UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Selasa, 14 November 2017 15:32
Tarakan Punya 160 Titik ‘Jalur Tikus’ Narkoba

Hj Dewi : Aparat Tegas, Narkoba Tuntas

Salah satu sudut kota Tarakan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Masalah narkoba menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota (pemkot) Tarakan. Karena Tarakan berada di daerah perbatasan, kasus dan pengguna narkoba pun selalu naik setiap tahunnya.

Disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan, Hj Agus Surya Dewi, saat ini setidaknya ada sekitar 160 titik pemberhentian kapal di Tarakan. Sebanyak 160 titik itu pula kerap jadi jalur tikus para pengedar narkoba. Tak hanya melalui laut, meski keamanan di bandara sudah cukup ketat, tapi masih banyak bandar yang berani menyelundupkan narkoba melalui jalur udara, karena dianggap lebih cepat.

“Memang belum menjamin bisa mendeteksi itu (secara tepat, Red.), sehingga orang-orang yang mau naik pesawat itu lebih berani (membawa narkoba, Red.). Tapi kan mereka tidak bisa lepas begitu saja, secara psikologi kalau mereka membawa narkoba itu kelihatan, dari tingkah lakunya. Insting dari petugas keamanan itu hebat,” kata Dewi.

Jika pemeriksaan dilakukan sesuai SOP yang tepat, Dewi yakin narkoba yang akan diselundupkan tidak akan lolos. Salah satunya seperti dilakukan perabaan terhadap seluruh tubuh. “Memang ini menandakan peredaran (narkoba, Red.) di Tarakan itu luar biasa. Itu yang baru ketahuan, apalagi yang belum ketahuan bisa lebih banyak. Lewat jalur laut yang lebih banyak, meski tidak sedikit juga memilih jalur udara karena lebih cepat,” tutur Dewi lagi.

Sementara bagi pengedar yang melalui jalur tikus laut, BNN bekerjasama dengan Bea Cukai (BC) untuk ikut mengawasi. Dikatakannya, untuk pelabuhan besar setidaknya pengamanan cukup terkontrol. Namun sebanyak 160 titik pelabuhan kecil yang dibangun oleh warga, menjadi permasalahan bagi BNN. Meski pelabuhan kecil-kecilan tersebut digunakan untuk para nelayan, namun banyak disalahgunakan oleh para pengedar untuk menyelundupkan barang.

“Kalau dari BNN dan Polri kita sudah bekerja secara maksimal untuk mencegah peredaran ini. Dengan bukti-bukti bahwa penangkapan kita bukan hanya gram-gram-an, tapi sampai kilogram. Dan itu juga dibuktikan dengan kesinergian semua aparat. Makanya selalu saya bilang, jika aparat tegas maka narkoba akan tuntas, jika aparat bersinergi maka narkoba akan teratasi,” terangnya lagi.

Dari penangkapan-penangkapan sebelumnya, daerah Makassar dan Balikpapan menjadi tujuan terbanyak bagi para pengedar narkoba. Dewi menjelaskan, Makassar dinilai strategis, di mana dari kota tersebut akan lebih mudah mendistribusikan narkoba ke seluruh daerah di pulau Sulawesi. Bahkan juga cukup dekat dengan Surabaya.

Terkait keberadaan Pelabuhan Feri yang juga dinilai rawan digunakan sebagai jalur peredaran narkoba ke Makassar, menurut Dewi, meski tidak ada X-Ray, BNN tetap bekerjasama dengan pihak keamanan lainnya untuk pengamanan. Serta menerapkan sistem meraba dan pencurigaan tingkah laku penumpang.

Sementara itu, minimnya personel di BNN Tarakan, dikatakan Dewi tidak menyurutkan semangat mereka untuk tetap bekerja memberantas narkoba. “2018 nanti belum ada rencana penambahan personel. Walau minim tapi kami tetap semangat dan kerjasama dengan penegak hukum yang lain. Jumlah idealnya 1 BNN itu ada 60 personel, kalau dari pusat ada kemungkinan penambahan personel PNS, tapi untuk honor belum,” tutup Dewi.

Sedangkan untuk jumlah pengedar dan kasus narkoba, dikatakan Dewi di 2017 ini mengalami kenaikan. Hal ini juga dipicu karena bertambahnya jumlah penduduk di Kota Tarakan.(*/aul)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 10:38

Satpol PP Siaga Jelang Iduladha

TARAKAN – Menyambut perayaan Hari Raya Iduladha, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:55

Target PAD dan Pengalihan Aset Bikin Pusing Pemerintah

TARAKAN - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dan beberapa instansi terkait…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Tak Dapat Restu, Ruddin Hengkang dari Golkar

TARAKAN – Dalam dunia politik apapun bisa terjadi. Seperti keputusan yang diambil oleh salah seorang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:52

Dandi Terinspirasi Puisi ‘Ibu Indonesia’

TARAKAN – Awal diingat akhir tiada (Berbuat sesuatu tanpa pikir panjang). Mungkin ini pribahasa…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:45

Arief Hidayat Ajukan Gugatan

TARAKAN – Tahapan pencalonan anggota legislatif mulai memanas. Wakil Wali Kota Tarakan, Khaeruddin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:44

AH MASAK SIH? Tak Ada Pungutan Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah?

TARAKAN – Berhembus kabar adanya pungutan biaya penerbitan sertifikat tanah di program Pendaftaran…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:16

Utang Pemkot, Khairul : Kami Tidak Campur Tangan

TARAKAN – Tak ingin memikul beban utang Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terlalu banyak. Pasangan…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:01

Demi Kebutuhan Hidup, Nanang Jual Sabu

TARAKAN – Pria yang satu ini sungguh sial nasibnya. Itu terungkap saat Nanang duduk dibangku persidangan…

Senin, 13 Agustus 2018 16:09

Gara-Gara Utang, Hermawan Timpas Jari Temannya

TARAKAN – Ada-ada saja yang dilakukan orang saat dilanda emosi. Pria yang satu nekat memotong…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .