UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Sabtu, 12 Agustus 2017 12:03
Sepuluh Jam Penumpang Lion Air Terlantar di Bandara

Tiba-tiba, Pesawat Berangkat Tanpa Pemberitahuan

TERLANTAR : Puluhan calon penumpang Lion Air ditinggal pilot karena mengantre check in manual, kemarin (11/8). ELIAZAR/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TARAKAN – Dampak maskapai penerbangan Lion Air meninggalkan 120 penumpangnya, situasi di Bandara Juwata Tarakan mendadak ricuh, kemarin (11/8). Para penumpang yang tidak terima ditelantarkan pun langsung menumpahkan kekesalannya kepada petugas maskapai di bandara.

Diketahui Pesawat dengan nomor penerbangan JT 673 PK LFT tujuan Balikpapan tersebut, sebenarnya bertolak sesuai jadwal pukul 05.55 Wita. Namun saat berangkat, ternyata jumlah penumpang yang masuk hanya 86 penumpang saja.

Ternyata, penyebab dari ketinggalannya 120 penumpang tersebut lantaran hingga jam keberangkatan para penumpang masih melakukan check in. Sementara hingga tepat jam keberangkatan, pilot memilih langsung berangkat dan meninggalkan 120 penumpang lainnya.

Rio, salah satu penumpang yang ditemui Kaltara Pos, mengatakan saat akan tinggal landas kru pesawat tak memberikan laporan akan segera berangkat. Sedangkan, di ruang check in calon penumpang tengah mengantre.

“Ini pesawat tiba-tiba berangkat, kita penumpang masik melakukan check in,” ujar Rio.

Diungkapkan Rio, dirinya sendiri sudah tiba di terminal keberangkatan pada jam 04.30 Wita dan mengaku dirinya tidak terlambat untuk melakukan check in. Yang membuat check ini lama, lanjut Rio, karena adanya gangguan pada sistem check in Lion Air sehingga menggunakan check in manual.

“Kata petugas ada gangguan server, jadi kita check in pakai manual makanya lama. Namun setelah kita check in dan naik ke ruang tunggu ternyata pesawat sudah tidak ada,” ungkapnya.

Selain Rio, tampak pula diantara 120 penumpang tersebut salah satu pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan, Syamsi Sarman. Saat dikonfirmasi ia mengatakan, dirinya yang berniat berangkat ke Jakarta untuk menghadiri kegiatan yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) RI, harus terlambat lantaran tertinggal pesawat.

“Acaranya itu jam 9 pagi, jadi karena saya terlambat hari ini mungkin saya hanya bisa ikut acaranya besok saja,” bebernya.

Ditambahkan Syamsi, dirinya sempat menanyakan mengenai standar operasional prosedur (SOP) saat pesawat akan berangkat. Padahal, biasanya selalu ada informasi dari petugas bandara tentang kondisi terbaru sebelum berangkat.

“Biasanya ada pemberitahuan kalau ada yang terlambat dan namanya dipanggil, ini tidak ada sama sekali,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala  Bandara Juwata Tarakan, HemiPamuraharjo, mengatakan, ia menganggap pilot sudah melanggar prinsip tanggung jawab pengangkut. Pasalnya, pilot meninggalkan penumpang yang sedang dalam proses check in manual yang membutuhkan waktu lama.

“Kalau dia bertanggung jawab maka dia tidak akan meninggalkan penumpang, jadi ini bukan delay atau cancel. Namun ini adalah tindakan pilot yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, Hemi langsung melakukan koordinasi dengan Lanud Tarakan dan Polres  Tarakan untuk melakukan pengamanan, guna meredam amarah penumpang yang batal berangkat.

“Pihak bandara juga sudah meminta kepada pihak Lion Air untuk memberikan prioritas pada penumpang yang tidak terangkut pada penerbangan berikutnya. Dengan catatan tidak ada penumpang dan calon haji tertinggal,” bebernya.

Hemi juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Lion Air pusat dan meminta agar mengambil tindakan kepada pilot yang bersangkutan. Kedua, dirinya juga sudah meminta pesawat pengganti.

Sebanyak 120 penumpang tersebut harus menunggu hingga kurang lebih 10,5 jam, sejak antre mulai pukul 04.30 Wita hingga berangkat pukul 15.00 Wita.

Meski demikian, selama menunggu, manajemen Lion Air tetap memberikan kompensasi sesuai aturan yang berlaku. Mulai pemberian makanan ringan, makanan berat, hingga kompensasi uang Rp 300 ribu untuk setiap calon penumpang. Pihak Lion Air sendiri menerbangkan seluruh calon penumpang dengan menggunakan dua pesawat sekira pukul 15.00 Wita.

Dua pesawat yang mengangkut adalah JT 267 tujuan Surabaya yang sedianya bertolak 09.30 Wita. Satu pesawat lagi adalah JT 675 tujuan Balikpapan - Yogyakarta - Makassar – Jakarta.

Namun, dampak dari insiden ini, keberangkatan jamaah haji dari berbagai daerah di Kalimantan Utara, tertunda. Puluhan jamaah haji terlantar di ruang VIP Bandara Juwata Tarakan untuk menunggu keberangkatan. Pihak Lion Air sendiri memberikan tambahan 1 extra flight khusus untuk mengangkut jamaah haji. Pesawat tersebut bertolak sekira pukul 18.00 Wita.

“Sudah kita sepakati jamaah haji kami tunda, dan nanti ada extra flight khusus jamaah haji,”kata Airport Manajer Lion Air Cabang Tarakan, Moses.  (zar)   

 


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 14:51

Kurang Fokus Bawa Motor, Tabrak Mobil Parkir

TARAKAN – Kecelakaan kembali terjadi di Jalan Aki Balak, sekira pukul 14.20 Wita kemarin (22/10).…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:33

Janda 3 Anak Nekat Jual Togel untuk Hidupi Keluarga

TARAKAN – Novi, wanita 36 tahun terlihat pasrah saat duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:30

Pengin Main Medsos dengan Pacar, Dua Pemuda Curi HP

TARAKAN – Pengin punya handphone(HP) android, dua pemuda bernama Abi dan Sigit nekat mencuri Samsung…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:20

Ruang Teratai RSUD Terbakar, Pasien Bingung Cari Lokasi Aman

TARAKAN – Dari kejauhan kepulan asap hitam terlihat jelas dari atas gedung Rumah Sakit Umum Daerah…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:14

Lahan di Kelurahan Pantai Amal Membara

TARAKAN – Lahan kosong milik warga di Jalan Binalatung, Kelurahan Pantai Amal, rata usai dilibas…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:09

Ke Rumah Tetangga Bawa Sabu, Pria Ini Dibekuk Polisi

TARAKAN – Pria berinsial BD ini tidak menyangka saat mengunjungi tetangganya, ternyata dibumbuti…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:05

WASPADA! ISIS ‘Mengancam’ Kaltara

TARAKAN - Mengantisipasi pelarian kelompok pro Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) dari Filipna ke…

Rabu, 18 Oktober 2017 14:44

Awalnya Ngotot, Molidin Pasrah Divonis 6 Tahun

TARAKAN – Sempat ngotot selama menjalani proses persidangan, akhirnya terdakwa Molidin alias Medan…

Rabu, 18 Oktober 2017 14:44

Lagi, 21 Koli Kepiting Bertelur Gagal Diselundupkan

TARAKAN - Pelaku penyeludupan kepiting bertelur seakan tidak ada kapoknya untuk melakukan aksinya. Padahal…

Rabu, 18 Oktober 2017 14:30

Diduga Gara-gara Rokok, Dua Napi Adu Jotos

TARAKAN – Narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Tarakan ricuh, Selasa (17/10)…

Curi HP Mahasiswi, Belum Dijual, Pelaku Langsung Dibekuk

Divonis 4 Tahun Penjara, Terpidana Sabu Bersyukur

Bayi Dimasukkan Panci Sebelum Masuk Freezer

BI Kaltara Dorong Terus Pengembangan UMKM

Lagi, 21 Koli Kepiting Bertelur Gagal Diselundupkan

Lagi, Tarakan Dapat Bantuan 5 Ribu Sambungan Jargas Baru

Diduga Gara-gara Rokok, Dua Napi Adu Jotos

Pura-pura Jadi Petugas, Orang Pacaran Ditipu, HP Dibawa Kabur

Lagi, Tarakan Dapat Bantuan 5 Ribu Sambungan Jargas Baru

PH Sebut Kasus Char Leex Direkayasa
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .