UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Rabu, 08 November 2017 15:39
Larutkan Sabu-sabu, Pelaku Menangis Ingat Anaknya

Ditangkap Bawa ‘Titipan’ Sabu-sabu ke Tanah Kuning

MENANGIS : Selama acara pemusnahan berlangsung, TJ terus meneteskan air matanya. Dia tampak gemetar saat melarutkan narkoba miliknya. (HERI MULIADI/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Rasa sesal yang mendalam tak bisa dibendung oleh TJ alias Mama Riana (40). Pasalnya, kasus narkoba yang membelitnya telah merenggut kebahagian yang selama ini dia jalani. Dia pun terlihat menangis saat akan melarutkan narkoba jenis sabu-sabu di Polres Bulungan, kemarin.

Berbaju khas tahanan berwarna oranye yang dia kenakan dan barang bukti narkoba 22 gram yang ada di depannya menjadi saksi betapa hatinya pilu saat itu. Pelan-pelan TJ mendekat ke meja yang telah tersedia wadah berwarna putih berisi air. Dengan tangan agak gemetar dan mata berkaca-kaca, TJ langsung meraih bungkusan berisi sabu-sabu lalu melarutkannya di wadah tersebut.

Tak lama, tangisnya pun pecah. Air matanya tak bisa dibendung lagi. Dia terlihat menyesali perbuatannya lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu dari Tarakan. Dalam pengakuannya, barang haram itu hanya titipan dari seseorang untuk dibawa ke Tanah Kuning pada 15 Oktober 2017 lalu.

TJ mengaku tak tahu jika serbu putih yang amat dilarang peredarannya itu adalah sabu-sabu. Kata TJ, barang itu akan diambil oleh seseorang di Tanah Kuning. Namun sial, yang datang bukan seperti yang diduga oleh TJ. Pasalnya, yang datang saat itu adalah aparat kepolisian yang ternyata sudah mencium adanya pengiriman narkoba dari Tarakan.

Diapun dibekuk oleh aparat Sat Reskoba Polres Bulungan yang tugasnya mencegah terjadinya peredaran narkoba di lingkungan masyarakat.  “Kami amankan di dermaga Tanah Kuning setelah turun dari speedboat, dimana waktu itu disaksikan oleh motorisnya,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Ps Kasubag Humas Polres Bulungan, Aiptu Tutut Murdayanto kepada Kaltara Pos, kemarin (7/11).

Pemusnahan barang milik TJ ini dilakukan setelah dilakukan uji laboratorium di Surabaya yang ternyata hasilnya positif mengandung zat amphetamine. Saat diamankan, kata Tutut –sapaan akrabnya, barang ilegal yang dibawa TJ saat itu dikemas di dalam kotak kemasan susu Chil Kid Morinaga.

“Pemusnahan dilakukan agar BB tidak rusak dan menguap, hanya saja sudah disisihkan satu gram untuk persidangan dan satu gram yang dikirim ke Labfor Surabaya,” ucapnya.

Penyidik dari TJ, Aipda Nurrohman mengatakan, penangkapan TJ dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat. Informasi itu kemudian ditindak lanjuti dengan cara bersiaga di dermaga Tanah Kuning. Tak butuh waktu lama, petugas lalu mengadakan pemeriksaan, kebetulan saja barang yang dibawa TJ itu tengah dipegang menggunakan tangan kanannya saat turun dari speedboat. Tak ada yang tahu jika barang tersebut adalah sabu-sabu oleh penumpang lainnya.

“Barang ini ditenteng biasa saja sama ibu ini (TJ, Red.) menggunakan tangan kanannya,” beber Nurrohman.

Sepanjang pemusnahan berlangsung, TJ hanya bisa pasrah dan menangis. Bukan karena menyesal sabu-sabunya dimusnahkan. Tetapi menangis karena tak tahu bagaimana nasib keluarganya, terutama keempat anaknya yang masih kecil. Ditambah lagi, suaminya sudah tak bekerja, dia menuturkan, hanya dirinya menjadi tulang punggung.

“Anak saya ada 4 orang dan semua sekolah, saya sedih karena tak bisa mendampingi mereka,” ungkap TJ sambil menangis.

Dia mengatakan, selama dirinya ditahan kepolisian, keluarganya belum ada yang menjenguk. Hal inilah yang menambah kesedihannya, karena harus terpisah jauh dengan keluarganya. “Tapi suamiku nanti datang katanya,” sebutnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya TJ akan dijerat dengan pasal 112 ayat 2 Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Golongan I. Karena melebihi 5 gram maka dia diganjar hukuman penjara minimal 20 tahun dan minimalnya 5 tahun. (mul)

 


BACA JUGA

Rabu, 29 Agustus 2018 12:11

Asyik Ngopi, Motor Dinas Dicuri

TANJUNG SELOR - Kasus pencurian kendaraan bermotor kerap kali terjadi di Kalimantan Utara (Kaltara).…

Rabu, 29 Agustus 2018 12:09

Tiga Mobil Tabrakan Beruntun, Satu Truk Rusak Parah

TANJUNG SELOR - Warga dikejutkan dengan suara dentuman keras yang diakibatkan dari tabrakan beruntun…

Jumat, 24 Agustus 2018 11:01

Bakar Lahan Tiga Hektar, Rumah Warga Nyaris Ikut Terbakar

TANJUNG SELOR – Meski telah ada peringatan agar tak membakar hutan dan lahan. Namun masih ada…

Jumat, 24 Agustus 2018 10:59

Sidang Pungli Surat Berlayar Ditunda

TANJUNG SELOR – Sidang kasus pungutan liar penerbitan surat persetujuan berlayar (SPB) yang menjerat…

Kamis, 23 Agustus 2018 15:58

Tangkap Perampok Tambak, 11 Polisi Dapat Penghargaan

TANJUNG SELOR - Personel Polda Kaltara mendapatkan penghargaan atas prestasi yang dicapai dalam mengungkap…

Kamis, 23 Agustus 2018 15:56

KAPAN TEGASNYA? Soal Ini, Masih Tunggu Instruksi Bupati

TANJUNG SELOR - Selain dari peredaran bensin botolan (Bentol), tampak juga beberapa wilayah di Tanjung…

Kamis, 23 Agustus 2018 15:54

Distributor Berulah, Barang Kedaluarsa Masih Beredar

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi…

Senin, 20 Agustus 2018 10:40

Jalan Sengkawit ‘Makan’ Korban

TANJUNG SELOR – Tak terhitung jumlah kecelakaan dan tindak kejatahan yang terjadi di sepanjang…

Senin, 20 Agustus 2018 10:36

Disperindagkop Kaltara Kecolongan, Minuman Soda Kedaluwarsa Beredar

TANJUNG SELOR – Jumlah kebutuhan rumah tangga meningkat jelang perayaan Hari Raya Iduladha. Tak…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:49

Jaksa Kembalikan Berkas Pemeriksaan

TANJUNG SELOR – Masih ingat dengan kasus kecelakaan laut SB Harapan Baru Express yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .