UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 17 Juli 2017 16:05
Balap Liar, JK dan Motornya Diangkut Polisi

Warga : Kami Teriaki, Kami Lempar, tapi Tidak Juga Tobat

DIBINA : Para pembalap liar ini diberikan arahan agar tak mengulangi lagi aksinya. (AKBAR REZZA/Kaltara Pos)

PROKAL.CO, TARAKAN  - Pelaku balap liar yang kerap menggelar balapan di jalan sekitar Stadion Datu Adil dihentikan aparat kepolisian sekira pukul 03.00 Wita, kemarin (16/7). Balapan yang juga menggunakan sebagianJalan Pulau Sumatera itu dihambur polisi dan berhasil mengamankan 5 pembalap liar yang masih berusia sangat muda.

Mereka adalah AN, YH, RS, FD dan JK. Tak hanya kelima pembalap liar itu, motor mereka juga diamankan polisi, diantaranya, Honda Beat yang dikendarai oleh FD, Motor Yamaha Mio J dikendarai oleh JK yang berboncengan dengan AZ, Mio J dikendarai YH. Penangkapan kelima remaja ini dilakukan polisi setelah mendapat banyak laporan dari masyarakat.

Salah seorang saksi, Rudi mengatakan, balapan yang tertangkap di area Stadion Datu Adil itu sudah sering digelar secara diam-diam oleh pelaku, mulai dari pelaku yang masih remaja, bahkan ada yang menuju dewasa. Melihat balapan ilegal ini, warga yang marah dan resah.

“Kemarin saya lihat di Beringin (Jalan Yos Sudarso) itu, ada warga yang coba hambur mereka, karena anak-anak balapan liar di sana. Tapi biar sudah dimarahi, tetap aja lanjut balapan lagi di lain tempat,” ungkap Rudi kepada Kaltara Pos.

Menurut JK, saat itu dia berboncengan dengan AN. Niatnya Cuma satu, ingin jalan-jalan bersama temannya sambil mencari makan. Namun karena kondisinya yang kian memanas akibat melihat temannya yang melakukan aksi balapan, JK akhirnya kepincut juga untuk mengikuti balapan tersebut.

“Saya mau ikut juga pak sama teman saya, karena mau kepengin ikut balapan juga,” ungkap JK.

Sementara itu,  YH, RS dan FD yang mengaku hanya sekadar ikut menonton juga tak lepas dari sasaran polisi. Saat itu mereka hanya menonton aksi balapan liar tersebut. “KAlau tidak ada penonton tidak asik balapannya pak,” ungkapnya santai.

Setelah berhasil dibekuk, motor-motor itu langsung diamankan dan ditahan untuk sementara waktu. Dijelaskan warga lainnya, Mattang mengatakan, patroli dan razia polisi harus sering dilakukan. Pasalnya, aksi tersebut sering menganggu ketenteraman warga. Meskipun sering ditegur warga, namun semua itu hanya dianggap omelan sesaat oleh ramaja-remaja ini.

“Kami teriaki, kami lempar, tapi tidak ada juga mereka tobat. Malah makin ramai jadinya,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Sat Lantas Polres Tarakan, Bripka Apryansyah mengatakan, aksi tersebut sudah lama menjadi incaran pihaknya. Pasalnya, beberapa laporan yang masuk adalah banyaknya balapan liar di sejumlah jalan di Tarakan.

“Sudah lama kami selidiki ini, dimana biasa mereka beraksi. Dan saat malam kemarin, akhirnya pihak kami memutuskan untuk melakukan pembubaran aksi tersebut,” ucapnya.

Usai ditangkap dan diinterogasi, remaja-remaja tersebut kemudian dibina agar tak melakukan balapan liar lagi. “Anaknya jangan dikasih motor, terus kalau bisa kunci motor ditaruh memang tempat yang aman biar tidak diambil kuncinya sama anaknya,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, motor pelaku balap liar masih diamankan di kantor polisi untuk dimintai pertanggung jawabannya sekaligus memberikan efek jera. “Kita tunggu saja prosesnya, dan semoga mereka bisa kapoklah, tidak melakukan hal tersebut lagi,” tutup Apryansyah. (*/arz)


BACA JUGA

Selasa, 26 September 2017 11:57

Mabuk Tanpa Busana, Gadis Dicabuli Tiga Pria

TARAKAN – Nafsunya sudah diubun-ubun, melihat gadis bertubuh molek membuat pria yang satu ini…

Selasa, 26 September 2017 11:51

Tabrak Pikap, Dada Umi Terluka

TARAKAN – Kasus kecelakaan lalu lintas belakangan ini cukup banyak terjadi di beberapa tempat.…

Selasa, 26 September 2017 11:50

Divonis Penjara 1,4 Tahun, Tiga Perampok Tambak Pasrah

TARAKAN – Setelah menjalani dua beberapa kali persidangan, tiga terdakwa perampok tambakan kembali…

Selasa, 26 September 2017 11:47

Pungli e-KTP Dilirik Polisi

TARAKAN – Kasus pungutan liar (pungli) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Senin, 25 September 2017 16:02

Jemput Jamaah Haji, Isak Tangis Menggema di Islamic Center

TARAKAN – Rombongan haji asal Tarakan telah menginjakkan kaki di Bumi Paguntaka, siang kemarin…

Senin, 25 September 2017 16:00

Lantai Berlubang, Bangunan Sekolah Tak Disentuh Renovasi

APA dikata, tempat pendidikan justru memprihatinkan kondisinya. Selain berlubang, lantai ruang kelas…

Senin, 25 September 2017 15:58

KPU Fokus Jalankan Tahapan Pemilu

TARAKAN – Setelah masalah anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) dinyatakan selesai dengan…

Senin, 25 September 2017 15:57

Belum Tetapkan Tersangka, Polisi Masih Dalami Perkaranya

TARAKAN – Pemuda yang satu ini, Prayugo tewas setelah menabrak  truk milik, Wibowo. Kecelakaan…

Senin, 25 September 2017 15:56

Diusir dari Rumah, Siswi SMA Ditiduri Temannya

TARAKAN – Mendengar gosip tetangga, bahwa putrinya menjadi wanita panggilan, membuat ES berang.…

Sabtu, 23 September 2017 20:13

Dukung Ekonomi Kreatif, Nongkrong Bareng Komunitas

TARAKAN - Beberapa saat yang lalu, Kantor Perwakilan (KPw) BI Provinsi Kaltara baru saja membuka event…

PWI Tarakan Vakum, PWI Kaltara Gelar Konferensi

Diusir dari Rumah, Siswi SMA Ditiduri Temannya

Waspada Peredaran Pil PCC Berbentuk Permen Susu

Dimarahi Polisi, Remaja Bali ‘Mewek’

Pura-pura Mau Beli, Beras 2 Karung Dibawa Kabur

Bantah Pekerjakan Ladies di Bawah Umur

Polisi Masih Tunggu Hasil KNKT

Belum Tetapkan Tersangka, Polisi Masih Dalami Perkaranya

Polisi ‘Cium’ Keterlibatan Bendahara Kooperasi Idec

Dukung Ekonomi Kreatif, Nongkrong Bareng Komunitas
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .