UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Senin, 17 Juli 2017 12:04
Berkas Kasus KM Tawindo 2 Diperiksa Ditjen Hubla

Kamar Mesin Induk Sebelah Kiri Terbakar

TERBAKAR : KM Tawindo 2 yang terbakar beberapa waktu lalu di perairan Tanjung Haus Kabupaten Nunukan sudah diperiksa KSOP. (IST / KALTARA POS)

PROKAL.CO, NUNUKAN – Lama tak terdengar kabarnya, kasus terbakarnya KM Tawindo 2 saat bertolak dari Tawau menuju Tarakan pada Jumat 30 Juni lalu ternyata sudah berproses ke Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan. Berkas kapal yang memuat 80 penumpang saat kecelakaan di perairan Tanjung Hausitu sudah dilengkapi usai menjalani pemeriksaan.

Dari pemeriksaan itu terungkap, sebelum terbakar terdapat masalah di mesin induk sebelah kiri. Pemeriksaan kapal ini dilakukan sejak Senin 3 Juli hingga Kamis 13 Juli lalu oleh pihak Kantor Syahbandar  Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan dan Tarakan. Kini, berkas pemeriksaan kapal tersebut siap dikirim.

Komandan Patroli KPLP Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), KSOP Kelas lV Nunukan, Wiwin Karama mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu hasil dari keputusan Ditjen Hubla. Jika ada hal yang perlu ditindak lanjuti dalam pemeriksaan ini, akan diproses kembali. Kesimpulan sementara, sebutnya, kebakaran diduga disebabkan adanya masalah di mesin induk sebelah kiri.

“Untuk persisnya kita belum ketahui karena kita masih mendalami.  Ini juga terkait kapal yang berbendera asing,” ungkapnya kepada Kaltara Pos, Jumat (14/7).

Terkait tindakan hukum, kata Wiwin Karama, pihaknya tidak bisa mengarah ke arah tindak pidana atau aspek hukum lainnya. Sehingga, dalam kecelakaan kapal ini pihaknya hanya mengarah ke profesi yang berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM), yakni awak kapal KM Tawindo 2. Berdasarkan aturan internasional soal manajemen pengoperasian kapal, seluruh pelayan lokal dan internasional kapal harus memahami tugasnya dengan batas kapal tertentu.

“Proses pemeriksaan kapal penumpang yang terbakar ini akan terus berlanjut ke pihak pusat. Kebetulan kru adalah orang Indonesia sehingga, SDM kewenangan kita,” jelasnnya.

Terkait dengan penumpang, jelas Wiwin Karama, pihaknya juga memproses melalui kompetensi. Jika ada yang tersangkut dengan masalah kecelakaan kapal penumpang tersebut, bisa dipastikan akan diproses dan berakhir di Mahkamah Pelayaran. Terkait ada indikasi lain dalam kebakaran ini, Wiwin Karama mengaku belum mengetahuinya. Pasalnya, kasus ini masih berlanjut dan menunggu keputusan dari Ditjen Hubla melalui laporan yang sudah dikirim.

“Yang jelas, dari hasil pemeriksaan kita kemarin, untuk kapalnya sendiri belum terlalu jauh karena mengenai otoritas pihak Malaysia. Jadi, legalitas hukum kapal itu kewenangan penuh dari Malaysia,” tambahnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk keberangkatan kapal sendiri di perairan Indonesia pastinya dilakukan terlebih dahulu pemeriksaan kesiapan kapal. Namun, untuk keberangkatan kapal yang berbendera Malaysia, pihaknya belum mengetahui persis mekanismenya. Namun dia meyakini, pihak otoritas Malaysia juga mengacu pada aturan internasional lantaran bertolak dari Tawau, Malaysia menuju Tarakan.

“Pemeriksaan tahap pertama sudah dilakukan, yaitu dari KSOP Nunukan dan Tarakan. Pemeriksaan selanjutkan dari pihak pusat, berapa lama, juga kami belum tahu,” tutupnya. (*/yua)

 

 


BACA JUGA

Senin, 18 September 2017 14:32

Setubuhi Siswi SMP, Sopir Angkot Janjikan HP

NUNUKAN – Kasus pencabulan yang menimpa siswi sekolah menengah pertama (SMP) dan seorang sopir…

Senin, 18 September 2017 14:31

Pihak Suami Bantah Lakukan KDRT

NUNUKAN – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami SR oleh suaminya sendiri, Dh,…

Kamis, 14 September 2017 15:38

Oknum PNS Pemadam Kebakaran Ditangkap Pesta Sabu

NUNUKAN – Kasus narkotika yang menjerat oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) memang menjadi perhatian…

Senin, 11 September 2017 15:50

Curi 2 Karung Pupuk Milik PT. SIL/SIP, Karyawan Ditindak

NUNUKAN – Kasus pencurian terjadi di perusahaan PT. Sebakis Inti Lestaris Sebakis Inti Plantation…

Rabu, 06 September 2017 12:05

Beralih Jadi Penjual Sabu, Eks Penjual Kosmetik Ini Dengarkan Dakwaan

NUNUKAN - Perkara narkotika tak ada habisnya bila dibahas. Kemarin (5/9), terdakwa Rasmida bersidang…

Sabtu, 02 September 2017 11:46

Diduga Jatuh ke Laut, Hanya Perahu dan Jaket yang Ditemukan

NUNUKAN – Muh. Rio Arfan (27), neyalan yang bertolak dari Sei Taiwan bertujuan untuk memancing…

Sabtu, 02 September 2017 09:51

Selain Mata Uang, Warga di Sini Juga Punya KTP Ganda

TARAKAN — Pemerintah sudah seharusnya memberikan perhatian serius terhadap pembentukan Daerah…

Rabu, 30 Agustus 2017 16:04

Awalnya Ajak Makan Bakso, Tahu-Tahu Niatnya Memperkosa

NUNUKAN - Kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini menimpa SW (10), warga…

Sabtu, 26 Agustus 2017 12:15

NGGA TAHAN..!! Nikahnya Usai Iduladha, Pasangan Ini Kuda-Kudaan Duluan

NUNUKAN – Kedua sejoli ini, Aco dan Becce (nama disamarkan) sudah beberapa minggu lamanya tinggal…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:10

Berdiri di Pagar Lantai 3 Rusun, Tiba-tiba Pria Ini Terjun

NUNUKAN – Rumah susun (Rusun) tempat menampung para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) deportan di Nunukan,…

Rakor Berlangsung, Ada Kades Asyik Ngobrol dan Merokok
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .