UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

PEREMPUAN

Senin, 07 Agustus 2017 10:01
Beatboxer Dunia Asal Tanjung Selor
Minawati Wening

PROKAL.CO, DI Indonesia beatbox baru buming pada tahun 2007-an. Sejak tahun itu, aksi para beatboxer masih jarang terlihat di televisi. Hingga kini, tidak hanya kaum Adam saja yang lihai dalam memainkan nada melalui mulut ini. Minawati Weining salah satunya. Wanita asal Tanjung Selor ini merupakan beatboxer yang telah diakui dunia.

Wanita yang masih duduk di bangku sekolah SMAN 1 Tanjung Selor ini mengenal beatbox dari temannya. Saat itu ia hanya diperlihatkan rekaman. Lantaran suka dengan mendengar nada beatbox, akhirnya Weining – sapaan akrabnya – mencoba sendiri di rumah.

Perlahan-lahan, ia mulai bisa mengeluarkan nada beatbox. Tak sekedar bisa mengeluarkan nada dasar beatbox, wanita berhijab ini memantapkan keahliannya dengan menonton berbagai video beatbox dunia.

“Ya begitu aja mengalir, tidak ada latihan khusus sampai mendatangkan pelatih. Kalaupun dirasa ada yang kurang, sharing saja dengan komunitas beatbox Tanjung Selor atau grup beatbox Indonesia. Dari sana banyak saran dan banyak belajar juga,” terang anak dari Suparmin dan Alm Djusiana ini.

Nah, prestasi Weining tak hanya di lingkungannya saja. Lantaran sering mengunggah berbagai video melalui sosial media, ia pun mendapat apresiasi dari Beatbox Indonesia melalui akun Instagram @Muhajirin Official.

Hal itu tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi wanita yang hobi bermain futsal ini. Lanjutnya bercerita, tak lama mendapat apresiasi beatbox itu, ia lalu direkomendasikan ke Beatbox Swiss.

“Itu bukan ajang atau lomba, tapi aku sudah diakui dunia. Waktu Muhajirin merekomendasikan, Swiss itu suka dan minta aku bikin video baru lagi. Pas aku bikin, mereka post. Jadi Beatbox Swiss itu adalah satu akun yang memegang dan mengumpulkan para beatbox seluruh dunia. Jadi aku diakui seluruh dunia,” paparnya saat berbicang-bincang bersama Kaltara Pos, belum lama ini.

Meski telah diakui Beatbox Dunia, tak lantas membuat nama Weining tenar di daerahnya. Meski banyak warga Tanjung Selor yang melihat postingan videonya, warga tak pernah mengetahui adanya beatbox kelas dunia ini.

Meski demikian, ia tak pernah mengaharapkan bakal terkenal. Menjadi beatboxer dunia pun tak pernah terpikirkan olehnya. Sebab, keahliannya tersebut hanya sebatas coba-coba.

Nada-nada beatbox yang dikelarkan memang enak dan sangat seru didengar. Namun, di balik itu ternyata ada beberapa gejala yang menggangu saluran pernafasan Weining. Selama ini, dirinya sudah dua kali merasakan radang. Ia pun tak lantas berputus asa dan meninggalkan beatbox.

“Yang pertama itu sudah lama, yang kedua baru?baru aja. Sekarang belum terlalu pulih. Sampai dibawa bapak ke dokter, tapi taunya kan hanya banyak minum es, padahal gara-gara belajar teknik dan efek. Aku sampai demam kemarin,” kisahnya sambil tersenyum manis.

Atas prestasinya ini, belum ada pihak yang mengundangnya untuk menjadi bintang tamu atau sebagai pengisi acara. Di Tanjung Selor pun ia baru perform sekali di Restoran Laka-Laka dalam keadaan yang tidak sengaja.

“Memang minggu lalu ada acara, tiba−tiba MC suruh aku untuk tampil, ya udah itu aja sekali. Sebentar saja kok,” tutup kakak dari Arsyala Mindi Kirani ini. (*/lib)

 

 


BACA JUGA

Senin, 02 Oktober 2017 12:18

Pendidikan Jalan, Bisnis Online Lancar

MESKI sibuk dengan aktivitas yang cukup padat, Rahmadina masih sempat menekuni bisnis online. Penerima…

Senin, 02 Oktober 2017 12:17

Terpanggil untuk Mengabdi di Perbatasan

TAK dipungkiri, fasilitas pendidikan yang ada di perbatasan masih butuh perhatian serius. Tak terkecuali…

Senin, 02 Oktober 2017 12:16

Lanjut S2 untuk Kejar Cita-cita

SETELAH menyelesaikan Studi S1 di Universitas Borneo Tarakan (UBT) pada 2016, Rahmadina pun melanjutkan…

Sabtu, 23 September 2017 12:15

Pesan untuk Mahasiswa: Berorganisasilah

SELAIN menjadi ketua di sebuah organisasi perempuan, dirinya juga aktif di organisasi Badan Eksekutif…

Sabtu, 23 September 2017 12:13

Pernah Jadi Duta Genre

KEINGINAN yang kuat dalam meraih prestasi membuat Nur Eni tak pernah bosan untuk belajar. Kata dia,…

Sabtu, 23 September 2017 12:12

Suka Duka Jadi Ketua Kohati

MENJADI ketua dalam sebuah organisasi perempuan memberi tantangan tersendiri bagi Nur Eni. Pasalnya…

Senin, 18 September 2017 14:26

Tak Bisa Jadi Polwan, Perawat pun Tak Apa

BERCITA-cita boleh saja. Namun terkadang, apa yang dicita-citakan bukan menjadi takdir kita. Seperti…

Senin, 18 September 2017 14:25

Hidup Sehat dengan Olahraga

ERLINDA juga bercerita banyak soal hobinya.  Untuk menjaga tubuhnya tetap bugar dan sehat, Nurlinda…

Senin, 18 September 2017 14:24

Jadi Perawat, Penuh Manfaat

KULIAH di Akademi Keperawatan memang tidak mudah. Menurut Nurlinda, ada suka duka di sana. Ia menjelaskan…

Senin, 11 September 2017 15:34

Bangga Jadi Guru di Thailand

Menuntut ilmu pendidikan hingga ke Thailand menjadi kebanggaan tersendiri bagi gadis cantik bernama…

Dari Model Rias Pengantin, Imah Juga Lirik Usaha Butik

Belajar Mandiri, Pilih Geluti Usaha Kafe Es Krim

Sayang Keluarga, Orang Tua Jadi Inspirator Utama
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .