UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Rabu, 11 Oktober 2017 11:13
Jaksa Datangkan Ahli Mesin Periksa Kapal

Nasir Ali Jadi Tersangka Korupsi Kapal Patroli

PROKAL.CO, NUNUKAN – Belasan saksi telah diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan. Kasus dugaan korupsi kapal patroli type KNP 360 yang dianggarkan sejak 2013 lalu, kini menjerat tersangka mantan Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Nasir Ali.

Kasi Pidsus Kejari Nunukan Rusli mengatakan, sudah meminta keterangan ahli mesin untuk melakukan pemeriksaan spesifikasi kapal patroli. Tidak hanya itu, penyidik kejaksaan terus melakukan pemeriksaan para saksi untuk mendapatkan keterangan yang diduga masih adanya keterlibatan beberapa pihak dalam kasus tersebut.

“Belum ada tersangka baru, masih 13 orang kita periksa. Yang terbaru, kita sekarang mendatangkan ahli mesin dan itu sudah mulai berjalan, dan tim ahli bagian mesin sudah mulai kerja,” terangnya.

Menurut Rusli, saat ini masih menunggu hasil dari tim permesinan tim ahli terkait adanya dugaan kerugian tambahan dari hasil pemeriksaan mesin.

“Nanti dari ahli mesin akan memeriksa bahwa apakah mesinnya itu diganti atau tidak. Karena ketika pekerjaan selesai, kenapa mesin tidak bisa dihidupkan. Untuk menaikkan kerugian negara dari hasil pemeriksaan itu, sudah menjadi ranahnya BPKP,” ungkapnya.

Sebelumnya diterangkan, bahwa pihaknya menyelidiki proses perbaikan kapal patroli yang lama waktu pekerjaannya dinilai tidak wajar. Dugaan kasus korupsi tersebut muncul, karena anggaran rehabilitasi yang telah menghabiskan anggaran Rp 620 juta. Meski pun pengerjaannya dipastikan belum selesai, sehingga diduga adanya penyelewengan anggaran.

“Dia jadi tersangka akibat kelalaian dia terhadap rehabilitasi kapal patroli KNP 360 di Balikpapan. Kapal itu belum selesai dikerjakan tapi sudah dibayarkan 100 persen. Seharusnya kalau kapal belum selesai jangan dibayarkan,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan, serah terima barang tidak dilakukan di Nunukan, melainkan di Balikpapan. Padahal berdasarkan kontrak serah terima harus dilakukan di Nunukan.

“Seolah-olah dipaksakan selesai, tapi dibuatkan surat pemeriksaan barang. Padahal tidak pernah dilakukan pemeriksaan barang, tidak pernah turun ke lapangan,” jelasnya.

Dia menyatakan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru atas kasus dugaan korupsi tersebut  apabila pihaknya telah menemukan alat bukti yang cukup.

“Kalau kita punya alat bukti yang cukup, mungkin akan ada tersangka baru. Mantan Kepala KSOP (Nasir Ali,Red.) kita naikkan statusnya jadi tersangka karena kita temukan dua alat bukti yang cukup,” ujarnya. (*/say)

 

 

 

 


BACA JUGA

Minggu, 22 Oktober 2017 10:32

Diskusi dengan PLN, Warga Minta Solusi Atasi Krisis Listrik

NUNUKAN – Krisis listrik yang terjadi di Nunukan menjadi bahan diskusi oleh Focus Group Discussion…

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:34

Ribuan Botol Miras Diamankan Dalam Operasi Pekat

NUNUKAN – Memasuki hari keempat operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), polisi kembali mengamankan…

Senin, 16 Oktober 2017 11:39

Polres Nunukan Ungkap Jaringan Sabu Internasional

NUNUKAN – Jaringan peredaran narkotika internasional akhirnya berhasil diungkap aparat Satuan…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:58

Panyiwi Tewas, Ada Kopi Jantan di Kantong Celananya

NUNUKAN – Belum diketahui kepastian penyebab kematian pria ini, namun kejadian sempat bikin warga…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:56

Pakai Pasal Pemerasan dan Pengancaman, Kok Bisa?

NUNUKAN – Berkas perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) di PT Pelni Cabang Nunukan telah dilimpahkan…

Kamis, 05 Oktober 2017 11:17

Polisi Belum Pastikan Penyebab Kebakaran

NUNUKAN – Penyebab kebakaran pasar Inhutani yang menghanguskan puluhan kios pedagang, Selasa (3/10),…

Kamis, 05 Oktober 2017 11:13

Dikeroyok Gara-gara HP, Satu Korban Kena Tikam

NUNUKAN – Hanya persoalan sepele, kasus perkelahian yang berujung penganiayaan kembali terjadi…

Kamis, 05 Oktober 2017 11:06

Tersengat Listrik, Cecep Nyaris Tewas

NUNUKAN – Nyawa pria yang satu ini untuk saja terselematkan, setelah nyaris tewas tersengat listrik.…

Rabu, 04 Oktober 2017 11:25

Tragedi Selasa Kelabu, Pasar Inhutani Membara Lagi

NUNUKAN – Duka kembali dirasakan pedagang di pasar Inhutani, setelah melihat lapak jualannya ludes…

Rabu, 04 Oktober 2017 11:19

Panas Api Membakar, Harta Benda Tetap Diselamatkan

TEMPAT yang menjadi sumber penghasilan sekejap saja jadi puing-puing sisa kebakaran. Begitu menyedihkan,…

Polres Nunukan Ungkap Jaringan Sabu Internasional

Kasus Korupsi Rehab Kapal KSOP Bakal Seret 3 Nama Lagi

Ribuan Botol Miras Diamankan Dalam Operasi Pekat

Diskusi dengan PLN, Warga Minta Solusi Atasi Krisis Listrik
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .