UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Sabtu, 02 September 2017 09:51
Selain Mata Uang, Warga di Sini Juga Punya KTP Ganda
Perbatasan Indonesia dan Malaysia di pedalaman Nunukan.

PROKAL.CO, TARAKAN — Pemerintah sudah seharusnya memberikan perhatian serius terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kaltara. Bagaimana tidak, Lumbis Ogong salah satunya. Daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini perekonomiannya sangat bergantung dengan negara tetangga. Hal ini dikhawatirkan akan mengganggu kesetabilan NKRI di perbatasan.

Hal ini pula yang menjadi perhatian salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Repulblik Indonesia (RI) Komidsi VII, Ari Yusnita kepada DPD RI. Ia mengatakan, DPD RI harus dapat memprioritaskan terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kaltara. Meski urusan pemekaran wilayah berada di Komisi II, namun ia tetap ngotot agar pemerintah memberi perhatian serius terhadap tuntunan warga perbatasa yang menginginkan adanya pemekaran daerah.

Dr. Ari Yusnita mengaku sebelumnya turut ikut mendampingi kunjungan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Nono Sampono pada beberapa waktu lalu, untuk melihat kondisi sebenarnya di daerah perbatasan.

Dari kunjungan itu, ia melihat kondisi daerah dan masyarakatnya memang menuntut pemerintah pusat untuk segera memekarkan wilayah tersebut. Jika tidak, bisa mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Harusnya ada pengecualian mana betul-betul diperioritaskan untuk menjadi DOB. Daerah perbatasan paling tidak diberi perhatian khusus. Minimal dengan rencana dua pemekaran yang dinilainya sudah masuk dalam agenda Program Legislasi Nasional (Prolegnas), yakni Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya) dan Kota Sebatik," ungkapnya

Selain itu, hasil kunjungannya ke daerah tersebut, ia mengaku juga mendapati sejumlah warga memiliki kartu tanda penduduk ganda negara (Indonesia dan Malaysia). Aktivitas warga Lumbis Ogong juga lebih dekat bepergian ke Malaysia untuk mendapatkan kebutuhan pokok daripada ke Ibu Kota Nunukan yang memakan waktu sampai berjam-jam. Kondisi inilah yang sangat dikhawatirkannya jika tidak diseriusi oleh Pemerintah Pusat. 

Ari Yusnita mengaku sudah sering mengangkat isu perbatasan ini dalam pembahasannya bersama Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) maupun dengan anggota DPD RI. Ia juga mengaku pernah menanyakan ke Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo terkait nasib DOB di Kaltara.

Ia juga berharap agar Pemerintah Provinsi Kaltara lebih serius mendukung percepatan pemekaran DOB di Kaltara. Misalnya dengan sering berkunjung ke daerah-daerah perbatasan untuk melihat kondisi yang sebenarnya. "Sehingga ada gambaran untuk mendesak Pemerintah Pusat segera memekarkan daerah-daerah tersebut," tutupnya. (*/hai)


BACA JUGA

Kamis, 15 Februari 2018 15:59

Sidang Budiman Arifin Ditunda

NUNUKAN - Sidang kasus korupsi yang menjerat terdakwa Budiman Arifin terpaksa harus ditunda. Sebab,…

Rabu, 14 Februari 2018 10:50

Kurir Sabu-Sabu 1 Kg Menanti Jadwal Sidang

NUNUKAN - Kasus sabu-sabu seberat 1 kilogram (Kg) yang menjerat pria berinisial R, sudah masuk tahap…

Senin, 12 Februari 2018 11:49

Terciduk! Sabu 200 Gram Ditemukan di Sepatu

NUNUKAN – Wajah terdepan Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai daerah perbatasan yang siap maju kembali…

Sabtu, 10 Februari 2018 12:19

Oknum Polisi Sabu Terancam 13 Tahun Penjara

NUNUKAN - Kasus hukum yang menjerat oknum polisi berisial B, kini telah sampai di tahap persidangan…

Senin, 05 Februari 2018 16:38

Bawa 300 Gram, Tiga Kurir Sabu Ditangkap

NUNUKAN - Tiga pria yang diduga pelaku jaringan sabu internasional diringkus Satreskoba Polres Nunukan.…

Senin, 29 Januari 2018 11:26

Nekat Curi Barang Elektoronik

NUNUKAN - Setelah berhasil melakukan aksinya, pelaku pencurian ini hendak melarikan diri ke Kota Parepare,…

Sabtu, 27 Januari 2018 09:36

Rahmat, Motoris yang Hilang Diterjang Ombak Akhirnya Ditemukan

NUNUKAN – Rahmat alias Keneng (40), motoris speedboat yang sebelumnya dikabarkan hilang setelah…

Jumat, 26 Januari 2018 14:28

Speedboat Diterjang Ombak, Motorisnya Menghilang

NUNUKAN - Musibah yang terjadi di perairan sekitar wilayah Kalimantan Utara belum berhenti. Setelah…

Senin, 22 Januari 2018 12:18

Dilibatkan Ibunya Selundupkan Sabu, Begini Kondisi Bocah 6 Tahun Ini..

NUNUKAN - Kasus sabu-sabu yang menjerat dua wanita yang merupakan Warga Negara Asing (WNA), masih dalam…

Senin, 15 Januari 2018 11:55

Sopir Ambulans Maut Terancam Jadi Tersangka

NUNUKAN - Kecelakaan maut yang menewaskan 2 pelajar di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sebatik,…

Sidang Budiman Arifin Ditunda

Terciduk! Sabu 200 Gram Ditemukan di Sepatu

Kurir Sabu-Sabu 1 Kg Menanti Jadwal Sidang
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .