UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 22 September 2017 15:11
Bantah Pekerjakan Ladies di Bawah Umur

Bos THM Minta Dibebaskan

PEMBELAAN : Mozes Riupassa SH memperlihatkan berkas pembelaan di persidangan. (Osarede/kaltara pos)

PROKAL.CO, TARAKAN – Setelah 2 minggu bersabar, akhirnya terdakwa Suryadi dan Ocha yang dituntut 5 tahun penjara akibat diduga mempekerjakan anak di bawah umur sebagai ladies di Tempat Hiburan Malam (THM), akhirnya siap untuk pembelaan.

Ditemani pengacaranya dalam menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Rabu (20/9), Suryadi dan Ocha terlihat percaya diri. Sambil memperlihatkan surat pembelaan yang telah disiapkan pengacaranya.

Saat ditemui Kaltara Pos, pengacara kedua terdakwa, Mozes Riupassa SH mengatakan, dalam pembelaannya dia meminta kliennya, Suryadi dibebaskan. Selain karena tidak terbukti melakukan tindak pidana, Suryadi juga tidak mengetahui mengenai ladies di THM miliknya masih di bawah umur.

“Semua kejahatan itu kan diakui oleh Ocha, sedangkan Suryadi sama sekali tidak pernah tahu mengenai hal ini. Apalagi Ocha mengaku  kalau dirinya tidak pernah memberitahu Suryadi mengenai ‘ER’ yang masih di bawah umur,” kata pengacara yang akrab disapa Mozes itu.

Selain itu, Mozes juga meminta majelis hakim persidangan jeli melihat perkara Suryadi dan Ocha, agar tidak salah menghukum orang. “Suryadi kan sudah jelas dari fakta persidangan saja, tidak ada saksi maupun alat bukti yang membuat dirinya salah. Makanya saya harap hakim jangan sampai menghukum orang yang tidak bersalah,” jelasnya.

Sedangkan untuk Ocha sendiri, Mozes hanya memberikan pembelaan berupa keringanan hukuman saja. Selain Ocha telah bersikap jujur dengan mengakui perbuatannya. Ocha juga merupakan tulang punggung keluarga yang tidak layak dihukum selama 5 tahun. “Kalau Ocha kan memang sudah ngaku, kalau dia yang membawa ‘ER’ ke Tarakan dan Ocha juga yang memalsukan umurnya,” jelasnya lagi.

“Namun kita juga jangan lupakan hak asasi manusianya (HAM) orang. Makanya saya meminta Ocha diberi keringanan hukuman,” pungkasnya.

Menanggapi pembelaan yang diajukan pihak Suryadi dan Ocha, jaksa penuntut umum (JPU) meminta waktu kepada majelis hakim untuk mempelajari pembelaan tersebut. “Saya minta waktu selama seminggu untuk mempelajarinya, karena saya harus hati-hati juga. Soalnya kan ini mengenai keadilan hukum dan nasibnya orang juga,” kata JPU Hartanto SH.

Setelah memperlajari berkas pembelaan tersebut, Hartanto akan memberikan tanggapan. “Saya terima atau tidaknya itu nanti, pada sidang selanjutnya baru saya bisa katakan di dalam persidangan,” tegasnya.

Terdakwa Suryadi dan Ocha sendiri dijerat dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan orang. “Sesuai UU itu, makanya mereka sayan tuntut 5 tahun penjara,” tutupnya.(*/osa)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:37

50 Koli Kepiting Dilepas, Kabarnya Ada 150 Koli?

TARAKAN – Lagi-lagi petugas berhasil menggagalkan penyelundupan kepiting bertelur. Kali ini sebanyak…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:33

Janda 3 Anak Nekat Jual Togel untuk Hidupi Keluarga

TARAKAN – Novi, wanita 36 tahun terlihat pasrah saat duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:30

Pengin Main Medsos dengan Pacar, Dua Pemuda Curi HP

TARAKAN – Pengin punya handphone(HP) android, dua pemuda bernama Abi dan Sigit nekat mencuri Samsung…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:20

Ruang Teratai RSUD Terbakar, Pasien Bingung Cari Lokasi Aman

TARAKAN – Dari kejauhan kepulan asap hitam terlihat jelas dari atas gedung Rumah Sakit Umum Daerah…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:14

Lahan di Kelurahan Pantai Amal Membara

TARAKAN – Lahan kosong milik warga di Jalan Binalatung, Kelurahan Pantai Amal, rata usai dilibas…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:09

Ke Rumah Tetangga Bawa Sabu, Pria Ini Dibekuk Polisi

TARAKAN – Pria berinsial BD ini tidak menyangka saat mengunjungi tetangganya, ternyata dibumbuti…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:05

WASPADA! ISIS ‘Mengancam’ Kaltara

TARAKAN - Mengantisipasi pelarian kelompok pro Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) dari Filipna ke…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:02

Polda Masih Selidiki Aliran Dana Abadi UBT

TARAKAN – Dana hibah Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan yang dikonvensi menjadi dana abadi, yang…

Kamis, 19 Oktober 2017 18:37

Lagi, Tarakan Dapat Bantuan 5 Ribu Sambungan Jargas Baru

TARAKAN – Di antara kabupaten kota yang ada di Indonesia, Bumi Paguntaka-sebutan lain Kota Tarakan,…

Kamis, 19 Oktober 2017 18:37

Lagi, Tarakan Dapat Bantuan 5 Ribu Sambungan Jargas Baru

TARAKAN – Di antara kabupaten kota yang ada di Indonesia, Bumi Paguntaka-sebutan lain Kota Tarakan,…

Polisi Ikut Mencari, ‘Orang Pintar’ Bilang Masih di Kalimantan

Kasasi Kasus Pemalsuan Dokumen Porprov Tak Kunjung Kelar

Bawa Gading Gajah, Pemuda Ini Terancam Dibui 2 Tahun

Pulang dari Kampus, Pak Dosen ‘Adu Moncong’

Curi HP Mahasiswi, Belum Dijual, Pelaku Langsung Dibekuk

Bayi Dimasukkan Panci Sebelum Masuk Freezer

Divonis 4 Tahun Penjara, Terpidana Sabu Bersyukur

Lagi, 21 Koli Kepiting Bertelur Gagal Diselundupkan

BI Kaltara Dorong Terus Pengembangan UMKM

Lagi, Tarakan Dapat Bantuan 5 Ribu Sambungan Jargas Baru
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .