UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Senin, 09 Oktober 2017 10:01
Korupsi Pasar Selisun Belum Digarap BPK
Rusli (DOK/KALTARA POS)

PROKAL.CO, NUNUKAN - Kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Selisun, Nunukan, terus menjadi perhatian berbagai pihak. Pasalnya kasus tersebut dihentikan tanpa ditempuh jalur hukum, lantaran tersangka bersedia mengembalikan uang yang dkorupsinya ke negara.

Untuk diketahui, pembangunan Pasar Selisun tersebut seharusnya dimulai 2013 lalu. Namun fisik bangunan tak kunjung berdiri. Sehingga saat diperiksa pihak berwajib, ditemukan ada yang tidak beres dan mengarah ke kasus korupsi.

Tersangka dalam kasus ini adalah pemilik koperasi yang berperan sebagai pemegang proyek untuk menjalankan pembangunan pasar tersebut, yakni AS. Saat ini AS masih melenggang bebas di Nunukan tanpa penahanan. Sementara koperasi yang dijalankan AS terpantau Kaltara Pos sudah tidak beroperasi lagi.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pisdsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan, Rusli mengatakan, pembangunan pasar tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp375 juta. Itu belum termasuk PPN. Namun, kata dia, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Nunukan belum melakukan pemeriksaan.

"Kalau BPK sih belum memeriksa, karena ini masih tahap penyelidikan, nanti ketika tingkat penyidikan saya akan ekspose ke BPK," tuturnya.

Terkait kerugian negara yang belum termasuk PPN, dikatakan Rusli, BPK yang berwenang menentukan."Untuk perhitungan kerugian negara BPK yang menentukan, penyidik mana bisa menentukan jumlah kerugian negara. Maka kita serahkan ke mereka," ungkapnya.

Meskipun pihaknya belum mengekspose perkara tersebut ke BPK, namun Rusli berinisiatif memerintahkan tersangka untuk mengembalikan kerugian negara. "Saya masih memerintahkan, dan mereka menyetujui pada saat itu," terangnya.

Rusli mengatakan, pengembalian ganti rugi uang negara yang diduga dikorupsi AS, nantinya bakal menghapus pidana terhadap tersangka. “Memang di dalam undang-undang itu dalam melakukan pengembalian negara tidak mengahapus pidananya, tapi kita kan harus bijak, karena kerugian negara itu kecil,” jelasnya.

“Intinya saya bilang tinggal kita laporkan pimpinan, dia menyetujui untuk dihentikan maka kita hentikan. Namun hingga kini tak ada itikad baik dari tersangka, maka kita akan limpahkan (ke Pengadilan Tipikor, Red.), nanti kita lihat,” tuturnya. (*/say)


BACA JUGA

Senin, 15 Januari 2018 11:55

Sopir Ambulans Maut Terancam Jadi Tersangka

NUNUKAN - Kecelakaan maut yang menewaskan 2 pelajar di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sebatik,…

Senin, 15 Januari 2018 11:21

Ambulans Maut, Tabrak 2 Pelajar Hingga Tewas

NUNUKAN – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kembali memakan korban jiwa. Tak tanggung-tanggung,…

Senin, 15 Januari 2018 10:44

Diduga Dipicu Masalah Lama, ASN Dianiaya 2 Pria

NUNUKAN – Setelah sebelumnya mendapat laporan kasus pertengkaran antar dua wanita yang terjadi…

Jumat, 12 Januari 2018 15:42

Keluar THM, Korban Terlibat Cekcok Lalu Dicakar

NUNUKAN – Cecok tentu tak dapat dihindarkan saat berada di tempat hiburan malam (THM). Namun pertengkaran…

Jumat, 12 Januari 2018 15:40

Sabu 1,2 kilogram Dimusnahkan Polisi

NUNUKAN – Banyaknya barang bukti yang disita hasil penyelundupan sabu di perbatasan cukup menyita…

Kamis, 11 Januari 2018 10:57

Sidang Budiman Arifin, Wakil Bupati Bakal Diperiksa

NUNUKAN - Sidang kasus Budiman Arifin tampaknya masih terus bergulir dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.…

Sabtu, 06 Januari 2018 13:13

Jadi Bandar Judi Online DN Diciduk Polisi

NUNUKAN – Kasus perjudian kini mulai mewabah tak hanya di tempat-tempat perjudian, namun kini…

Sabtu, 06 Januari 2018 13:04

Anak Perbatasan Ada Beridentitas Ganda?

NUNUKAN – Setelah beberapa waktu lalu ramai dikabarkan mengenai kewarganegraan ganda oleh warga…

Jumat, 05 Januari 2018 14:54

Bisa Saja ISIS Bangun Basis di Indonesia

NUNUKAN – Daerah perbatasan menjadi sasaran empuk masuknya barang-barang ilegal. Tak hanya barang,…

Jumat, 05 Januari 2018 14:51

Polisi Sabu Didakwa Pasal 114 dan 112 UU Narkotika

KASUS sabu-sabu yang menjerat oknum polisi di Nunukan, kini telah memasuki tahapan persidangan dengan…

Ambulans Maut, Tabrak 2 Pelajar Hingga Tewas

Keluar THM, Korban Terlibat Cekcok Lalu Dicakar

Sabu 1,2 kilogram Dimusnahkan Polisi

Diduga Dipicu Masalah Lama, ASN Dianiaya 2 Pria

Sopir Ambulans Maut Terancam Jadi Tersangka
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .