UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 11 September 2017 15:36
Kabur Hampir 2 Minggu, Napi Lapas Ini Masih Buron

Kalapas Sebut, Petugas Memang Lalai

DICARI : Napi bernama Redrik Romandoni alias Doni kabur dari Lapas Tarakan. (IST)

PROKAL.CO, TARAKAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan kembali kecolongan. Jika sebelumnya atas kasus pelemparan sabu-sabu dari balik tembok lapas, kali ini salah seorang nara pidana (napi) atau warga binaannya kabur. Dia adalah Redrik Romandoni alias Doni.

Kabar kaburnya napi (Lapas) ini sempat membuat heboh media sosial setelah diposting salah satu akun facebook di grup PDKT. Dalam postingan tersebut juga terpampang foto napi tersebut dengan caption yang memohon bantuan agar melapor jika menemukan narapinada tersebut.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Lapas Tarakan, Ruslan membenarkan salah satu warga binaannya kabur sejak beberapa hari lalu. Doni merupakan napi desersi dari TNI AD yang mendapatkan vonis hukum 9 bulan dan pidana tambahan dipecat dari TNI AD. "Masa hukumannya itu tinggal 2 bulan, kalau tidak salah bulan depan sudah selesai masa hukumannya," ujar Ruslan.

Ruslan mengatakan, kaburnya Doni berawal saat dia meminta izin kepada Kepala Lapas Fernando Kloer untuk mengurus buku rekeningnya di Bank Republik Indonesia (BRI). Pengurusan tersebut memang hanya urusan tanda tangan, sehingga diizinkan keluar Lapas pada 30 Agustus lalu.

"Dia tunjukkanlah surat dari keluarganya itu kalau dia ada urusan administrasi di bank BRI. Katanya ada administrasi bank, mau ada tanda tangan. Diizinkan sama Kepala Lapas, terus di BRI setelah selesai urusannya, izin lagi mau ke rumah mertuanya di Jalan Ladang. Tapi tetap dikawal memang dari awal sama anggota kita,"  jelasnya.

Sampai di Ladang, sekira pukul 15.30 Wita, bertemulah Doni dengan orang yang diakuinya sebagai mertuanya. Namun karena terlalu percaya, sehingga petugas itu lalai. Dia meninggalkan Doni Doni di rumah mertuanya. Saat itu petugas bermaksud pulang mandi sebentar dan akan segera kembali.

"Kan kawan kita yang ngawal Doni ini bertugas sejak pagi, jadi mau pulang sebentar lah mandi ganti baju ke rumahnya di komplek Lapas. Pas balik ke Ladang, jam 4 lewat itu ternyata Doni tidak ada di rumah tersebut," ungkapnya.

Setelah ditanya, orang yang diakui Doni sebagai mertuanya, ternyata hanya orang yang pernah menolong Doni saat masih menjadi anggota tentara. "Kita panggil bapak itu datang sama istrinya pas malam Doni hilang itu. Katanya, Doni pamit pulang sebelum petugas datang dan ini memang kelalaian kami lah, dikira sudah mau bebas 2 bulan lagi tidak mungkin kaburkan," katanya.

Pihak Lapas menyatakan sudah melaporkan kaburnya Doni ini ke Polres Tarakan untuk membantu melakukan pencarian. Sebab, 12 hari sejak pelarian Doni, sampai saat ini dia belum berhasil ditangkap.

Ruslan mengaku sudah melakukan pencarian dengan mengecek penerbangan di Bandara Juwata Tarakan, maupun jalur keluar menggunakan transportasi laut di Pelabuhan Tengkayu I.

"Dari jam 4 sore dia kabur itu, tidak ada penerbangan keluar atas nama dia maupun kita cari di pelabuhan juga tidak ada. Subuh, anggota juga standby di bandara dan pelabuhan, juga tidak ada," ungkapnya.

Hingga 12 hari kabur, Ruslan menuturkan belum melaporkan hilangnya Doni ke Kodam. "Doni ini kan sudah bukan tentara lagi, sudah masyarakat sipil karena sudah dipecat itu," tegasnya.(*/ica)


BACA JUGA

Selasa, 13 Februari 2018 11:43

Avsec Bandara Loloskan Sabu, BNNP Kaltara Ngaku Kecolongan

TARAKAN – Baru-baru ini pihak Direskoba Polda Kaltim berhasil mengamankan Abdul Rajak (48) oknum…

Selasa, 13 Februari 2018 11:40

Pinjam Motor Teman, Eh..Malah Digadaikan

TARAKAN – Air susu malah dibalas air tuba. Mungkin ungkapan itu cocok untuk terdakwa bernama Dika.…

Senin, 12 Februari 2018 11:50

Perampok Tambak Minta Hukumannya Diringankan

TARAKAN – Punya modal wajah menakutkan dan tindakannya bisa menghilangkan nyawa orang, perampok…

Sabtu, 10 Februari 2018 12:20

Solar Cell Traffic Light Dicuri, Dishub Lapor ke Polisi

TARAKAN – Sejumlah solar cell yang terdapat pada lampu penerangan jalan (PJU) dan traffic light…

Sabtu, 10 Februari 2018 12:17

Sudah 5 Hari Napi Titipan dari Berau Dikabarkan Kabur

TARAKAN – Seorang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan dikabarkan…

Jumat, 09 Februari 2018 12:52

Kejar-kejaran dengan Petugas, Diwarnai Tembakan Peringatan

TARAKAN – Berusaha menyeludupkan rotan ilegal, Firdaus dan Rahmat pun menggunakan segala cara.…

Jumat, 09 Februari 2018 12:52

Kuras Uang Korbannya di ATM, Dipakai Beli Motor hingga HP

TARAKAN - Tidak hanya didapati memiliki sabu-sabu sebanyak 1,1 kg, ternyata dari hasil pengembangan…

Jumat, 09 Februari 2018 12:50

Beberkan Hasil Investigasi, Semua Instansi Diberi Tugas

TARAKAN - Setelah melakukan investigasi terhadap kecelakaan pelayaran SB Rejeki Baru Kharisma dan SB…

Jumat, 09 Februari 2018 12:47

HEBOH! 2 Kali Ular Tanpa Kepala Berkeliaran di Jalan

TARAKAN – Warga Jalan Aki Balak, sekitar Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud), Kamis (7/2) malam…

Rabu, 07 Februari 2018 13:18
BREAKING NEWS

Keracunan, Puluhan Siswa SMP 2 Dilarikan ke Puskemas

TARAKAN - Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Tarakan dibuat heboh. Pasalnya, sekitar 47 siswa…

Mau Main Game Online Gak Punya Duit, Curi Ampli dan Speaker Masjid

Curi Helm, Dua Pelaku Terekam CCTV

Lama Dalam Pelarian, Pengedar Sabu Berhasil Dibekuk

Periksa 26 Saksi, Polisi Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Ngaku Anak Sakit, Mencuri di Rumah Tetangga

Divonis 5 Bulan, Terpidana Judi Remi Bersyukur

Curi Genset Lalu Dijual, Paman Dipolisikan

Avsec Bandara Loloskan Sabu, BNNP Kaltara Ngaku Kecolongan

Pinjam Motor Teman, Eh..Malah Digadaikan

Habis Dikarate, Eh.. Minta Rujuk Lagi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .