UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 13 November 2017 15:35
Gara-gara Keponakan, Tabrak PJU Sampai Roboh

Pengemudi Diminta Ganti Kerusakan PJU, Mobil Ditahan

PROKAL.CO, TARAKAN – Sebuah Toyota Kijang KT 1781 FA menabrak tiang listrik hingga roboh di Jalan Pamusian, Boom Panjang, sekira pukul 18.15 Wita, kemarin (12/11). Peristiwa ini lantas memicu kemacetan di jalan pertigaan tersebut.

Salah seorang saksi mata, HN, kepada Kaltara Pos menceritakan kejadiannya. HN juga tak melihat langsung kejadian itu. Dirinya hanya diceritakan oleh orang yang menyaksikan langsung bagaimana proses pengemudi Toyota Kijang itu menabrak tiang listrik hingga roboh.

“Pertama itu yang bawa mobil bapaknya. Tapi mereka itu seperti becandaan gitu sama anaknya. Nah, akhirnya anaknya itu duduk di pangkuan bapaknya sambil mainin setir. Nggak lama ditabraknya tiang listrik,” jelas HN kepada Kaltara Pos, kemarin (12/11).

HN menambahkan, di dalam mobil tersebut ada satu keluarga yang berjumlah 3 orang. Pria diduga ayahnya duduk bersama anak di kursi depan. Sementara wanita diduga istri di pengemudi duduk di kursi tengah.

Menurut keterangan saksi, saat kejadian kendaraan tidak dalam kecepatan tinggi. Namun, karena menabrak tiang listrik, akhirnya pengemudi panik dan malah menginjak pedal gas hingga akhirnya menabrak tiang listrik hingga roboh.

HN membeberkan, keluarga itu sempat keluar dari mobil dan menuju ke pinggir jalan untuk membeli sebotol minuman dan akhirnya mereka pergi ke rumah sakit.

Usai kecelakaan, pemilik kendaraan meninggalkan mobilnya yang sudah penyok begitu saja. Hingga akhirnya polisi datang sekira pukul 19.00 Wita ke lokasi kejadian.

Sementara saksi lainnya, Muji, mengatakan dia mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar bunyi hantaman keras dari balik dagangannya. Saat dirinya keluar dia sudah melihat sebuah mobil menabrak tiang listrik. Selain itu, dirinya melihat ada tiga orang berada di dalam mobil.

“Kurang lebih sih jam 6 tadi (sore) tadi saya dengar brak. Pas keluar lihat dua orang, suami istri sama anaknya keluar dari mobil,” papar Muji yang kesehariannya berjualan nasi goreng  ini.

Terpisah, Miko yang pada saat itu hanya berjarak lima meter dari tempat kejadian perkara (TKP) mengungkapkan, sekitar pukul 18.00 Wita dirinya saat itu sedang memperbaiki motor milik pelanggannya. Akan tetapi dirinya tidak langsung melihat posisi saat detik-detik mobil menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU).

“Saya posisi membelakangi jalan dan kebetulan lagi setting motor,” akunya.

Lebih lanjut, kata dia, setelah dia memperhatikan mobil, pengemudi dan penumpang berjumlah tiga orang, termasuk seorang anak. Selang beberapa menit, akhirnya ada warga yang membukakan pintu mobil tersebut. Entah takut atau dengan alasan apa, pria yang mengemudikan mobil tersebut terlihat panik. “Saya sempat lihat, tidak ada yang luka,” beber Miko.

Diakuinya, pengemudi mobil sempat membeli air mineral pada dirinya. Setelah beberapa menit, pria yang belum diketahui identitasnya tersebut terlihat menelepon seseorang. Lalu, datanglah sebuah mobil  yang menghampirinya dan ketiga pengendara mobil tersebut lantas meninggalkan TKP.

“Dia sempat bilang, mas aku beli airmu dulu. Saya juga sempat dengar temannya yang menjemput bilang tinggal aja ayo. Terus lalu mereka jalan,” pungkas pria yang kesehariannya kerja di bengkel motor ini.

Sementara itu, setelah menunggu waktu lama, si pengemudi yang sempat menghilang akhirnya datang ke kantor Unit Laka Lantas Polres Tarakan. Diketahui, pengemudi tersebut berinisial FY.

FY menceritakan kronologis kejadian mengapa dirinya bisa menabrak lampu jalan hingga roboh. Diakuinya, saat itu dirinya baru saja pulang rekreasi dari Pantai Amal. Ketika waktu mulai petang, dirinya bergegas untuk pulang ke rumah masing-masing.

“Saya sama temannya saya perempuan, dan ponakan saya. Jadi pas saya lewati STB sudah, ponakan saya sudah mulai main-main di tempat saya (kemudi mobil, Red). Pas di pertigaan, dia tarik setir mobil, akhirnya dalam posisi yang lumayan laju. Saya tidak bisa kontrol lagi, jadinya keterusan. Mobil naik ke trotoar, baru hantam bebas tiang listrik,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Jaga Penerimaan Laporan Kecelakaan, Brigpol Rizcky, mengatakan pihaknya sudah menemui pengemudi mobil dan siap menanggung biaya kerusakan PJU.

“Kami sudah suruh dia ke Dinas Pekerjaan Umum. Mobilnya bisa keluar kalau kami sudah menerima surat pertanggung jawaban pergantian tiang PJU. Dan itu untuk biaya kerugian dari tiang listrik aja, mungkin ada mau Rp 20 jutaan kali. Kalau untuk mobilnya, urusan pribadinya sudah,” terangnya kepada media ini.

Rizcky juga menjelaskan, untuk permasalahan kecelakaan tersebut sudah ditangani secara kekeluargaan.

“Nanti kalau sudah ada kwitansi dari instansi yang terkait baru kami keluarkan. Karena kalau kita suruh dia bawa mobilnya, nanti yang ada dia kabur. Terus orang DPUTR malah nagih ke kita, siapa yang mau bayarkan. Jadi kita masih menunggu surat pertanggung jawaban dari FY yang dikeluarkan dari DPUTR itu sendiri,” tutupnya. (*/oji/*/arz)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 10:38

Satpol PP Siaga Jelang Iduladha

TARAKAN – Menyambut perayaan Hari Raya Iduladha, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:55

Target PAD dan Pengalihan Aset Bikin Pusing Pemerintah

TARAKAN - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dan beberapa instansi terkait…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Tak Dapat Restu, Ruddin Hengkang dari Golkar

TARAKAN – Dalam dunia politik apapun bisa terjadi. Seperti keputusan yang diambil oleh salah seorang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:52

Dandi Terinspirasi Puisi ‘Ibu Indonesia’

TARAKAN – Awal diingat akhir tiada (Berbuat sesuatu tanpa pikir panjang). Mungkin ini pribahasa…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:45

Arief Hidayat Ajukan Gugatan

TARAKAN – Tahapan pencalonan anggota legislatif mulai memanas. Wakil Wali Kota Tarakan, Khaeruddin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:44

AH MASAK SIH? Tak Ada Pungutan Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah?

TARAKAN – Berhembus kabar adanya pungutan biaya penerbitan sertifikat tanah di program Pendaftaran…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:16

Utang Pemkot, Khairul : Kami Tidak Campur Tangan

TARAKAN – Tak ingin memikul beban utang Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terlalu banyak. Pasangan…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:01

Demi Kebutuhan Hidup, Nanang Jual Sabu

TARAKAN – Pria yang satu ini sungguh sial nasibnya. Itu terungkap saat Nanang duduk dibangku persidangan…

Senin, 13 Agustus 2018 16:09

Gara-Gara Utang, Hermawan Timpas Jari Temannya

TARAKAN – Ada-ada saja yang dilakukan orang saat dilanda emosi. Pria yang satu nekat memotong…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .