UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 11 September 2017 15:12
Polisi Sebut Kasus Sally Masih Janggal

Tempat Pencucian Mobil Sally Kembali Beroperasi

BEROPERASI LAGI : Sempat tutup akibat kasus bayi freezer yang menghebohkan Tarakan, kini tempat pencucian mobil Sally kembali buka. (Eliazar/Kaltara Pos)

PROKAL.CO, TARAKAN - Sempat dilarang diakses dengan dipasang police line (garis polisi) oleh penyidik Satreskrim Polres Tarakan, akhirnya tempat pencucian mobil yang sebelumnya dikelola Sally, kembali beroperasi. Usaha pencucian mobil yang berada di Kampung Satu/Skip itu merupakan lokasi Sally menyimpan bayinya selama 3 bulan di dalam freezer.

Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas, Deny Mardiyanto mengatakan, pihaknya membenarkan tempat pencucian mobil milik Sally sudah beroperasi. Sebelum beroperasi, suami Sally, yaitu DH mengajukan permohonan kepada penyidik Satreskrim Polres Tarakan untuk mencabut garis polisi di tempat tersebut.

“Jadi suaminya dia meminta izin kepada kita, jadi setelah pertimbangan para penyidik Satreskrim sudah mengizinkan. Jadi ada beberapa pertimbangan penyidik yang memberikan izin, salah satunya karena tempat tersebut bukan TKP utama,” ungkap Deny.

Lebih lanjut dikatakan Deny, dalam melakukan penyelidikan, tidak diatur mengenai berapa lama tempat kejadian akan disegel oleh pihak kepolisian. Itu juga menjadi pertimbangan penyidik untuk memberikan izin tempat pencucian Sally untuk kembali beroperasi.

“Untuk kasus SL ini dari penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Masih banyak hal yang membuat penyidik merasa janggal, makanya masih terus kita dalami. Sehingga Unit PPA Satreskrim Polres Tarakan masih bekerja keras untuk membongkar kasus tersebut,” beber Deny.

Salah satunya, disebutkan Deny, penyidik masih terus mendalami apakah benar Sally  melahirkan sendirian saat itu atau apakah ada orang lain yang mengetahuinya. “Kalau kita pikir secara logika memang agak susah melahirkan sendiri, makanya penyidik masih terus mendalami hal tersebut,” imbuhnya.

Tidah hanya itu, diungkapkan Deny, penyidik juga akan terus melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan terkait kasus tersebut. Diakui Ipda Denny, kasus Sally ini merupakan salah satu kasus yang sangat rumit, apalagi banyak kejanggalan dan merupakan kasus yang menjadi perhatian masyarakat.

Selain itu, dalam kurun waktu 40 hari, pihaknya harus menyerahkan kasus tersebut kepada Kejari untuk ditahap satukan. Namun, setelah masa perpanjangan dari Polres Tarakan habis, maka akan diperpanjang oleh Kejari serta berlanjut ke Pengadilan Negeri (PN) Tarakan. “Jadi penyidik punya waktu 90 hari untuk melengkapi berkas-berkas,” beber Deny.

Dari pantauan Kaltara Pos kemarin (8/9), terlihat tempat pencucian mobil milik Sally sudah beroperasi dan ada beberapa mobil yang dicuci di sana. Salah satu tetangga yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, sejak dibuka, tempat pencucian mobil tersebut tidak seramai sebelum kasus Sally terkuak. “Nggak terlalu banyak yang cuci, kalau dulu ramai,” ucapnya.

Sementara itu, para pengunjung dan pekerja di tempat pencucian mobil saat didatangi Kaltara Pos enggan memberikan komentar. (zar)


BACA JUGA

Kamis, 16 November 2017 10:22

Tak Kuat Menanjak, Truk Tua Hancurkan Rumah Warga

TARAKAN – Seperti biasa, Jalan KH Agus Salim awalnya lancar-lancar saja. Lalu lalang kendaraan…

Kamis, 16 November 2017 10:14

Gawat! Warga Juata Kerikil Hampir Cangkul Bom

TARAKAN – Namanya Rusharno. Warga Gang Jengkot, Keluruhan Juata Kerikil ini hampir saja menjadi…

Rabu, 15 November 2017 14:39

Batal Dengarkan Tuntutan, 4 Terdakwa ‘Semringah’

TARAKAN – Tiga pria berinisial KA, AN dan SA, serta seorang wanita berinisial JA, yang menjadi…

Rabu, 15 November 2017 14:37

Hamil 7 Bulan, Sriyanti Harus Mendekam 1 Tahun di Penjara

TARAKAN – Setelah menjalani beberapa sidang, akhirnya terdakwa penggelapan bernama Sriyanti menjalani…

Selasa, 14 November 2017 15:49

Pasrah Ditangkap, Disidang pun Tak Berkutik

TARAKAN – Baru beberapa jam membeli narkotika jenis sabu-sabu dan belum sempat menikmati, Dodi…

Selasa, 14 November 2017 15:44

44 Barang Bukti Diamankan

TARAKAN – Jelang berakhirnya Operasi Zebra yang serentak digelar di seluruh Indonesia, ternyata…

Selasa, 14 November 2017 15:33

Situasi Genting, Tak Perlu Tembakan Peringatan

TARAKAN – Untuk mengantisipasi penyalahgunaan senjata api (senpi) di kalangan petugas kepolisian,…

Selasa, 14 November 2017 15:32

Tarakan Punya 160 Titik ‘Jalur Tikus’ Narkoba

TARAKAN – Masalah narkoba menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota (pemkot) Tarakan.…

Senin, 13 November 2017 15:45

Jamaluddin: Soal Kasasi Jangan Tanya Saya

TARAKAN - Perkembangan kasus dugaan korupsi pengadaan perlengkapan acara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…

Senin, 13 November 2017 15:38

Ibunya Ditabrak Hingga Tewas, Anak Ini Memaafkan Pelaku

TARAKAN – Penyesalan Aan belum hilang lantaran menghilangkan nyawa seorang pejalan kaki Agustus…

Gawat! Warga Juata Kerikil Hampir Cangkul Bom

‘Terciduk’ Curi Motor, Pemuda Ini Dibonyok Warga

Hamil 7 Bulan, Sriyanti Harus Mendekam 1 Tahun di Penjara

Batal Dengarkan Tuntutan, 4 Terdakwa ‘Semringah’

Tak Kuat Menanjak, Truk Tua Hancurkan Rumah Warga

Lama Dicari, Perampok Tambak Dibekuk Polisi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .