UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Rabu, 18 Oktober 2017 14:28
Bayi Dimasukkan Panci Sebelum Masuk Freezer

Sally Peragakan 45 Adegan dalam Rekonstruksi

REKA ULANG : Sally (tengah) mendapat pengawalan saat proses rekonstruksi. (ELIAZAR/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TARAKAN – Sebanyak 45 adegan diperagakan pelaku penyimpanan bayi di dalam freezer, yaitu Sally dalam rekontruksi yang berlangsung kemarin (17/10). Dari 45 adegan tersebut, dilakukan Sally di dua tempat berbeda. Untuk tempat pertama tepatnya di rumah DH, suami siri SL di Jalan Lestari, RT 3, Kelurahan Karang Harapan, Sally melakukan 31 adegan. Sementara di tempat pencucian mobil milik Sally, tepat di mana bayi tersebut ditemukan, Sally melakukan 14 adegan.

Hasil pantauan Kaltara Pos, rekonstruksi tersebut dimulai pukul 10.40 Wita. Pada tempat pertama, rekonstruksi tersebut berjalan kurang lebih 1 jam. Karena sebagian remontruksi dilakukan di dalam rumah, sejumlah awak media hanya diperbolehkan menunggu di luar. Rekonstruksi tersebut juga dilakukan tanpa hambatan, apalagi tidak ada kerumunan warga yang datang menonton.

Selain itu, dari hasil pantauan Kaltara Pos, dalam rekonstruksi tersebut turut hadir Nunung Tri Sulistyawati, penasehat hukum (PH) Sally, perwakilan Kejaksaan Negeri Tarakan dan saksi ML, mantan pekerja yang pertama kali menemukan bayi di dalam freezer.

Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Deny Mardiyanto mengatakan, penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tarakan melakukan rekonstruksi tersebut guna memperjelas suatu tindak pidana. Sekaligus untuk menyamakan persepsi antara penyidik dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelum berkasnya dilimpahkan ke Kejaksaan sebagai proses tahap II.

“Dari hasil reka adengan yang ada, untuk si pelaku melahirkan itu ada di adegan ke 10. Kemudian setelah itu, dia membungkusnya dengan memasukkan ke dalam plastik,” ungkap Deny.

Dilanjutkan Deny, dalam reka ulang tersebut Sally kembali mengakui saat Ia memasukkan bayi ke dalam plastik, sudah dalam keadaan meninggal dunia. Namun dari hasil visum dan autopsi, diketahui bayi berjenis kelamin perempuan ini dilahirkan dalam keadaan hidup.

Usai memasukkan ke dalam plastik, Sally kemudian melakukan adegan dengan menyimpan bayi tersebut ke dalam kulkas yang ada di dalam rumahnya. Diketahui, bayi tersebut berada di dalam kulkas selama 3 hari. Tepat di adegan 28, Sally melakukannya tepat di luar rumah yaitu saat ia membawa bayinya dan menyimpannya di bagasi belakang mobil miliknya. Setelah itu, barulah Ia pergi ke tempat pencucian mobil dan menyimpannya di dalam freezer.

Setelah sampai di tempat pencucian mobil, Sally sempat melakukan adegan di mana ia mengambil sebuah panci yang digunakan untuk menaruh jasad bayi tersebut. Kemudian tepat di adegan 39, Sally menyimpan bayinya di dalam freezer. Sepanjang melakukan reka ulang, Sally yang menggunakan kaca mata dan penutup kepala pink, terus menunduk tanpa sedikit pun memperlihatkan raut mukanya.

“Dari reka ulang tadi, kita juga menyinkronkan pernyataan pelaku yang ada di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan kondisi yang ada di lapangan. Apalagi masih ada beberapa hal yang ganjal menurut penyidik,” ungkap Deny.

Dari rekontruksi yang dilakukan, penyidik belum menemui hal-hal yang baru dan semuanya masih berdasarkan BAP yang ada. Usai melakukan rekonstruksi, pihak kepolisian sendiri tinggal melengkapi berkas dan meminta keterangan dari saksi ahli kandungan sesuai petunjuk dari jaksa. keterangan saksi ahli kandungan ini untuk melihat apakah bisa kemungkinan, atau ada pendapat lain terkait Sally yang melahirkan sendiri.

“Sekarang penyidik tinggal melengkapi berkas dan meminta petunjuk jaksa lagi, kalau sudah lengkap sudah tahap 2 baru dilimpahkan kepada kejaksaan,” pungkasnya. (zar)


BACA JUGA

Kamis, 16 November 2017 10:22

Tak Kuat Menanjak, Truk Tua Hancurkan Rumah Warga

TARAKAN – Seperti biasa, Jalan KH Agus Salim awalnya lancar-lancar saja. Lalu lalang kendaraan…

Kamis, 16 November 2017 10:14

Gawat! Warga Juata Kerikil Hampir Cangkul Bom

TARAKAN – Namanya Rusharno. Warga Gang Jengkot, Keluruhan Juata Kerikil ini hampir saja menjadi…

Rabu, 15 November 2017 14:39

Batal Dengarkan Tuntutan, 4 Terdakwa ‘Semringah’

TARAKAN – Tiga pria berinisial KA, AN dan SA, serta seorang wanita berinisial JA, yang menjadi…

Rabu, 15 November 2017 14:37

Hamil 7 Bulan, Sriyanti Harus Mendekam 1 Tahun di Penjara

TARAKAN – Setelah menjalani beberapa sidang, akhirnya terdakwa penggelapan bernama Sriyanti menjalani…

Selasa, 14 November 2017 15:49

Pasrah Ditangkap, Disidang pun Tak Berkutik

TARAKAN – Baru beberapa jam membeli narkotika jenis sabu-sabu dan belum sempat menikmati, Dodi…

Selasa, 14 November 2017 15:44

44 Barang Bukti Diamankan

TARAKAN – Jelang berakhirnya Operasi Zebra yang serentak digelar di seluruh Indonesia, ternyata…

Selasa, 14 November 2017 15:33

Situasi Genting, Tak Perlu Tembakan Peringatan

TARAKAN – Untuk mengantisipasi penyalahgunaan senjata api (senpi) di kalangan petugas kepolisian,…

Selasa, 14 November 2017 15:32

Tarakan Punya 160 Titik ‘Jalur Tikus’ Narkoba

TARAKAN – Masalah narkoba menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota (pemkot) Tarakan.…

Senin, 13 November 2017 15:45

Jamaluddin: Soal Kasasi Jangan Tanya Saya

TARAKAN - Perkembangan kasus dugaan korupsi pengadaan perlengkapan acara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…

Senin, 13 November 2017 15:38

Ibunya Ditabrak Hingga Tewas, Anak Ini Memaafkan Pelaku

TARAKAN – Penyesalan Aan belum hilang lantaran menghilangkan nyawa seorang pejalan kaki Agustus…

Gawat! Warga Juata Kerikil Hampir Cangkul Bom

Tak Kuat Menanjak, Truk Tua Hancurkan Rumah Warga

Lama Dicari, Perampok Tambak Dibekuk Polisi

Maling Tiga Kali Sial, Digebukin Warga, Ditabrak Motor, Eh… Ditahan Polisi Pula
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .