UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

RAGAM

Sabtu, 21 Oktober 2017 11:32
Misteri, Kasasi Jamaluddin Tak Terdaftar di MA

Kasus Koruspi Porprov Kaltim 2010 Lalu

-

PROKAL.CO, JAKARTA – Perkembangan kasus dugaan korupsi pengadaan perlengkapan acara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim, tahun 2010 lalu, masih membuat sejumlah pihak bertanya-tanya. Meski Pengadilan Tinggi (PT) Samarinda telah mengeluarkan putusan bersalah pada Jamaluddin, salah seorang terdakwa, saat banding. Namun terpidana masih bisa menghirup udara bebas.

Kabarnya, Jamaluddin telah mengajukan kasasi ke Mahkama Agung (MA), lantaran tidak terima dengan putusan dua tahun kurungan dari Pengadilan Tinggi Samarinda.

Mengenai kebenaran Jamaluddin mengajukan kasasi ke MA, Kaltara Pos mencoba mencari tahu langsung ke kantor MA di Jakarta. Di lobi MA, terpampang sebuah alat yang berfungsi mengecek data kasasi terdakwa yang telah mengajukan kasasi.

Ketika Kaltara Pos memasukan nama Jamaluddin, tidak ada nomor register Jamaluddin seperti yang dinyatakannya, beberapa waktu lalu. Memang, banyak nama Jamaluddin yang terdaftar, namun tidak ada nama Jamaluddin asal Tarakan dengan kasus terkait.

Pantas saja kasus ini membuat bingung Pengadilan Negeri Tarakan, yang berencana melanjutkan kasus tersebut. Jamal–biasa ia disapa–mengaku telah mengajukan kasasi sejak putusan Pengadilan Tinggi Samarinda Januari 2016. Sejak saat itu, kasus ini tidak lagi naik ke publik lantaran PN Tarakan belum mendapat bukti nomor register kasasi MA.

Jika benar pria yang saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Tarakan telah mengajukan kasasi pada 2016 lalu, seharusnya nomor register perkara Jamal tercantum di data MA. Namun, kenyataannya berbeda dengan pengakuan Jamal. Pengajuan kasasi biasanya dilakukan Pengadilan Tinggi ke Mahkama Agung. Setelah berkas kasasi dinyatakan lengkap, barulah Mahkamah Agung mengeluarkan nomor regetrasi perkara pihak yang mengajukan.

Melalui nomor register tersebut, kasus bisa dilanjutan dan mengetahui putusan akhir kasus Jamal. Lantaran berhubungan dengan data, Kaltara Pos menemui Bidang Data Mahkamah Agung, Slamet Riyadi. Kata Slamet, MA tidak akan bisa mengeluarkan nomor registrasi perkara jika tidak ada berkas kasasi yang diajukan. Terlebih, pengajuan kasasi sendiri memiliki batas waktu.

“Hanya 14 hari batasnya. Jika melewati batas waktu itu, berarti Pengadilan Tinggi memiliki kuasa penuh,” terang Slamet ditemui Kaltara Pos di ruang kerjanya, Jumat (20/10).

Dilanjutkannya, untuk pengurusan berkas kasasi, sebenarnya tidak membutuhkan waktu lama. Paling lambat satu bulan berkas kasasi sudah bisa diajukan ke MA. Jika belum langkap, MA akan berkirim surat ke pengadilan tinggi untuk segera melengkapi berkas.

Kelengkapan berkas yang diterima MA akan ditelaah lalu dikirim ke Panitera Muda Pidana Khusus (Panmud) MA. Panmud jugalah yang bertugas memberikan nomor regestrasi perkara ke pengadilan tinggi.

“Jika pengajuan kasasi sudah dari 2016, seharusnya ada nomor registrasinya. Bisa saja sudah kelewatan waktu yang ditetapkan, makanya kasasi tidak dikirim pengadilan tinggi ke MA,” terangnya.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan, Rachmad Vidianto, SH, MH menuturkan, pihaknya telah bersurat ke MA mempertanyakan perkembangan upaya kasasi yang dilakukan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan itu. “Kita sudah bersurat ke MA, belum ada jawaban,” singkatnya.

Sementara itu, kenapa Jamaluddin tidak dilakukan penahanan pasca putusan di PT Samarinda, kata Vidianto, karena majelis hakim yang memegang perkara tersebut tidak perintahkan terdakwa untuk dilakukan penahanan. Sehingga pihak jaksa tidak bisa melakukan penahanan tanpa adanya penetapan hakim.

“Itu kewenangan hakim dalam melakukan penetapan, jadi yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan, kalau kita tahan bisa melanggar hak asasi manusia (HAM),” ujar Vidianto. (nik/ar)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 14:54

Listrik Padam, Rumah Imam Masjid Hangus Terbakar

SESAYAP – Saat tengah istirahat, warga dikejutkan dengan api yang mengamuk dan menghanguskan rumah…

Kamis, 14 September 2017 23:03

Peringati Hari Perhubungan, Jalin Silaturahmi Melalui Olahraga

TARAKAN – Beberapa cabang olahraga digelar di Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas).…

Senin, 11 September 2017 10:49

Berikan Tips and Trik TOEFL Untuk Masyarakat

TARAKAN –  Saat ini, pengetahuan berbahasa Inggris sangat dibutuhkan dalam dunia pekerjaan.…

Selasa, 29 Agustus 2017 20:05

One Heart, Royal Tarakan Hotel Gelar Syukuran Ulang Tahun

TARAKAN - Bertemakan 'One Heart' Royal Tarakan Hotel (RTH) merayakan malam syukuran untuk ulang tahun…

Senin, 21 Agustus 2017 12:03

Norhayati Andris Ikut Serta Dalam Perlombaan HUT RI

TARAKAN - Berbagai permainan rakyat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI)…

Jumat, 21 Juli 2017 16:00

Cegah Kanker Serviks, BPJS Kesehatan dan Lanud Galakkan Penyuluhan

TARAKAN – Masih dalam rangkaian HUT-nya yang ke-49, BPJS Kesehatan  Kesehatan dan LANUD Tarakan…

Jumat, 21 Juli 2017 15:46

Giliran Banten dan Kalteng Kunjungi Baznas Tarakan

Sama dengan yang lainnya, Pengurus Baznas Provinsi Banten dan Kalimantan Tengah (Kalteng) juga tak mau…

Jumat, 21 Juli 2017 15:45

Cegah Kanker Serviks, Perempuan Harus Rutin Tes IVA

TARAKAN - Pelaksaanaan kegiatan sosialisasi penyakit kanker serviks dan pemeriksaan pap smear yang dilaksanakan…

Rabu, 19 Juli 2017 11:41

Stan Baznas Tarakan Dipadati Pengunjung

TARAKAN - Sebagai bentuk partisipasi dan dukungan pada kegiatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional…

Selasa, 18 Juli 2017 15:16

Berbagi Pengalaman, Kunjungi Baznas Tarakan

TARAKAN - Tersiarnya informasi tentang keunggulan Baznas Tarakan ternyata membuat daya tarik tersendiri…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .