UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Selasa, 26 September 2017 11:57
Mabuk, Lalu Bugil, Gadis Ini Dicabuli Tiga Pria

Disidang, Usman Tak Akui Perbuatannya Cabuli Korban

TERDAKWA PENCABULAN : Terdakwa, Usman melakukan konsultasi hukum atas sidang perkaranya di Pengadilan Negeri Tarakan. (OSARADE/KALTARA POS )

PROKAL.CO, TARAKAN – Nafsunya sudah diubun-ubun, melihat gadis bertubuh molek membuat pria yang satu ini ‘buas’. Dia adalah, Usman, pria yang bekerja sembagai  kuli bangunan nekat mencabuli gadis berusia 17 tahun, sebut saja Melati (nama samarannya).

Awalnya, pria paruh baya ini bekerja membangun rumah di Binalatung, Mei 2017 lalu. Saat itu, Usman melihat korban bersama rekan-rekannya pesta minuman keras (Miras). Bukannya menegur kelakuan remaja itu.

Dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum(JPU). Usman nekat masuk ke dalam kamar kontrakan Melati.  Saat itu, Melati dalam keadaan mabuk berat tanpa busana. Usman justru mengambil kesempatan mencabuli remaja itu dengan beringas.

“Di sini (BAP,Red.) Melati telanjang, kamu terbawa nafsu dan memegang payudaranya. Lalu  mengerjai kemaluannya sebanyak lima kali,” Kata JPU, Aulia SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri(PN), Tarakan(25/9).

Dalam penjelasan Aulia, pelaku tidak hanya seorang diri melakukan pencabulan. Ternyata  ada beberapa nama lainnya juga turut serta melakukan pencabulan terhadap Melati. Dalam berita acara yang dibacakan itu, nama yang dimaksud yakni Fadli yang tak lain adalah kekasih Melati serta Rudianto yang merupakan rekan kerja Usman.

“Di sini juga kamu mengaku, kalau kamu mencabuli Melati bersama Fadli dan Rudianto,” jelasnya.

Setelah mendengar BAP yang dibacakan JPU berdasarkan keterangannya di penyidik kepolisian. Usman malah membantah semua keterangannya dalam berita acara pemeriksaan yang saat itu diikutinya dalam kondisi sakit. Menurut Usman, dirinya hanya sekadar mengendong dan menyelimuti korban yang sudah mabuk tanpa busana.

“Saya tidak perkosa dia pak. Memang saya masuk ke kamarnya, tapi saya hanya melihat dia 5 menit. Lalu saya gendong dan saya tutupi badannya yang telanjang,” ujar Usman di hadapan majelis hakim.

Selain itu, Usman juga mengaku, kalau dirinya tidak tahu-menahu mengenai dua orang yang diduga telah mencabuli korban. “Kalau Fadli, saya lihat keluar kamar pak. Tapi, saya tidak tahu dia perkosa atau tidak. Kalau Rudianto, saya tidak tahu karena saat itu saya tidak lihat dia di situ,” kata Usman.

Setelah mendengar penjelasan Usman, majelis pun mempertanyakan motif dan alasan Usman masuk ke dalam kamar korbannya. Namun tidak melapor kepada keluarga atau warga setempat mengenai keadaan korban yang sudah terkapar tanpa busana. Dari pengakuannya, Usman sudah dalam keadaan kalut, tak bisa menjawab pertanyaan majelis hakim.

“Maaf, saya tidak punya saksi yang meringankan saya. Dan saya juga tidak bisa menjawab pertanyaan itu,” tutur Usman dalam keadaan gugup.

Setelah mendengarkan keterangan tersebut, majelis hakim pun memutuskan untuk menunda persidangan yang telah didakwakan kepada terdakwa yang diduga melanggar  pasal 82 ayat 1 KUHP. Rencananya, agenda sidang akan dilanjutkan kembali, Senin (2/10) mendatang.  (*/osa)

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:55

Target PAD dan Pengalihan Aset Bikin Pusing Pemerintah

TARAKAN - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dan beberapa instansi terkait…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Tak Dapat Restu, Ruddin Hengkang dari Golkar

TARAKAN – Dalam dunia politik apapun bisa terjadi. Seperti keputusan yang diambil oleh salah seorang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:52

Dandi Terinspirasi Puisi ‘Ibu Indonesia’

TARAKAN – Awal diingat akhir tiada (Berbuat sesuatu tanpa pikir panjang). Mungkin ini pribahasa…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:45

Arief Hidayat Ajukan Gugatan

TARAKAN – Tahapan pencalonan anggota legislatif mulai memanas. Wakil Wali Kota Tarakan, Khaeruddin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:44

AH MASAK SIH? Tak Ada Pungutan Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah?

TARAKAN – Berhembus kabar adanya pungutan biaya penerbitan sertifikat tanah di program Pendaftaran…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:16

Utang Pemkot, Khairul : Kami Tidak Campur Tangan

TARAKAN – Tak ingin memikul beban utang Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terlalu banyak. Pasangan…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:01

Demi Kebutuhan Hidup, Nanang Jual Sabu

TARAKAN – Pria yang satu ini sungguh sial nasibnya. Itu terungkap saat Nanang duduk dibangku persidangan…

Senin, 13 Agustus 2018 16:09

Gara-Gara Utang, Hermawan Timpas Jari Temannya

TARAKAN – Ada-ada saja yang dilakukan orang saat dilanda emosi. Pria yang satu nekat memotong…

Senin, 13 Agustus 2018 16:08

Tarakan terima Jatah 16 Ribu Kuota PTSL

TARAKAN – Tarakan mendapat jatah kuota Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 16.000…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .