UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 17 Juli 2017 16:02
Dua PAC PDIP Tolak Abu Ramsyah

Bakal Sampaikan Protes saat Rakercabsus

PROKAL.CO, TARAKAN – Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Pejuangan Indonesia Perjuangan (PDIP), telah memutuskan Abu Ramsyah sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Tarakan periode 2015-2020.

Padahal sebelum keluarnya SK tersebut, Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Tarakan melakukan unjuk rasa bahkan sampai menyenggel Sekretariat DPC PDIP Tarakan lantaran menduga ada kecurangan dalam pengusungan ketua baru yang dilakukan DPD PDIP Kaltara. Selain itu, mereka juga siap melepas atribut partai jika mekanisme pengusungan tersebut tetap berlanjut.

Ketika dikonfirmasi, Kordinator Aksi Unjukrasa PAC se-Tarakan, Suhardi mengatakan tidak ingin memberikan komentar terkait masalah tersebut. Ia mengaku tak ingin menjadi biang kerok setelah keluarnya surat keputusan tersebut.

“Bagus langsung ambil komentar dari setiap PAC saja langsung mas. Jika saya yang berkomentar, PAC Tarakan nantinya akan tersinggung. Soalnya saya bukan ketua PAC bahkan bukan pengurus DPC. Melainkan hanya menjadi koordinator unjuk rasa yang sebelumnya dilakukan,” kata Suhardi.

Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Tarakan periode 2005 -2010 itu menambahkan, dirinya tak ingin ikut campur masalah persoalan PAC. Lantaran saat ini PAC se-Tarakan kecewa dengan mekanisme pengusungan yang dilakukan sebelumnya sangat sensitif.

“Kita kader PDIP sangat sensitif, setiap kader mempunyai rasa perjuangan di dalam diri mereka masing-masing. Bagus kalau pertengkaran masalah internal hanya pada musyawarah. Saya takutkan ada pertumpahan darah pada setiap kader,” terang Suhardi.

Ketika dikonfirmasi, Sekretaris PAC Tarakan Tengah, Sutrisno mengaku mengetahui surat mandat yang dikeluarkan pihak DPP itu. Sutrino menyatakan dengan tegas, dirinya sebagai perwakilan PAC PDIP Tarakan Tengah menolak Abu Ramsyah sebagai Ketua DPC PDIP Tarakan yang baru.

“Kita menolak keputusan yang dibuat DPP. Karena seperti sebelumnya, kami telah melakukan aksi lantaran dalam penilaian kami ada kecurangan di dalamnya. Bagaimana bisa dari 10 nama yang diusung bisa menjadi 5 saja,” tegasnya.

Dirinya menambahkan, walau saat ini pihaknya tidak ada pergerakan yang terlihat, Sutrisno mengaku telah melakukan persiapan untuk dapat menolak hasil keputusan tersebut. “Kita pastinya telah melakukan persiapan, kita hingga saat ini hanya menunggu momen. Saya akan menyampaikan penolakan pada Raskercab nanti,” imbuh Sutrisno.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Ketua PAC Tarakan Utara, Sumowo. Pihaknya juga menolak akan keputusan terpilihnya Abu Ramsyah sebagai Ketua DPC Tarakan yang baru. “Kenapa kita menolak, karena belum ada kejelasan dari pihak DPD Kaltara terkait dengan 5 nama yang dihilangkan tersebut,” kata Suprantinus Sumowo.

Hal senada akan dilakukan pihaknya dengan PAC Tarakan Tengah, pihaknya akan melakukan penolakan pada Raskercabsus yang akan dilakukan nanti. Dikatakan Sumowo, jika alasan masuk akal, pihaknya bisa saja menerima. “Itu kalau memang masuk akal. Kita belum tahu kan alasannya. Jika memang tidak masuk akal, ya pasti kita tolak terus,” tegas Sumowo.

Sementara Ketua PAC Tarakan Timur, Supriani mengatakan tidak ingin berkomentar banyak. Ia menerangkan agar masalah ini secepatnya diselesaikan dan pihaknya akan mengikuti keputusan DPP saja.

“Meski kami sempat mengikuti unjuk rasa bahkan penyegelan sekretariat sebelumnya, tapi kami sudah komitmen akan mengikuti keputusan yang dikeluarkan oleh DPP,” kata Suriani. (*/Hai)


BACA JUGA

Kamis, 16 November 2017 10:22

Tak Kuat Menanjak, Truk Tua Hancurkan Rumah Warga

TARAKAN – Seperti biasa, Jalan KH Agus Salim awalnya lancar-lancar saja. Lalu lalang kendaraan…

Kamis, 16 November 2017 10:14

Gawat! Warga Juata Kerikil Hampir Cangkul Bom

TARAKAN – Namanya Rusharno. Warga Gang Jengkot, Keluruhan Juata Kerikil ini hampir saja menjadi…

Rabu, 15 November 2017 14:42

‘Terciduk’ Curi Motor, Pemuda Ini Dibonyok Warga

TARAKAN- Seorang pemuda berinisial RI (21) menjadi bahan amukan warga lantaran ketahuan hendak membawa…

Rabu, 15 November 2017 14:39

Batal Dengarkan Tuntutan, 4 Terdakwa ‘Semringah’

TARAKAN – Tiga pria berinisial KA, AN dan SA, serta seorang wanita berinisial JA, yang menjadi…

Rabu, 15 November 2017 14:37

Hamil 7 Bulan, Sriyanti Harus Mendekam 1 Tahun di Penjara

TARAKAN – Setelah menjalani beberapa sidang, akhirnya terdakwa penggelapan bernama Sriyanti menjalani…

Selasa, 14 November 2017 15:49

Pasrah Ditangkap, Disidang pun Tak Berkutik

TARAKAN – Baru beberapa jam membeli narkotika jenis sabu-sabu dan belum sempat menikmati, Dodi…

Selasa, 14 November 2017 15:44

44 Barang Bukti Diamankan

TARAKAN – Jelang berakhirnya Operasi Zebra yang serentak digelar di seluruh Indonesia, ternyata…

Selasa, 14 November 2017 15:35

Baru 5 Bulan Keluar Penjara, Eh.. Masuk Sel Lagi

TARAKAN – Diminta oleh teman yang sedang sakit untuk membeli obat, Iswandi malah berbuat kriminal.…

Selasa, 14 November 2017 15:33

Situasi Genting, Tak Perlu Tembakan Peringatan

TARAKAN – Untuk mengantisipasi penyalahgunaan senjata api (senpi) di kalangan petugas kepolisian,…

Selasa, 14 November 2017 15:32

Tarakan Punya 160 Titik ‘Jalur Tikus’ Narkoba

TARAKAN – Masalah narkoba menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota (pemkot) Tarakan.…

Tak Sadar Diincar Polisi, Pengedar Dibekuk saat Bungkus Sabu-sabu

Rangka Bangunan THM Runtuh, Satu Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Ibunya Ditabrak Hingga Tewas, Anak Ini Memaafkan Pelaku

Situasi Genting, Tak Perlu Tembakan Peringatan

Usai Kuras Toko Vape, AS Diciduk Polisi

Hamil 7 Bulan, Sriyanti Minta Keringanan Hukum

Tarakan Punya 160 Titik ‘Jalur Tikus’ Narkoba

‘Terciduk’ Curi Motor, Pemuda Ini Dibonyok Warga

44 Barang Bukti Diamankan

Pasrah Ditangkap, Disidang pun Tak Berkutik
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .