UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Rabu, 08 November 2017 15:45
Bawa Lari Smartphone Ibu-ibu, 2 Pemuda Dinasihati Hakim
-

PROKAL.CO, TARAKAN – Awalnya, niat Abi (21) dan Hartono (21) hanya ingin jalan- jalan keliling kota. Namun, sayang perjalanannya itu ternyata dibarengi tindakan kriminal yang akhirnya membawa mereka ke balik jeruji besi, yakni mengambil smartphone orang lain saat melintas di kawasan Ladang, Kelurahan Pamusian pada Juni 2017 silam.

Kini, kasus kriminal itu sudah didudukkan di kursi Pengadilan Negeri (PN) Tarakan. Di depan Ketua Majelis Hakim Kurniasari SH, kemarin (7/11), Abi dan Hartono tak banyak bicara. Mereka mengakui semua perbuatannya mengambil iPhone 3 milik orang lain yang disimpan di kantong motor saat mereka berpapasan.

Tindakan itu, kata Abi dan Hartono berlangsung spontan. Usai merebut smartphone canggih itu mereka langsung memacu kencang kendaraannya tanpa mempedulikan keselamatan korbannya saat berkendara. Pasalnya, aksi nekat mereka  itu nyaris membuat korbannya celaka. Beruntung, aparat kepolisian berhasil mengamankan mereka.

Meski dalam sidang itu keterangan saksi hanya dibacakan oleh pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU), namun Abi dan Hartono yang mendengarkannya sama sekali tidak membantahnya. “Itu benar pak, tapi kami tidak ada rencana untuk mencuri dan spontan saja melakukannya,” kata Abi ditimpali Hartono.

Tak hanya itu, Abi dan Hartono juga mengaku menyesali perbuatannya dan segera menjelaskan kronologi kejadiannya. Saat itu, kata Abi, mereka melihat ada sebuah smartphone ditaruh dalam kantong motor ibu-ibu yang berkendara. Motor itu mendahului mereka. “Awalnya kami jalan saja pak. Tapi karena kami lihat ada ibu-ibu tua jalan, taruh HP di kantong motor jadi kami curilah,” jelas Abi.

“Kami nyurinya langsung saja bu sambil menggendarai Motor. Karena kami yakin ibu itu tidak akan mengejar kami, karena dia sedang membawa anak kecil,” ujarnya.

Untuk apa Abi dan Hartono mencuri smartphone itu? Abi mengaku untuk menghubungi kekasih mereka. “HP tidak kami jual, tapi kami pakai saja selama 2 bulan. Karena kami butuh juga HP itu Bu untuk  menghubungi teman dan pacar kami,” imbuhnya.

Dalam persidangan itu, Abi dan Hartono juga mengaku tidak menyangka aksi pencurian yang mereka lakukan ternyata ketahuan juga setelah 2 bulan lamanya. “Kami juga kaget bu, tidak mengerti bagaimana cara polisi menangkap kami. Karena kami mencuri hanya sekali dan ditangkap setelah dua bulan kejadian itu bu,” kata Abi dan Hartono dalam keadaan bingung.

Mendengar pengakuan kedua pencuri muda itu, Majelis Hakim langsung menasihati mereka agar tak mencuri lagi. “Kalian ini masih muda, tapi kok nekat mencuri dan bukannya kerja. Baru korban kalian ini Ibu-ibu lagi. Kalau pas kalian mencuri baru Ibu itu jatuh gimana kan bahaya,” tegur Kurniasari SH.

Mendengar teguran itu langsung membuat Abi dan Hartono menitikkan air mata karena menyesali perbuatannya. Meskipun menyesal, namun Abi dan Hartono harus tetap mejalani sidang selanjutnya untuk mendegarkan tuntutan JPU pada tanggal 12 November 2017 mendatang di PN Tarakan. (*/osa)

 


BACA JUGA

Rabu, 15 November 2017 14:37

Hamil 7 Bulan, Sriyanti Harus Mendekam 1 Tahun di Penjara

TARAKAN – Setelah menjalani beberapa sidang, akhirnya terdakwa penggelapan bernama Sriyanti menjalani…

Selasa, 14 November 2017 15:49

Pasrah Ditangkap, Disidang pun Tak Berkutik

TARAKAN – Baru beberapa jam membeli narkotika jenis sabu-sabu dan belum sempat menikmati, Dodi…

Selasa, 14 November 2017 15:44

44 Barang Bukti Diamankan

TARAKAN – Jelang berakhirnya Operasi Zebra yang serentak digelar di seluruh Indonesia, ternyata…

Selasa, 14 November 2017 15:35

Baru 5 Bulan Keluar Penjara, Eh.. Masuk Sel Lagi

TARAKAN – Diminta oleh teman yang sedang sakit untuk membeli obat, Iswandi malah berbuat kriminal.…

Selasa, 14 November 2017 15:33

Situasi Genting, Tak Perlu Tembakan Peringatan

TARAKAN – Untuk mengantisipasi penyalahgunaan senjata api (senpi) di kalangan petugas kepolisian,…

Selasa, 14 November 2017 15:32

Tarakan Punya 160 Titik ‘Jalur Tikus’ Narkoba

TARAKAN – Masalah narkoba menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota (pemkot) Tarakan.…

Senin, 13 November 2017 15:45

Jamaluddin: Soal Kasasi Jangan Tanya Saya

TARAKAN - Perkembangan kasus dugaan korupsi pengadaan perlengkapan acara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…

Senin, 13 November 2017 15:42

Usai Kuras Toko Vape, AS Diciduk Polisi

ADA-ada saja modus pelaku pencurian. Kali ini, pria berinisial AS diamankan karena mengambil barang…

Senin, 13 November 2017 15:38

Ibunya Ditabrak Hingga Tewas, Anak Ini Memaafkan Pelaku

TARAKAN – Penyesalan Aan belum hilang lantaran menghilangkan nyawa seorang pejalan kaki Agustus…

Senin, 13 November 2017 15:35

Gara-gara Keponakan, Tabrak PJU Sampai Roboh

TARAKAN – Sebuah Toyota Kijang KT 1781 FA menabrak tiang listrik hingga roboh di Jalan Pamusian,…

Gawat! Warga Juata Kerikil Hampir Cangkul Bom

Tak Kuat Menanjak, Truk Tua Hancurkan Rumah Warga

Lama Dicari, Perampok Tambak Dibekuk Polisi

Maling Tiga Kali Sial, Digebukin Warga, Ditabrak Motor, Eh… Ditahan Polisi Pula
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .