi di sana, karena area tersebut sudah sangat rawan,” imbuh Nita.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Michael Hence Royke melalui Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian, Polres Tarakan, Ipda Nur Akhwan mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan penjambretan, apalagi laporan pembegalan. Karena tidak ada laporan, pihaknya belum bisa melakukan tindakan apa-apa. Namun, terkait pengamanan, Nur Akhwan menekankan bahwa pihak kepolisian sudah rutin melakukan patroli.

“Jika ada beginian (indikasi begal), bisa melapor di kantor polisi terdekat, karena jangkauan kami tidak bisa memastikan kapan mereka beraksi dan kami akan selalu mengupayakan, untuk mlakukan patroli di area tersebut,” jelasnya. (*/arz)

 

 

 


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 12:25

TEGA! Merumus Togel Pake Buku Sekolah Anak

TARAKAN – Tergiur keuntungan besar dengan waktu singkat, membuat Sarifudin nekat menjadi bandar…

Senin, 23 April 2018 12:24

Ditangkap karena Mencuri, Eh..Pasutri Ini Malah Pesta Sabu

TARAKAN – Dituntut 8 tahun penjara, tidak membuat semangat Mustang untuk membela diri menjadi…

Sabtu, 21 April 2018 10:50

Pemain Ditangkap, Pemilik Tempat Judi Dibiarkan

TARAKAN – Dua saksi dari petugas kepolisian, disemprot hakim saat menjalani proses sidang perkara…

Sabtu, 21 April 2018 10:49

DiDuga Serobot Aset, Pensiunan Pertamina Jadi Tersangka

TARAKAN - Setelah dilaporkan pada 2016 lalu oleh pihak Pertamina EP Asset 5 Field Tarakan, terkait dugaan…

Sabtu, 21 April 2018 10:48

Kasus Penistaan Agama, Penyidik akan Panggil Saksi Ahli

TARAKAN - Setelah 8 April lalu pemilik akun facebook Dandy Rahmadila ditetapkan sebagai tersangka kasus…

Sabtu, 21 April 2018 10:40

Ditinggal Ganti Baju, Pas Keluar Motor Hilang

TARAKAN – Sepeda motor warga RT 53, Kelurahan Karang Anyar, raib akibat ulah si “tangan…

Jumat, 20 April 2018 17:06

16 Tahun Berseteru, Warga Gugat BPN

TARAKAN – Dianggap sudah menerbitkan sertifikat tanah berdasarkan dokumen palsu, Badan Pertanahan…

Jumat, 20 April 2018 17:06

Tiga Hari Menghilang, Ditemukan Sudah Jadi Mayat

TARAKAN – Warga Kelurahan Pantai Amal, tepatnya di RT 02, kemarin (19/4) pagi dibuat heboh dengan…

Jumat, 20 April 2018 17:04

PARAH! Wanita Ini Nyabu untuk Obati Stroke

TARAKAN – Kembali duduk di kursi persidangan, Emi harus kembali menahan rasa sakit akibat sakit…

Jumat, 20 April 2018 17:03

Vonis Mati Terpidana Sabu 11 Kg, Jaksa Ikut Banding

TARAKAN – Selain kelima terdakwa kasus 11,4 kg sabu menyatakan banding atas vonis hakim Pengadilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .