UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 14 September 2017 15:39
Janda Satu Anak Divonis 6 Tahun Penjara

Nekat Jual Sabu Beli Kebutuhan Bayinya

PROKAL.CO, TARAKAN – Kasus sabu-sabu yang menjerat, Sarinah (24) telah diputuskan di Pengadilan Negeri Tarakan, Selasa (12/9). Saat persidangan berlangsung, air mata janda satu anak ini tak terbendung setelah mendengar vonis yang ditetapkan majelis hakim dihadapannya.

Hakim Ketua PN Tarakan, Christo En Sitorus SH, MHum dalam pembacaan vonis tersebut, Sarinah diputus pidana penjara 6 tahun karena diduga terbukti melanggar UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Karena terdakwa terbukti telah melanggar pasal yang dituntutkan JPU. Maka terdakwa di hukum 6 tahun pidana untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” katanya.

Diketahui, JPU menuntut terdakwa pidana penjara 8 tahun. Putusan yang ditetapkan majelis hakim, dibawah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan. Setelah para hakim mempertimbangkan pembelaan dan prilaku terdakwa selama mengikuti proses persidangannya. Hal itu ternyata menjadi penilaian tersendiri untuk majelis hakim memutuskan hukumannya.

“Kita majelis hakim tentu memiliki pertimbangan tersendiri dalam memberikan putusan. Bisa ringan dan bisa juga lebih tinggi. Tapi melihat terdakwa (Sarinah,Red.) selama sidang, wajar mendapat keringanan hukuman walau putusannya bisa dibilang lama,” ungkap Humas PN Tarakan, Christo.

Sarinah yang kini menjadi terpidana mengaku, telah menyesali perbuatannya atas penyalahgunaan sabu-sabu. Tidak hanya itu, dia pun merasa sedih karena tak dapat memeluk bayinya dalam waktu yang cukup lama.

“Saya menyesal. Apalagi sangat rindu anak saya yang sekarang dititip dengan neneknya,” kata Sarinah ketika ditemui Kaltara Pos, usai menjalani persidangan.

Dalam persidangan sebelumnya, pengakuan Sarinah, terpaksa menjual barang terlarang karena untuk memenuhi kebutuhan bayinya setelah ditinggal oleh suaminya. Dalam kondisi itu, Sarinah pun tak memiliki pekerjaan tetap hingga akhirnya diringkus polisi di kediamannya.

“Saya pengganguran dan saya pisah dengan suami tanpa memberikan tanggung jawab kepada anaknya. Makanya sabu 1,5 gram itu, saya beli untuk jual kembali,” tutup Sarinah.

Selain janda satu anak diatas. Septian (20) remaja yang satu ini juga meneteskan air mata setelah dipastikan tidak dapat menghirup udara bebas dalam waktu yang cukup lama. Septian yang ditangkap tim Resintelmob Polda Kaltim karena terlibat transaksi narkoba, Juli 2017 lalu di JL Aki Balak. Dihadapan hakim, terdakwa ini divonis selama 6 tahun pidana setelah dinyatakan terbukti bersalah melanggar UU RI nomor 35 tahun 2009 pasal 112 ayat 1.

“Karena terdakwa terbukti bersalah, maka kami majelis hakim sependapat dengan tuntutan JPU. Sehingga akan menghukum terdakwa pidana selama 6 tahun, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” Kata ketua hakim Kurniasari SH, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tarakan, Rabu (13/9).

Mendengar putusan itu, Septian tak kuasa menahan air matanya dan meminta pengampunan kepada majelis hakim. Ketika diminta tanggapannya, Septian pun belum dapat memberikan tanggapan. “Saya belum bisa yang mulia. Jadi, saya minta waktu pikir-pikir dulu mengenai putusan ini,” Kata Septian.

Menanggapi opsi yang diajukan oleh Septian, JPU juga mengambil opsi yang sama dengan Septian. Namun berbeda maksud dengan terdakwa, Septian yang mengajukan opsi untuk meminta pengampunan hukuman.

Jaksa Penuntut Umum, Hariyadi SH  justru sebaliknya, meminta waktu untuk mempelajari putusan majelis hakim yang ternyata memberikan putusan hukuman lebih ringan dari tuntutan yang diajukan JPU. “Kita minta waktu untuk pikir-pikir, karena kita juga harus mendalami putusan majelis hakim. Karena kita nuntutnya pidana delapan tahun, tapi diputuskan tujuh tahun saja,” katanya ketika ditemui Kaltara Pos, kemarin.

Pihak keluarga terdakwa saat menyaksikan persidangan itu menilai, putusan yang diberikan majelis hakim masih memberatkan terdakwa. “Septian kan hanya menitip uang saja untuk beli sabu. Tapi kok hukumannya tinggi kan kasian. Apalagi, dia masih muda masih layak untuk diberikan kesempatan,” kata sepupu Septian, yang tak disebutkan identitasnya. (*/osa)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 18:15

Lama Dicari, Perampok Tambak Dibekuk Polisi

TARAKAN – Siapa pelaku perampokan yang selama ini bikin resah para petambak akhirnya terungkap.…

Kamis, 16 November 2017 10:22

Tak Kuat Menanjak, Truk Tua Hancurkan Rumah Warga

TARAKAN – Seperti biasa, Jalan KH Agus Salim awalnya lancar-lancar saja. Lalu lalang kendaraan…

Kamis, 16 November 2017 10:14

Gawat! Warga Juata Kerikil Hampir Cangkul Bom

TARAKAN – Namanya Rusharno. Warga Gang Jengkot, Keluruhan Juata Kerikil ini hampir saja menjadi…

Selasa, 14 November 2017 15:44

44 Barang Bukti Diamankan

TARAKAN – Jelang berakhirnya Operasi Zebra yang serentak digelar di seluruh Indonesia, ternyata…

Selasa, 14 November 2017 15:32

Tarakan Punya 160 Titik ‘Jalur Tikus’ Narkoba

TARAKAN – Masalah narkoba menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota (pemkot) Tarakan.…

Senin, 13 November 2017 15:38

Ibunya Ditabrak Hingga Tewas, Anak Ini Memaafkan Pelaku

TARAKAN – Penyesalan Aan belum hilang lantaran menghilangkan nyawa seorang pejalan kaki Agustus…

Senin, 13 November 2017 15:35

Gara-gara Keponakan, Tabrak PJU Sampai Roboh

TARAKAN – Sebuah Toyota Kijang KT 1781 FA menabrak tiang listrik hingga roboh di Jalan Pamusian,…

Sabtu, 11 November 2017 11:46

Tak Sadar Diincar Polisi, Pengedar Dibekuk saat Bungkus Sabu-sabu

TARAKAN – Belum lama menangani kasus narkoba dalam jumlah besar, aparat Sat Reskoba Polres Tarakan…

Sabtu, 11 November 2017 11:44

Rangka Bangunan THM Runtuh, Satu Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

TARAKAN- Rangka bangunan lantai 3 salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Jalan Pulau Flores, Kelurahan…

Jumat, 10 November 2017 11:18

ASTAGA..!! Guru dan Murid Kompak Mencuri

TARAKAN – Guru yang satu ini benar-benar tak bisa ditiru. Meski guru bukanlah profesinya, namun…

Gawat! Warga Juata Kerikil Hampir Cangkul Bom

‘Terciduk’ Curi Motor, Pemuda Ini Dibonyok Warga

Hamil 7 Bulan, Sriyanti Harus Mendekam 1 Tahun di Penjara

Batal Dengarkan Tuntutan, 4 Terdakwa ‘Semringah’

Tak Kuat Menanjak, Truk Tua Hancurkan Rumah Warga

Lama Dicari, Perampok Tambak Dibekuk Polisi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .