UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Sabtu, 12 Agustus 2017 12:04
Kerusakan Satelit Biang Gangguan Jaringan
DISKUSI : Telkomsel saat menggelar diskusi bertema jelajah tapal batas belum lama ini. (AULIA/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TARAKAN - Diskusi perihal paparan peningkatan kualitas jaringan internet di Kalimantan terus diupayakan oleh pemerintah Indonesia. Dalam diskusi bertema jelajah tapal batas yang diselenggarakan di Hotel Swiss-Bell, Kamis (10/8) lalu, selaku ITT network manajemen di Papua, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan, Saridi, mengatakan kualitas jaringan di Kalimantan sering bermasalah pada satelit. Namun keseluruhan Indonesia saat ini sudah terpasang jaringan internet kualitas 3G.

“Kalau 3G sudah semuanya, cuma kapasitas transportasi yang masih minim seperti Krayan yang hanya 4 Ndpn, tapi sudah 3G. Kendala jaringan itu saat ini di satelit, kita harus menggunakan itu sementara harganya mahal sekali,” ujar Saridi. Dikonfirmasi perihal harga satelit tersebut, Saridi mengumpamakan untuk 2 Ndpn saja berharga Rp 120-an juta per bulan, sehingga jika 4 Ndpn akan berharga sekitar Rp 250 juta.

Selain kendala mahalnya harga satelit dan transportasi, pengiriman BBM ke lokasi perbatasan juga menjadi kesulitan tersendiri. Namun dikatakannya, Telkomsel kedepannya tidak akan membangun 3G lagi namun seluruhnya adalah 4G.

“Sehingga kedepannya semuanya akan tertutupi oleh jaringan internet 4G. Di Tarakan sendiri belum seluruhnya terpasang 4G. Karena masih ada beberapa pelanggan yang HP-nya tidak support 4G. Tapi kalau semua sudah ada 4G, pasti kami pasang dan paling lambat itu tahun depan,” bebernya lagi.

Dikonfirmasi perihal jumlah 4G keseluruhan di Tarakan pun Saridi belum bisa memastikan lantaran masih banyak pelanggan yang menggunakan layanan 3G. Namun Saridi akan tetap menunggu kapanpun seluruh pelanggan siap menggunakan data 4G. Begitupun mengenai sering bermasalahnya internet di Tarakan yang masih mengandalkan optik. Saridi mengatakan sedang meng-upgrade kapasitas 200 Mbts menjadi 800 Mbts atau pertambahan 600 Mbpts. Sehingga dengan peningkatan kualitas tersebut, akan menjadi back-up jika suatu saat kabel optik putus kembali.

“Kapasitasnya itu cukuplah untuk mempertahankan semua perangkat yang ada ketika kabel optik putus, tetap bisa beroperasi dengan normal. Target paling lambat November, setelah itu dijamin internet lancar,” tuturnya lagi sembari tertawa.

Selama ini masih banyak pembangunan infrastruktur di Kalimantan yang membutuhkan penggalian, sering mengganggu kabel optik internet sehingga bermasalah. Saridi yakin jika sudah di-upgrade dengan kapasitas tersebut, permasalahan internet akan lebih baik.

Sementara itu, Walikota Tarakan, Ir Sofian Raga MSi berterima kasih kepada pemerintah pusat terkait pembangunan yang diadakan di Tarakan, termasuk usaha perbaikan jaringan internet di Tarakan.

“Kami berterima kasih sekali untuk pengembangan teknologi digital di Tarakan. Mau tidak mau, teknologi itu sudah berkembang, kalau tidak mau ikut kita akan tertinggal. Maksud tujuannya agar semuanya bisa cepat dan lancar,” tutup Sofian. (*/aul)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:15

Eksekusi Mati Ayau, Negara Harus Keluarkan Rp200 Juta

TARAKAN – Sejak divonis mati dua bulan lalu oleh Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, tepatnya 15 Juni,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:12

Polisi Akan Panggil Saksi Ahli

TARAKAN – Meski sudah menetapkan tersangka atas kecelakaan speedboat SB Rezeki Baru Kharisma,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:12

Polisi Cari Bukti Baru Kasus Bayi Freezer

TARAKAN – Unit Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tarakan masih terus melakukan penyidikan…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:58

Pemkot Tarakan Sorot Pengerjaan Proyek Jalan Pulau Banda

TARAKAN – Belum genap sebulan pengerjaan perbaikan ruas Jalan Pulau Banda dan Pepabri, kini rusak…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:58

Pemkot Tarakan Sorot Pengerjaan Proyek Jalan Pulau Banda

TARAKAN – Belum genap sebulan pengerjaan perbaikan ruas Jalan Pulau Banda dan Pepabri, kini rusak…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:55

Hina TNI AL di Facebook, Akun HRH Dilaporkan ke Polisi

TARAKAN - Akibat nama institusi Lantamal XIII Tarakan dihina di media sosial (medsos) facebook, pihak…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:54

Tak Terima Celana Dicuci, Istri Dikungfu, Lalu Dilempar Api Rokok

TARAKAN – Bermaksud ingin menjadi istri yang baik dengan mencucikan pakaian kotor sang suami,…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:53

Untuk Orangtua, Jangan Biarkan Anak Keluyuran Malam’

TARAKAN – Bukannya memperingati HUT RI dengan melakukan hal positif, para remaja ini malah kembali…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:51

Hajar Pemabuk, Preman Ciut di Depan Hakim

TARAKAN – Merasa menjadi penguasa di Simpang 3 Tarakan karena memiliki otot kekar, Lukman yang…

Rabu, 16 Agustus 2017 15:43

Mencuri di 20 Tempat, Baru 2 Korban yang Melapor

TARAKAN - Maraknya pencurian membuat polisi  gencar melakukan penyelidikan terkait keberadaan para…

Mantan Kepala Bandara Tak Hadiri Sidang Korupsi

Gelapkan Biaya Kamar Tamu STQ, Supervisor Hotel Dibui

Polisi Cari Bukti Baru Kasus Bayi Freezer

Lima Bulan Tak Dibayar, Buruh Mengadu ke DPRD Tarakan

Polisi Akan Panggil Saksi Ahli

Hina TNI AL di Facebook, Akun HRH Dilaporkan ke Polisi

BEJAT! Ketagihan Film Porno, Bocah 7 Tahun Digarap

Eksekusi Mati Ayau, Negara Harus Keluarkan Rp200 Juta

Tak Terima Celana Dicuci, Istri Dikungfu, Lalu Dilempar Api Rokok

Hajar Pemabuk, Preman Ciut di Depan Hakim
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .