UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 20 Oktober 2017 11:05
WASPADA! ISIS ‘Mengancam’ Kaltara

Pimpinan ISIS Terbunuh, Pengikut Dikhawatirkan Lari ke Kaltara

DIPERIKSA : Petugas memeriksa kendaraan roda empat yang melintas di Polres untuk mengantisipasi masuknya ISIS. (AKBAR REZZA/Kaltara Pos)

PROKAL.CO, TARAKAN - Mengantisipasi pelarian kelompok pro Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) dari Filipna ke perbatasan Indonesia, Polda Kalimantan Timur (Kaltim) langsung mengirimkan 3 Satuan Setingkat Kompi (SSK) ke wilayah perbatasan. Hal ini setelah situasi di Marawi, Filipina, kembali memanas akibat konflik antara kelompok pro-ISIS dengan militer Filipina.

Dalam konflik tersebut, pimpinan dari kelompok ISIS di Marawi diduga berhasil ditembak mati oleh militer Filipina. Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin melalui Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana saat dihubungi melalui telepon mengatakan, pihaknya membenarkan adanya pengerahan anggota Brimob ke daerah perbatasan untuk mengantisipasi pelarian anggota ISIS ke Kaltara. “Tadi pagi (kemarin, Red.) Kapolda sudah memimpin langsung upacara penugasan kepada anggota brimob yang akan kita kirim,” ungkapnya.

Dijelaskannya, dalam pengamanan perbatasan tersebut, ada 3 daerah yang menjadi titik fokus untuk disiagakan pasukan. Yaitu Nunukan, Tarakan, dan Berau. Ketiga daerah tersebut dianggap memiliki kerawanan terhadap perlarian anggota ISIS dari Marawi.

“Jadi karena informasi pimpinannya sudah dilumpuhkan, kita hanya ingin mengantisipasi pelarian anggotanya, dan Kaltara merupakan yang paling rawan, terutama Nunukan,” bebernya.

Diungkapnya, nantinya 3 SSK Brimob tersebut akan ditugaskan menjaga perbatasan selama 14 hari mendatang. Dalam menjaga perbatasan tersebut, pihaknya juga nantinya akan melakukan kerjasama dengan TNI yang ada di perbatasan.

Khusus di Nunukan, anggota Brimob lebih ditugaskan di antara dua perbatasan, yaitu antara perbatasan Filipina dan Malaysia. Terlebih lagi di wilayah Sebatik Barat dan Timur, yang sehari-harinya dilalui warga asing. Untuk mengantisipasinya pasukan Brimob akan ditempatkan di pintu-pintu perbatasan langsung.

“Kami berharap juga ada kerjasama dari masyarakat yang bisa memberikan informasi apabila ada hal-hal yang mencurigakan ditemui,” pungkasnya.

Di Tarakan sendiri, antisipasi ISIS juga dilakukan Satuan Lau Lintas (Satlantas) Polres Tarakan. Satlantas langsung bergerak cepat dengan melakukan razia di depan Mako Polres Tarakan, sekira pukul 20.00 hingga 21.30 Wita, kemarin (18/10).

Kasatlantas Polres Tarakan AKP Sarwidodo mengatakan, dirinya sudah mendengar terkait tewasnya pimpinan ISIS di Marawi. Sehingga membuat pihaknya langsung menggelar razia sekalian untuk perlengkapan kendaraan.

“Takutnya nanti beberapa anggotanya melarikan ke Tarakan. Makanya jadi kami langsung antisiapasi anggota ISIS apabila mereka benar-benar pergi ke Tarakan,” ungkapnya.

Lanjut Sarwidodo, dirinya melakukan razia tersebut dengan cara mengecek identitas para warga yang terjaring razia di Jalan Yos Sudarso. Selain itu, fokusnya petugas juga hanya kendaraan roda empat, untuk menghindari persembunyian anggota ISIS.

“Kalau ada yang identitasnya sedikit janggal, kita langsung amankan juga, karena mengenai ISIS ini kita sangat hati-hati dan selalu waspada,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, beberapa kendaraan juga berhasil diamankan lantaran tak dilengkapi dengan surat kendaraan seperti Surat Izin Mengemudi (SIM). “Cuma ada sedikit saja yang kami amankan. Tapi ini akan berlanjut, dan untuk lain kali kami juga akan periksa bukan hanya mobil saja, tapi motor juga. Sekalian identitasnya yang akan kami periksa,” imbuhnya.

Antisipasi juga dilakukan Polres Nunukan. Dalam waktu dekat Polres Nunukan akan melakukan pengamanan pelabuhan. Hal tersebut untuk mengadang masuknya ISIS dari Filipina, akibat terbunuhnya komandan ISIS di State Rakhine Marawi.

Pasalnya dikhawatirkan setelah pemimpinnya terbunuh, para pengikutnya mencoba melarikan diri dengan menyeberang ke luar negeri. Dan dikhawatirkan perairan Indonesia menjadi salah satu tujuannya, yakni di Kalimantan Utara.

Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi SIK, melalui Kasat Binmas Polres Nunukan AKP Aliyadi mengatakan, pihaknya telah mendapatkan perintah langsung dari Kapolda Kaltim untuk melakukan pengamanan ketat di sejumlah pelabuhan yang ada di Nunukan.

Perintah tersebut juga telah diinstruksikan kepada jajaran Kepolisian yang ada di Kalimantan Utara (Kaltara). Pasalnya dikhawatirkan dugaan masuknya teroris tersebut melalui tiga jalur yang ada di Kaltara.

“Berdasarkan perintah dari bapak Kapolda, sehingga kami di Nunukan ini harus setiap saat siaga, untuk mengantisipasi jangan sampai ada teroris masuk di wilayah kita. Tiga pelabuhan yang masuk dalam antisipasi di Kaltara, yakni Nunukan, Tarakan, dan Bulungan,” ungkapnya pada, Kamis (19/10).

Terkait hal tersebut, memungkinkan adanya bantuan pengamanan dari Polda Kaltim, yang akan ditugaskan di Nunukan. Berupa bantuan untuk melakukan pengamanan menyeluruh di setiap pelabuhan yang diindikasikan bisa dilewati jaringan teroris ISIS.

“Kemarin kalau tidak salah, direncanakan ada tambahan 60 personel dari Polda, baik dari umum maupun dari Brimob. Insya Allah dalam waktu dekat Kapolda akan menggeser pasukan langsung. Terkait penempatannnya di mana saja, itu dilimpahkan kepada Kapolres,” tuturnya.(zar/*/arz/*/say)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 11:30

Pembuang Janin di Juata Krikil Segera Disidang

TARAKAN – Usai menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Kamis 31 Mei lalu.…

Senin, 18 Juni 2018 15:22

529 Warga Binaan Lapas Tarakan Dapat Remisi

TARAKAN – Empat warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tarakan mendapat remisi hari raya…

Senin, 18 Juni 2018 15:10

Potong Komunikasi Jaringan Narkoba

TARAKAN – Banyaknya indikasi berkembangnya jaringan narkoba di Kota Tarakan, Lapas Klas IIA Tarakan…

Senin, 18 Juni 2018 15:05

Selendang Membawa Petaka

TARAKAN - Di hari lebaran Idulfitri menjadi musibah bagi  Anto dan istrinya, Nuraini. Warga yang…

Senin, 18 Juni 2018 14:53

Diduga Mabuk Berkendara, Ichal Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan

TARAKAN – Remaja yang satu ini sudah ajalnya tiba sekira pukul 22.30 Wita, Kamis (14/6). Ichal…

Sabtu, 16 Juni 2018 13:37

SYUKURLAH..!! Volume Sampah Mulai Berkurang

TARAKAN - Pada H+1 lebaran, tepatnya 16 Juni 2018, volume sampah di beberapa depo sampah Tarakan mulai…

Jumat, 15 Juni 2018 20:37

Selendang Membawa Petaka

TARAKAN - Di hari lebaran Idul Fitri menjadi musibah bagi  Anto dan istrinya, Nuraini. Warga yang…

Jumat, 15 Juni 2018 20:13

WASPADA..!! Mau Tampil Cantik Pakai Selendang, Ngga Waspada Bisa Membawa Petaka, Nih Contohnya...

TARAKAN - Di hari lebaran Idul Fitri menjadi musibah bagi  Anto dan istrinya, Nuraini. Ya maksud…

Kamis, 14 Juni 2018 10:24

Dugaan Korupsi Jamal Menanti Putusan MA

TARAKAN – Meski sudah dua tahun lebih belum mengendal dan belum ada hasil putusan Kasasi. Kejaksaan…

Kamis, 14 Juni 2018 10:18
Kasus Penyelundupan Barang Impor dari Shanghai

Kejaksaan Terima Surat Pemberitahuan Penyidikan

TARAKAN – Kejaksaan Negeri Tarakan menerima terbitnya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .