UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Jumat, 28 Juli 2017 15:30
BANGKE MEMANG...!! Cuma Modal Apollo, Bagong Garap Anak 5 Tahun

Dilakukan Berkali-kali, Korban Juga Diancam

-ilustrasi

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tindakan pria ini benar-benar bikin emosi meningkat. Bagaimana tidak, anak-anak yang seharusnya masih memiliki waktu panjang menatap masa depan, justru dihancurkannya seketika. Ya, tindakan Bagong –nama disamarkan— menodai anak di bawah umur bernama Bunga –nama disamarkan— sungguh membuat pilu keluarga Bunga.

Anak gadis berusia 5 tahun yang semula selalu riang itu kini mulai tampak murung. Dia suka menyendiri dan trauma akibat perlakuan Bagong. Tak hanya itu, orang tua korban juga tak menyangka Bagong yang melakukan tindakan bejat tersebut. Pasalnya, pria berusia 35 tahun itu adalah teman kedua orang tua Bunga.

Semua bermula saat mereka masih tinggal di Sei Menggaris beberapa bulan lalu. Bahkan, orang tua Bunga sudah mengetahui tindakan bejat Bagong. Pria lajang ini bahkan sering melakukan tindakan mesum pada sang anak. Orang tua Bunga hanya bisa diam melihat kejadian ini. Mereka tak tahu harus melapor kemana lantaran buta soal pelaporan ke polisi.

Beruntung, orang tua korban memutuskan pindah ke Nunukan untuk menghindari Bagong. Di rumah sang teman, dia kemudian bercerita soal perilaku Bagong. Mendengar hal ini, orang tua Bunga mendapat petunjuk agar melaporkannya ke kantor polisi.

“Dia mengetahui, cuma karena dia dulunya TKI dari Malaysia, dia tak tahu mau melapor kemana. Makanya dia ke Nunukan, ada orang yang menampung mereka, mereka cerita ke situ, baru yang itu (temannya) melapor ke Polres. Melapornya itu, kemarin 14 Juli,” ungkap Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi.

Dari informasi yang disampaikan Jefri, pria lajang itu melampiaskan nafsunya kepada sang anak lantaran tak tahu harus menyalurkan nafsunya kemana. Setiap melihat gadis kecil, nafsu Bagong kerap tak dapat ditahan. Ditambah lagi, korban sering mengunjungi rumahnya, sehingga muncullah niat jahat Bagong.

“Pelaku mengajak korban setiap sore di ajak “sini makan Apollo” katanya, setelah itu diajaklah ke ruang tengah. Adiknya juga diajak dan dikasih pulpen untuk nulis-nulis, catat-catat, kakaknya diajak ke dapur,” ungkap Jefri.

Perlakuan tidak pantas ini dilakukan Bagong tak hanya sekali, melainkan berkali-kali sejak Februari hingga Maret lalu. “Iya di situ dia disetubuhi hampir 2 bulan di belakang itu (dapur). Dia disetubuhi kurang lebih 10 kali,” ucapnya.

Bagong, kata Jefri, adalah buruh kelapa sawit di Kecamatan Sei Menggaris. Dalam melakukan aksinya, Bagong memberikan Bunga makanan yang disukai Bunga. Tindakan ini sengaja dilakukan agar sang anak tertarik. Setelah itu, pelaku membawanya ke dapur untuk melampiaskan nafsunya. “Namanya anak-anak kecil diiming-imingi dengan makanan, ya bisa saja mau,” jelas Kapolres Nunukan ini.

Tidak hanya mengeluarkan jurus memberikan makanan, Bunga juga menekankan kepada korban agar tak bicara si siapapun soal perbuatan bejatnya. Untuk memastikan korban tak bercerita kemana-mana, Bagong sempat mengeluarkan ancaman kepada korban.

“Jangan kasih tahu mamak sama bapakmu ya, nanti om tidak kasih Apollo lagi,” beber Jefri menirukan pernyataan pelaku. (*/mls)

 


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 14:48

Posting Makanan Berbelatung, Pelaku Dilaporkan ke Polisi

NUNUKAN - Media sosial (medsos) Facebook sempat ramai dengan postingan keluhan pengguna terkait makanan…

Minggu, 22 Oktober 2017 10:32

Diskusi dengan PLN, Warga Minta Solusi Atasi Krisis Listrik

NUNUKAN – Krisis listrik yang terjadi di Nunukan menjadi bahan diskusi oleh Focus Group Discussion…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:34

Ribuan Botol Miras Diamankan Dalam Operasi Pekat

NUNUKAN – Memasuki hari keempat operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), polisi kembali mengamankan…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:11

Kasus Korupsi Rehab Kapal KSOP Bakal Seret 3 Nama Lagi

NUNUKAN - Kasus korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Syahabandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)…

Senin, 16 Oktober 2017 11:39

Polres Nunukan Ungkap Jaringan Sabu Internasional

NUNUKAN – Jaringan peredaran narkotika internasional akhirnya berhasil diungkap aparat Satuan…

Rabu, 11 Oktober 2017 11:13

Jaksa Datangkan Ahli Mesin Periksa Kapal

NUNUKAN – Belasan saksi telah diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan. Kasus dugaan korupsi…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:58

Panyiwi Tewas, Ada Kopi Jantan di Kantong Celananya

NUNUKAN – Belum diketahui kepastian penyebab kematian pria ini, namun kejadian sempat bikin warga…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:56

Pakai Pasal Pemerasan dan Pengancaman, Kok Bisa?

NUNUKAN – Berkas perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) di PT Pelni Cabang Nunukan telah dilimpahkan…

Senin, 09 Oktober 2017 10:01

Korupsi Pasar Selisun Belum Digarap BPK

NUNUKAN - Kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Selisun, Nunukan, terus menjadi perhatian berbagai…

Kamis, 05 Oktober 2017 11:17

Polisi Belum Pastikan Penyebab Kebakaran

NUNUKAN – Penyebab kebakaran pasar Inhutani yang menghanguskan puluhan kios pedagang, Selasa (3/10),…

Kasus Korupsi Rehab Kapal KSOP Bakal Seret 3 Nama Lagi

Ribuan Botol Miras Diamankan Dalam Operasi Pekat

Diskusi dengan PLN, Warga Minta Solusi Atasi Krisis Listrik

Posting Makanan Berbelatung, Pelaku Dilaporkan ke Polisi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .